Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang kontribusi ulama dan santri dalam sejarah perjuangan Indonesia, sekaligus meneguhkan peran santri dalam kehidupan berbangsa.
Rangkaian susunan acara peringatan Hari Santri biasanya mencakup berbagai kegiatan, mulai dari upacara Hari Santri, tausiah, hingga agenda yang menampilkan inovasi atau kreativitas.
Tentunya, susunan acara peringatan Hari Santri nggak harus seragam. Susunannya bisa disesuaikan dengan karakter instansi atau kebutuhan penyelenggara.
Pada ulasan kali ini, kami sudah merangkum beberapa susunan acara peringatan Hari Santri sederhana untuk berbagai instansi yang bisa kamu pakai sebagai referensi atau template agenda acara. Lengkapnya, simak contohnya di bawah ini!
Contoh susunan acara peringatan Hari Santri di sekolah

Peringatan Hari Santri di sekolah umumnya dikemas dalam bentuk upacara yang dilanjutkan dengan kegiatan edukatif dan keagamaan. Rangkaian ini nggak cuma bersifat seremonial, tapi juga mengenalkan sejarah serta nilai perjuangan santri kepada peserta didik.
Adapun contoh susunan acara peringatan Hari Santri di sekolah adalah sebagai berikut:
- 1Persiapan dan peserta memasuki lapangan
- 2Pembukaan
- 3Pengibaran Bendera Merah Putih
- 4Pembacaan teks Pancasila
- 5Pembacaan Pembukaan UUD 1945
- 6Pembacaan Resolusi Jihad atau sejarah singkat Hari Santri
- 7Amanat pembina upacara
- 8Pembacaan doa
- 9Penampilan siswa, seperti pembacaan puisi, hadrah, atau shalawat
- 10Pengumuman lomba Hari Santri
- 11Penutup
Setelah upacara, sekolah bisa menambahkan lomba atau kegiatan sosial. Pemilihan kegiatannya sebaiknya disesuaikan dengan usia peserta didik supaya peringatan tetap edukatif dan menarik.
- Lomba pidato
- Lomba kaligrafi
- Cerdas cermat keislaman
- Kegiatan sosial
Contoh susunan acara peringatan Hari Santri di pesantren

Untuk penyelenggaraan peringatan Hari Santri di pesantren, susunan acaranya umumnya punya ruang lebih luas, karena bisa melibatkan santri, ustaz, alumni, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan di dalamnya juga bisa menggabungkan unsur keagamaan, kebudayaan, pendidikan, dan pengembangan potensi santri.
Berikut salah satu contoh susunan acara peringatan Hari Santri yang ideal untuk lingkungan pesantren:
- 1Pembukaan oleh pembawa acara
- 2Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
- 3Pembacaan shalawat
- 4Sambutan pengasuh atau pimpinan pesantren
- 5Ceramah atau tausiah tentang sejarah perjuangan ulama dan santri
- 6Pembacaan doa
- 7Upacara atau apel Hari Santri
- 8Penampilan santri, seperti hadrah, pidato, puisi, atau seni Islami
- 9Pemberian penghargaan kepada santri berprestasi
- 10Kegiatan sosial atau bakti masyarakat
- 11Menyanyikan Mars Hari Santri
- 12Penutup
Format di atas bisa kamu kembangkan menjadi rangkaian kegiatan selama beberapa hari, misalnya dengan menambahkan agenda berikut:
- Pesantren Award
- Festival Sarung dan Peci Santri
- Expo Kemandirian Pesantren
- Malam Bakti Santri untuk Negeri
Contoh susunan acara peringatan Hari Santri di kantor

Nggak terbatas di instansi pendidikan, Hari Santri juga bisa diperingati di lingkungan kantor dan instansi pemerintahan. Karena pesertanya punya latar belakang beragam dan suasana acaranya resmi, susunan acara yang dipakai sebaiknya lebih formal dan singkat, tapi tetap mencerminkan nilai Hari Santri.
Berikut salah satu contoh susunan acara peringatan Hari Santri di kantor yang bisa dijadikan referensi:
- 1Persiapan peserta
- 2Pembukaan oleh pembawa acara
- 3Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
- 4Menyanyikan Indonesia Raya
- 5Pembacaan Pancasila
- 6Pembacaan sejarah singkat Hari Santri
- 7Sambutan pimpinan kantor
- 8Ceramah atau refleksi Hari Santri
- 9Pembacaan doa
- 10Penyerahan penghargaan atau apresiasi
- 11Penutup
Kalau kegiatannya dilaksanakan dalam bentuk upacara, susunan acara bisa disesuaikan dengan pedoman resmi yang berlaku. Panitia juga bisa menambahkan kegiatan sederhana supaya peringatan nggak berhenti di acara seremonial.
- Kajian
- Diskusi soal peran santri
- Aksi sosial
Apakah pelaksanaan peringatan Hari Santri bersifat wajib?
Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri memiliki dasar hukum melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Namun, perlu dibedakan antara kewajiban memperingati sebuah hari nasional dan kewajiban bagi setiap individu atau lembaga untuk menyelenggarakan acara tertentu.
Dalam Keppres tersebut, pemerintah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri dan secara tegas menyebutkan bahwa Hari Santri bukan merupakan hari libur.
Keppres tersebut tidak memuat ketentuan yang mewajibkan setiap sekolah, pesantren, kantor, perusahaan, atau masyarakat untuk mengadakan upacara atau kegiatan tertentu.
Itulah beberapa contoh susunan acara peringatan Hari Santri yang sudah kami rangkum. Kalau kamu dapat tugas mengorganisir acara peringatan ini, kamu bisa memakai salah satunya sebagai referensi sesuai lingkup acara, entah itu sekolah, pesantren, atau kantor.
- ☐Undangan acara
- ☐Ucapan selamat Hari Santri untuk media sosial atau undangan