Ketika kita sudah merasa nyaman dengan apa yang kita punya, mengepak barang dan memutuskan untuk bepergian mungkin akan terasa sulit. Tapi, membeli pengalaman dengan menjelajah tempat dan budaya baru bisa menjadi hal yang terbaik bagimu. Pengalamanmu itu bisa memperluas wawasanmu tentang dunia dan manusia. Ketika sudah pulang pun kamu akan menjadi individu yang lebih kaya.

Banyak peristiwa yang akan kamu hadapi sepanjang perjalanan nanti. Jadi sebelum kamu benar-benar pergi, baca dulu saran-saran ini!

1. Kamu pasti akan menemui masalah dalam perjalanan. Yang paling penting adalah tetap bersikap tenang.

Nikmati kesulitanmu

Nikmati kesulitanmu via thehippietraveller.wordpress.com

Advertisement

Rumah adalah tempat berlindung yang nyaman. Maka dari itu, memutuskan untuk pergi keluar akan selalu memaparkanmu pada ketidakpastian. Akan selalu ada tantangan yang kamu temukan selama perjalanan. Bukankah justru itu yang harus kamu buru?

Maka dari itu, jangan cepat-cepat emosi ketika sesuatu tak berjalan sesuai rencanamu. Kamu ketinggalan bus menuju destinasi selanjutnya? Masih ada bus yang berikutnya, kok. Isi tasmu dicuri orang? Ya sudah, lapor ke polisi juga biasanya tak akan banyak membantu. Jadikan saja pelajaran agar kali lain kamu tak menaruh semua barang berhargamu di satu tempat. Kemalangan kadang memang gak terhindarkan. Daripada emosi, lebih baik perhatikan, rasakan, dan nikmati betapa berbedanya suasana di sekelilingmu.

2. Meskipun kamu terbiasa bangun siang di rumah, biasakanlah terjaga subuh hari selama perjalanan

Mulai harimu sejak pagi

Mulai harimu sejak pagi via historictravellocations.com

Subuh hari selalu menjadi waktu emas dalam perjalanan. Dengan bangun sepagi ini, kamu bisa bersiap-siap lebih dulu sebelum pergi menjelajah. Mandi dan berpakaian, menentukan moda transportasi yang akan kamu pakai, mengepak barang-barang penting supaya tak ada yang tertinggal.

Advertisement

Selain itu, dengan bangun subuh kamu jadi bisa menangkap obyek-obyek menakjubkan di kota tujuanmu saat golden hour. Bunga-bunga yang baru mekar dibasuh cahaya matahari yang lembut, jalan-jalan yang masih lelang memberikanmu wajah kota yang sebenarnya. Ketika masih pagi, warga lokal pun belum terlalu sibuk atau padat aktivitasnya, sehingga kamu bisa lebih mudah berinteraksi dengan mereka. Hari yang selalu terasa cepat saat traveling bisa kamu nikmati sepenuhnya.

3. Berbagai kebodohan yang kamu lakukan akan jadi cerita yang sempurna saat kamu pulang

Tertawai dirimu sendiri.

Tertawai dirimu sendiri. via isepstudyabroad.wordpress.com

“Lho, kok jangan gori-nya ndak dimakan, Mas?”

“Oooh… Jadi jangan gori itu nama makanan ini ya Bu?”

“Lha iya, itu artinya ‘sayur nangka’.”

“Nah, saya baru tahu itu Bu. Kalau di NTT, jangan gori itu artinya “jangan digigit”…”

Saat traveling, kamu bakal sering kelihatan bodoh. Bahkan gak jarang kamu akan mengambil keputusan yang salah. Ini bukan karena kamu kurang persiapan. Namanya juga baru sekali ini menjajal medan. Gak perlu terlalu diambil hati, tertawai aja dirimu sendiri. Kadang kebodohan yang kamu lakukan di suatu tempat justru membuatmu mendapatkan teman baru, lho. Selain itu, kalau bukan kebodohan, apa lagi yang bakal seru buat diceritakan ke teman-temanmu? Kalau cerita yang bagus-bagus mulu, mereka bakal nimpuk kamu karena iri!

4. Selalu simpan dana cadangan untuk keadaan darurat. Selalu.

Uang simpanan

Uang cadangan di tempat rahasia via gizmodo.com

Suatu hari mungkin kamu lagi ketiban sial: dompet hilang, kartu kreditmu gak berfungsi, atau uangmu di ATM ternyata habis. Nah, buat situasi seperti inilah uang cadangan menjadi penting. Pastikan kamu menyimpan setidaknya beberapa ratus ribu–atau beberapa puluh dolar jika kamu ke luar negeri–di tempat-tempat tersembunyi untuk menyelamatkanmu dari keadaan darurat.

Setidaknya, jangan pernah menaruh semua uangmu di satu tempat. Kalau tidak punya sabuk uang darurat seperti di atas, kamu bisa menyembunyikannya di dalam sepatu, saku tersembunyi dalam tas, atau bahkan jaket cover buku.

5. Yang paling berarti dari perjalanan adalah interaksi dengan penduduk lokal.

Berinteraksi dengan penduduk lokal

Berinteraksi dengan penduduk lokal via sakiito.blogspot.com

Jangan hanya bercengkerama dengan sesama traveler yang kamu jumpai, tetapi berinteraksilah juga dengan warga lokal. Dari merekalah kamu bisa lebih memperkaya khazanahmu di tempat yang kamu singgahi. Ingat, traveling bukan cuma mengunjungi tempat-tempat wisata, tapi juga menyatu dengan budaya di sana. Terkendala bahasa? Kamu masih bisa pake bahasa isyarat, kok. Jangan lupa tersenyum dan sapa mereka ya!

6. Selalu sedia sarung dalam jangkauan.

Sedia sarung

Sedia sarung via www.jackiueng.com

Sarung yang dimaksud di sini adalah selembar kain katun tipis nan lebar yang bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluan. Saat berjalan-jalan, sarung bisa melindungimu dari terik matahari, untuk membungkus barang, bahkan handuk darurat.

7. Amati kesibukan sehari-hari di sekelilingmu.

Amati sekitarmu

Amati sekitarmu via yousuf.tumblr.com

Jika kamu ingin merasakan denyut kehidupan sehari-hari di tempat yang sedang kamu singgahi, kamu bisa menghabiskan pagi di bangku taman atau sudut jalan yang sibuk sembari mengamati lalu lalang kesibukan warga lokal di sekelilingmu. Perhatikan setiap detil–suara, aroma, warna, serta interaksi manusianya, dan kamu akan menemukan hal yang mungkin mudah terlewatkan begitu saja.

Cobalah tanyakan pada dirimu sendiri beberapa hal sederhana ini:

Seberapa sering orang-orang yang kamu lihat ini tertawa?

Siapa saja sebenarnya mereka? Berapa umur mereka? Bagaimana gaya mereka berbicara?

Bahkan, kamu bisa mendorong imajinasimu lagi dengan pertanyaan-pertanyaan ini:

Apa cita-cita mereka? Apa rasa es krim kesukaan mereka? Apakah mereka punya anak? Berapa?

Kamu akan menyadari betapa kayanya manusia di dunia ini. Kamu pun akan menyadari bahwa inilah inti dari berkelana: memahami bahwa kita tak pernah benar-benar sendirian di dunia ini.

8. Back-up semua data yang penting.

Backup datamu

Backup datamu via www.instructables.com

Laptop kesayanganmu bisa saja tiba-tiba hilang dicuri, jadi penting banget mem-backup semua data dokumen dan foto yang penting ke harddrive eksternal atau layanan cloud. Lalu, selalu simpan kopi fisik maupun digital dokumen penting seperti visa, paspor, SIM, asuransi kesehatan, serta nomor telepon penting untuk keadaan darurat.

9. Jangan pernah puas dengan mengambil satu gambar saja.

Ambil banyak foto

Ambil banyak foto via your-vacations.info

Kamu mungkin cuma bisa mendatangi tempat-tempat dan menjumpai orang-orang ini sekali seumur hidupmu. Jadi, jangan ragu untuk mengabadikan mereka lewat sejumlah foto. Foto-foto keren yang kamu ambil bisa jadi suvenir terbaik, karena mereka gak mahal, gak makan tempat, dan mudah dibagikan pada yang lain. Seusai mengambil foto, jangan lupa untuk menikmati pemandangan dengan mata kepalamu.

10. Tentukan apa yang mau kamu ambil dari perjalanan itu, dan percayalah kamu bisa mendapatkannya

dadas

selalu ada jalan via www.crosswiresblog.com

Gak ada yang gak mungkin. Ketika kamu mengalami kesulitan menuju suatu tempat atau melakukan sesuatu, jangan menyerah. Kamu cuma belum menemukan solusi terbaik atau orang yang tepat buat membantumu. Tetap gigih mengejar apa yang kamu mau.

11. Sesekali, boros itu nggak apa-apa.

Boros sesekali

Boros sesekali via www.businessinsider.com.au

Kalo kamu penggemar budget traveling yang berusaha benar-benar irit selama perjalanan, gak ada salahnya kamu membelanjakan uang melebihi bujetmu sesekali. Kalo memang sepadan dengan pengalaman yang kamu dapatkan, kenapa enggak? Toh, kamu belum tentu bisa ke sana lagi untuk yang kedua kalinya. Kamu sudah menabung berbulan-bulan untuk ini. Sudahlah, bersenang-senanglah sekali-kali!

12. Traveling-mu berhasil ketika kamu sadar bahwa kamu tak lebih baik dari orang lain di sekitar

Buka pikiranmu lebar-lebar

Buka pikiranmu lebar-lebar via www.traveltipscollection.com

Sepanjang jalan, kamu akan menemukan orang-orang yang sifat dan gaya hidupnya sangat berbeda denganmu. Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa kamu lebih baik dari mereka, karena masing-masing orang punya kisahnya sendiri. Terbukalah dengan pendapat yang berbeda dengan apa yang kamu yakini, sehingga kamu bisa belajar banyak hal dari mereka.

13. Jangan ragu untuk mencoba Couchsurfing.

Tempat tinggal gratis dan teman baru

Tempat tinggal gratis dan teman baru via theplanetd.com

Couchsurfing adalah komunitas traveler online yang bisa menjadi portal untuk membawamu ke berbagai tempat dan mengenal bermacam orang. Di sini kamu bisa menemukan sesama traveler yang bisa menyediakan tempat bernaung bagi orang asing. Kalo kamu ingin menyelami suatu tempat beserta manusianya, tinggal bersama mereka adalah pilihan terbaik. jadi, kamu gak perlu kuatir tersesat atau kebingungan.

14. Sediakan ear plug sebelum ribut.

Sedia ear plug

Sedia ear plug via mytripthisyear.com

Sebagai traveler, kamu mesti bisa mencuri waktu istirahat dalam keadaan apapun. Biar tidurmu nyenyak, siapkan penyumbat telinga atau ear plug untuk meminimalisir suara-suara ribut di sekitarmu. Tidur yang nyenyak tanpa gangguan membuatmu segar, sehingga kamu bisa menikmati perjalanan lebih puas.

15. Jangan takut, karena manusia selalu lebih sopan dan lebih baik dari yang kita sangka

Gak perlu takut

Gak perlu takut via expertvagabond.com

Meski dunia yang belum kami jamahi kadang terasa asing dan menakutkan, sebenarnya gak semenakutkan itu kok. Kamu hanya perlu mewaspadai tempat atau situasi yang kelihatan berbahaya–seperti demonstrasi–tapi jangan terlalu fokus dengan itu. Sebagian besar orang itu ramah, bisa dipercaya, dan bersedia membantumu, kok.

16. Masuk gang buntu atau salah jalur bus memang menghabiskan waktu, tapi juga akan memberikanmu jaminan kisah seru

Tersesatlah

Tersesatlah via utah.todaysmama.com

Untuk melihat sisi kota di mana orang-orangnya tinggal dan bekerja, kamu harus menyambanginya sendiri. Cara paling baik adalah dengan berjalan kaki. Ikuti saja nalurimu, biarkan langkah yang menuntunmu. Jangan lupa untuk menuliskan nama hotel tempat tinggalmu, biar kamu mudah kembali ke sana naik taksi.

Jangan takut tersesat. Ketika kamu salah jalur bus atau menemui gang buntu, sebenarnya kamu tak hanya sedang menghabis-habiskan waktu. Bisa jadi, ini malah awal dari cerita serumu. Inilah saatmu membuktikan bahwa orang selalu siap membantu ketika kamu kesulitan. Saatmu membuktikan bahwa perjalanan yang tak terencana bisa sama indahnya dengan yang sudah kamu tata berbulan-bulan sebelumnya.

17. Beranilah cicipi makanan lokal yang sempat membuat dahimu mengernyit

Cicipi makanan lokal

Cicipi makanan lokal via cwfoodtravel.blogspot.com

Sudah sampai di tempat baru, masa kamu mau makan di restoran waralaba? Terjunlah ke jalan dan cicipi cita rasa masakan lokal. Cari rekomendasi dari orang-orang. Yang paling penting, jangan takut buat mencoba sesuatu yang gak kamu tahu apa itu, dijamin kamu akan mendapatkan pengalaman seru.

18. Ketika kamu merasa langkahmu terlalu lekas, berhentilah dan ambil napas.

Nikmati setiap momen

Nikmati setiap momen via www.nydailynews.com

Hindari keinginan untuk mengunjungi banyak tempat sekaligus dalam satu waktu. Cara itu mungkin memang bisa membawamu ke banyak tempat, tapi kamu gak akan benar-benar menikmati perjalananmu karena merasa diburu waktu. Santai aja dan nikmati pengalaman bercengkerama dengan sekelilingmu dengan leluasa tanpa terlalu memikirkan waktu yang tersisa.

19. Bahkan ketika kamu bepergian sendirian, kamu selalu punya teman: jurnal perjalanan.

Travel journal

Travel journal via dapfniedesign.wordpress.com

Kadang kamu gak bisa mengandalkan ingatanmu untuk menyimpan setiap detil yang ada. Jadi, jangan lupa untuk menuliskan semuanya ke dalam sebuah jurnal yang kamu bisa kamu bawa ke mana-mana. Informasi-informasi seperti mana orang yang kamu temui, percakapan yang kamu lakukan, pengalaman yang dirasakan; jurnalmu akan sangat berguna ketika kamu hendak menulis ceritamu di blog.

20. Hati-hati, terlalu banyak berencana bisa menjeratmu sendiri

Hindari terlalu banyak rencana

Hindari terlalu banyak rencana via javabackpacker.blogspot.com

Punya rencana untuk ngapain aja di tempat tujuan itu memang penting. Tapi, jangan sampai rencanamu itu justru menghambatmu untuk menemukan pengalaman yang gak kamu duga sebelumnya, Gunakan rencana sebagai panduan saat kamu bingung mau ke mana. Setelah itu, berjalanlah keluar jalur dan biarkan nasib yang menentukan.

21. Kemas barangmu seringan mungkin.

Bawa barang seringan mungkin

Bawa barang seringan mungkin via www.stranded.to

Bawa nggak ya? Bawa nggak ya? Ah, bawa aja deh. Siapa tahu butuh!

Lain kali, jangan lagi berpikir seperti ini. Hanya bawalah barang yang kegunaannya sudah pasti.

Gak perlu bawa barang-barang yang kamu kira ‘akan’ diperlukan. Nyatanya, setengah dari perlengkapan yang kita bawa jadinya gak kita gunakan sama sekali. Pergunakan ruang di tasmu untuk mengemas benda yang benar-benar penting. Sisanya, kamu bisa membelinya di tempat tujuan kalo memang benar-benar perlu.

22. Tubuhmu adalah tempat tinggalmu yang tetap. Maka dari itu, perlakukanlah ia dengan baik.

Jaga kebugaran tubuhmu

Jaga kebugaran tubuhmu via www.lifecoachcode.com

Bepergian bisa bikin tubuhmu ngedrop karena kelelahan, kurang tidur, atau makan makanan yang kurang sehat. Kalo udah begini, kamu jadi gak bisa menikmati perjalananmu, ‘kan? Usahakan tidur yang cukup, banyak minum, makan makanan sehat, dan berolahragalah.

23. Kapanpun, dimanapun, dan lewat cara apapun: tetaplah berhubungan dengan orang-orang terdekatmu.

Tetap berhubungan dengan orang-orang terdekat

Tetap berhubungan dengan orang-orang terdekat via commons.wikimedia.org

Meski kamu jauh dari mereka, tetaplah berhubungan dengan keluarga dan teman-teman dekatmu. Toh, sekarang kamu sudah dimudahkan dengan aplikasi chat dan telepon gratis via internet. Sesekali, memberi mereka kejutan dengan mengirimkan kartu pos dari tempat yang kamu singgahi juga boleh, lho.

Traveling memang jauh dari kata sepi. Kamu selalu bertemu orang baru, tapi sebagian besar dari mereka hanya datang dan pergi. Jadi, menjaga hubungan dengan orang-orang yang mengenalmu secara dekat itu sangat penting.

24. Ditunda berapa kali pun, toh akan kamu lakukan juga. Jadi, kenapa tak pergi sekarang saja?

Lakukan sekarang

Lakukan sekarang via www.bankerinthesun.com

Ada banyak sekali orang yang punya hasrat untuk traveling, tapi sampai sekarang belum berangkat juga. Ketika ditanya, mereka beralasan gak ada waktu, gak ada uang, gak ada yang ngasih makan peliharaannya, dan sebagainya. Padahal, mungkin alasan mereka yang sebenarnya adalah karena mereka takut.

Nah, kalo kamu benar-benar ingin traveling, maka lakukanlah sekarang. Kamu bisa memulai dari menghabiskan akhir pekan dengan cara berbeda di suatu tempat. Lain waktu, kamu bisa mencoba bepergian ke tempat yang lebih jauh selama seminggu penuh, misalnya. Gak perlu takut buat memulai dari hal yang kecil, dan jangan menunda karena kita gak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok.

Dunia itu nggak cuma seluas jarak tempat tinggal ke meja kerjamu. Banyak yang bisa kamu lihat, dengar, dan rasakan. Untuk hidup yang lebih berwarna, kamu hanya perlu cukup berani untuk memulai lembar yang baru.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya