Kehidupan akan terus berjalan. Setelah menjalani usia dewasa, akan tiba saat dimana kamu akhirnya melepas masa lajang. Menemukan belahan jiwa lalu sepakat menikah dan menjalani rumah tangga berdua. Tentu saja, kamu pun akan merasakan momen bahagia saat melahirkan anak dan merawat mereka.

Apakah saat ini kamu sudah menyandang status sebagai seorang ibu? Ataukah kamu justru sedang bersiap-siap menyongsong masa itu? Yang pasti, setelah memiliki anak, tentu kesehatan dan kualitas asupan nutrisi mereka akan menjadi tanggung jawabmu. Nah, agar kebutuhan protein serta tumbuh kembang mereka tidak terganggu, resep-resep inilah yang wajib kamu tahu!

1. Biasakan buah hatimu untuk menyantap sarapan bergizi. Siapkan omelette keju dan bayam agar mereka tak kekurangan energi di pagi hari.

omelette keju dan bayam via i-just-want-to-be-okay.tumblr.com

Di usia tumbuh kembang, protein jadi salah satu yang paling mereka butuhkan. Sayangnya, banyak orang tua yang lantas menganggap bahwa susu adalah satu-satunya sumber protein untuk anak. Padahal, ada pula keju yang merupakan olahan susu dan tetap memiliki kandungan protein tinggi lho!

Tak harus dimakan langsung, keju juga bisa kok diolah dengan beragam cara. Salah satunya yaitu dibuat menjadi omelette keju dan bayam yang tak hanya praktis dibuat, tapi juga dijamin lezat!

Advertisement

Bahan yang dibutuhkan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml susu cair
  • 1 genggam bayam
  • 2 lembar keju cheddar
  • 1 sdm margarin

Cara membuatnya :

  • Cuci bersih bayam lalu potong-potong kasar.
  • Sobek-sobek keju cheddar hingga jadi bagian-bagian kecil.
  • Campurkan semua bahan kecuali margarin, kemudian kocok hingga rata.
  • Selanjutnya, lelehkan margarin dan tuang adonan dalam wajan datar.
  • Tunggu hingga matang, dan jadi deh!

Selain jadi menu sarapan, omelette keju dan bayam bisa juga disantap saat siang hari ditemani nasi. Tak hanya mampu kebutuhan protein si kecil, keju juga membuat kulit mereka lebih sehat lho!

2. Memakan ikan wajib dibiasakan sejak dini. Menyantap sup ikan salmon memberi mereka asupan protein tinggi.

sup ikan salmon via www.instructables.com

Anak-anak membutuhkan protein sebanyak 15 hingga 20% dari total asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Alih-alih hanya mengandalkan susu, protein sebenarnya bisa didapat dari bahan makanan lain seperti ikan laut misalnya. Nah, resep yang paling sehat dan praktis pembuatannya adalah sup ikan salmon.

Bahan yang dibutuhkan :

  • 250 gram ikan salmon segar
  • 1 kuntum kecil brokoli
  • 1 buah tomat
  • 1 batang serei
  • 1 lembar daun salam
  • 1 lembar daun jeruk
  • 1 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 sdt teh garam
  • 1 sdt gula

Cara membuatnya :

  • Pertama-tama, filled ikan salmon. Hilangkan kulitnya dan potong-potong dadu.
  • Cuci bersih brokoli, buang batangnya dan potong-potong daunnya.
  • Rebus air, lalu masukkan irisan bawang putih dan bawang merah.
  • Masukkan tomat yang sudah dipotong dadu.
  • Tambahkan serei yang sudah digeprek, daun salam, dan daun jeruk.
  • Selanjutnya, bubuhkan garam dan gula sesuai selera.
  • Segera matikan api sebelum brokoli berubah warna, ya!

Kebiasaan makan ikan memang harus diterapkan pada anak. Pasalnya, kandungan protein dan berbagai nutrisi dalam ikan akan membantu otak anak berkembang lebih cepat. Resep sup ikan salmon juga dirasa paling sehat karena cara memasak ikannya dengan direbus, dan bukan digoreng.

3. Agar daya tahan tubuh tetap terjaga, buatkan camilan kroket isi putih telur buat mereka.

kroket putih telur via resepmasakan7.info

Salah satu jenis bahan makanan yang paling disarankan untuk anak-anak adalah putih telur. Putih telur memiliki kandungan protein yang sangat mudah diserap tubuh. Tak perlu bingung soal bagaimana memasaknya, putih telur juga bisa lho dibuat jadi kudapan renyah nan menggugah selera.

Bahan yang dibutuhkan :

  • 150 gr putih telur rebus
  • 50 gr tepung terigu
  • 50 ml air
  • 2 batang daun bawang iris halus
  • 2 sdm margarin
  • minyak untuk menggoreng

Bumbu halus :

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdm garam

Bahan balutan :

  • 50 gr tepung terigu
  • 100 gr tepung panir
  • 1 butir telur kocok lepas

Cara membuatnya :

  • Panaskan margarin di atas panci anti lengket, lalu tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
  • Tambahkan tepung terigu, garam, merica, dan air. Kemudian, aduk-aduk hingga sedikit mengental.
  • Masukkan putih telur dan irisan daun bawang, aduk hingga merata lalu angkat.
  • Setelah agak dingin, bentuk adonan seperti telur atau oval.
  • Gulingkan adonan di atas tepung terigu, telur kocok, dan tepung panir secara berurutan.
  • Goreng di atas minyak panas, dan tiriskan.

Camilan yang satu ini juga bisa dijadikan bekal anak ke sekolah. Rasanya yang gurih dan renyah dijamin mereka gemar menyantapnya. Yang pati, kandungan protein di dalam penganan ini akan membantu menjaga daya tahan tubuh mereka. Anak-anak pun akan selalu terlihat energik dan tidak mudah sakit.

4. Jangan biasakan anakmu makan ayam di restoran cepat saji. Memasak tumis ayam dan mangga pasti jadi solusi!

tumis ayam mangga via www.silkrestaurant.ca

Anak-anak memang lebih disarankan menyantap ayam daripada jenis daging-dagingan lainnya. Selain kolesterolnya lebih rendah, rasa dan teksturnya pun lebih bisa diterima oleh mereka. Namun, bukan berarti ibu boleh membiarkan mereka sering-sering menyantap ayam di restoran cepat saji lho. Akan lebih baik jika ibu memberi mereka tumis ayam mangga buatan sendiri!

Bahan yang dibutuhkan :

  • 2 potong dada ayam, potong dadu
  • 1/2 buah paprika hijau, potong dadu
  • 300 gr mangga, potong dadu
  • 200 ml jus nanas/jeruk
  • 2 sdm kacang mede cincang
  • 1 sdm minyak zaitun
  • 2 sdm bawang bombai cincang
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica

Cara membuatnya :

  • Haluskan bawang putih, merica, dan garam.
  • Gunakan untuk melumuri ayam, lalu masukkan ke dalam lemari es selama 30 menit.
  • Selanjutnya, panaskan minyak goreng dan tumis bawang bombai.
  • Masukkan ayam dan tambahkan jus nanas/jeruk lalu tunggu hingga mendidih.
  • Tambahkan potongan mangga dan paprika, lalu beri garam dan merica secukupnya.
  • Segera angkat setelah ayam matang. Voila!

Menu yang satu ini cocok di santap saat siang hari ditemani nasi putih yang hangat. Rasa gurih bercampur asam dijamin bisa merangsang nafsu makan anak-anak. Jangan heran jika masakan yang satu ini bisa bikin anak-anak makan dengan lahapnya!

5. Sediakan pula kudapan manis kesukaan mereka. Puding kacang merah bisa jadi teman di segala suasana.

puding kacang merah via haney-moon.blogspot.com

Selain keju atau ayam yang sudah disebutkan di atas, sumber protein lainnya adalah kacang-kacangan. Salah satu yang paling disarankan adalah kacang merah yang diolah dengan cara direbus. Nah, agar anak lebih tertarik menyantap kacang merah, sebaiknya diolah jadi puding saja!

Bahan yang dibutuhkan :

  • 50 gr kacang merah
  • 200 cc air
  • 200 cc susu cair
  • 1 bungkus agar-agar bubuk
  • 1/2 sdt vanilli bubuk
  • 1 sdm gula pasir

Cara membuatnya :

  • Rebus air dan agar-agar bubuk hingga mendidih.
  • Setelahnya, tambahkan gula dan vanilli bubuk.
  • Masukkan rebusan kacang merah yang sudah disaring, lalu aduk rata dan angkat.
  • Tuangkan dalam cetakan, kemudian tunggu hingga dingin dan mengeras
  • Untuk penyajian, tambahkan susu kental manis atau larutan gula jawa sebagai sausnya.

Puding kacang merah ini paling pas jika disajikan dingin. Menghidangkan puding saat mereka pulang sekolah tentu membuat hari mereka lebih ceria. Yang pasti, ibu boleh berbangga karena bisa memberikan makanan berprotein tinggi untuk mereka.

Nah, gimana? Kelima resep dalam artikel ini tentu sangat mudah dibuat ‘kan? Selain itu, bahan-bahan yang disebutkan juga pasti mudah didapat kok!

Menjadi seorang ibu tak seharusnya jadi momok bagimu. Mulailah dari hal-hal kecil seperti menyiapkan makanan-makanan sehat dan bergizi untuk buah hatimu. Selamat mencoba, ya! 🙂