Siapa yang masih belum bisa move on mengagumi kesederhanaan riasan Meghan Markle di momen pernikahan royalnya tempo hari? Pasti banyak deh yang masih betah ngerumpiin complexion wajahnya yang sangat natural, yang bahkan seolah sengaja menampilkan bintik-bintik hitam atau freckles-nya. Penampilannya terlihat begitu bersahaja dan effortless.

Nah, jika dulu freckles kerap ditutupi tebal-tebal dengan alas bedak atau concealer agar penampilan kulit lebih sempurna tanpa cela, kini freckles justru menjadi daya tarik tersendiri, yang ditonjolkan sehingga wajah jadi terkesan lebih bule’.

Advertisement

Mereka yang nggak punya ‘freckles‘ bahkan dengan sengaja membuat sendiri bintik-bintik ‘artistik’ yang kerap disebut ‘fake freckles‘. Tapi sebenarnya kamu tahu nggak sih, bahwa freckles, age spot atau flek hitam dan melasma itu kasus hiperpigmentasi yang berbeda? Pasalnya, meski merupakan sama-sama tergolong hiperpigmentasi, ketiganya punya karakter yang tak sama lho. Biar nggak asal ikut tren pakai freckles saja, simak ulasan Hipwee kali ini yuk agar wawasanmu lebih terbuka.

Freckles atau bintik-bintik wajah, flek hitam dan melasma memang terkesan sama karena memberikan pigmentasi yang gelap pada wajah. Tapi sebenarnya ketiganya punya perbedaan yang mendasar lho

Bercak-bercak lucu, freckles via stylecaster.com

Freckles, flek hitam dan melasma umumnya dapat menyerang laki-laki atau perempuan, namun ketiganya punya rentang usia yang berbeda-beda. Misalnya nih, flek hitam dan melasma umumnya menyerang mereka yang punya rentang usia 20 hingga 50 tahun lebih. Sedangkan freckles bisa ditemukan di wajah anak-anak. Jadi bintik-bintik lucu yang biasa terlihat di wajah anak keturunan western itu disebut freckles ya, hampir dapat dipastikan bukan age spot dan melasma.

Nah, penyebab dari tiga macam diskolorasi atau perubahan warna kulit ini kurang lebih sama sih. Kebanyakan memang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan

karena paparan sinar matahari via www.dailymail.co.uk

Freckles, flek hitam dan melasma kerap disebut-sebut sebagai ‘kelainan’ bawaan genetik alias turunan dari orangtua. Faktanya, tiga macam diskolorasi kulit ini diakibatkan oleh sel pigmen yang terlalu overaktif di kulit dan bisa dipicu oleh bermacam-macam hal. Misalnya freckles yang dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari berlebih di usia dini. Sedangkan kemunculan flek hitam bisa muncul karena dipicu paparan sinar UV matahari berlebih hingga menyebabkan tanda-tanda penuaan dini. Nah, melasma bisa dipicu oleh hal yang lebih kompleks, seperti akibat paparan sinar UV matahari, perubahan hormonal, inflamasi kulit, penggunaan obat tertentu, gangguan tiroid dan stres.

Freckles dulu mungkin terlihat cupu dan nggak enak dilihat. Sekarang? Banyak model tenar justru dengan sengaja mempertontonkan freckles-nya

Emma Stone dan Gigi Hadid via www.kiis1065.com.au

Advertisement

Freckles dapat terbentuk sejak usia masih relatif sangat muda, sekitar 6-8 tahun. Bintik-bintik bulat kecil berwarna hitam atau coklat ini cenderung nggak berbahaya, menyebar dan umumnya terlihat di area wajah seperti pipi, hidung, leher, pundak, tangan, bahkan tangan dan area lainnya. Penyebabnya bisa karena paparan sinar UV matahari dan bawaan genetik.

Mirip dengan freckles, flek hitam umumnya dialami oleh mereka yang berusia lebih matang dan terjadi sebagai dampak dari penuaan kulit akibat paparan sinar UV matahari yang berlebihan

Warnanya lebih gelap~ via www.doctoroncall.com.my

Dibanding dengan freckles yang bentuk bintik-bintiknya lebih kecil dan cenderung tersebar, flek hitam umumnya memiliki area penyebaran yang lebih luas dalam bentuk berkelompok, bentuk yang lebih besar, kombinasi warna yang berbeda-beda (misal cokelat dan hitam) warna yang jauh lebih gelap dan lebih cepat meluas. Bedanya dari melasma, flek hitam memiliki bentuk yang lebih bulat beraturan.

Sedangkan melasma umumnya berwujud lebih luas, berbentuk bercak-bercak tak beraturan dan biasa dialami oleh mereka yang berusia lebih matang

Bentuknya lebih luas dan lebar via healthprep.com

Melasma punya bentuk yang berbeda dari freckles dan flek hitam karena umumnya punya penyebaran yang lebih luas. Bentuknya pun cenderung lebih tak beraturan, bukan sekadar bintik-bintik kecil. Melasma kerap menyerang area wajah seperti pipi, hidung, dahi, lipatan mata,hidung, dagu, lipatan mata, dan bibir. Melasma juga lah yang kerap menyerang ibu-ibu hamil yang sedang mengalami ketidakseimbangan hormon

Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan. Antara lain melakukan tindakan preventif dengan menggunakan tabir surya

Menangani diskolorasi kulit via www.dermmedica.ca

Penggunaan tabir surya merupakan salah satu tindakan pencegahan pertama yang  bisa kamu lakukan, terutama kalau kamu memiliki kulit putih yang rentan mengalami diskolorasi kulit. Jika freckles kerap dialami oleh keturunan western, melasma ternyata lebih sering dialami penduduk Latin, Asia, dan Timur Tengah. Jika freckles cenderung dapat menghilang atau berkurang seiring waktu, flek hitam dan melasma perlu mendapat perawatan khusus dari dokter, seperti pemberian krim topikal atau menjalani perawatan laser kulit.

Intinya sih, kita di Indonesia cenderung lebih mungkin mengalami flek hitam dan melasma ketimbang freckles. Ya tentu kecuali kamu punya keturunan darah western ya. Ketiganya memang relatif nggak berbahaya, kecuali nih kamu merasakan ada bercak-bercak mencurigakan yang terasa sakit, menyebar tak dengan gejala yang aneh, jangan ragu untuk langsung memeriksakan diri ke dokter ya. Nah, kalau kamu kira-kira lebih suka penampilan flawless alias mulus tanpa cela atau justru suka membuat sendiri fake freckles saat berdandan?

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya