Tingginya gaya hidup saat ini membuat masyarakat gencar mencari alternatif jalan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Salah satunya adalah fashion. Bagi sebagian orang, fashion merupakan bagian dari gaya hidup penting bagi eksistensi diri. Tapi ya itu, harga-harga barang fashion yang selangit seringkali jadi kendala.

Makanya, salah satu tren yang makin populer adalah preloved item atau barang bekas. Selain bisa mendapatkan barang bermerek dengan harga yang sangat miring, tren ini juga berdampak baik bagi lingkungan karena mengurangi sampah. Nah tahu nggak, surga barang-barang bekas di Indonesia tuh terletak di Pontianak? Para pecinta barang-barang preloved haru banget nih kunjungi destinasi yang satu ini~

Di Pontianak sendiri, pasar awul-awul ini disebut dengan istilah lelong

Suasana berburu barang lelong via borneonetv.com

Advertisement

Sebenarnya, kata awul-awul ini merupakan istilah yang diciptakan oleh orang Jawa. Dalam bahasa Jawa, awul-awul berarti sesuatu yang berantakan dan tidak tertata. Hal tersebut karena memang cara penjualan barang-barang bekas itu yang seolah-olah hanya diletakkan bertumpuk-tumpuk dan membiarkan para pembeli untuk mencari sendiri barang yang diinginkan.

Sedangkan, di Pontianak sendiri disebut lelong. Istilah tersebut berasal dari kata ‘lelang’ yang diucapkan menggunakan dialek warga Sarawak Malaysia. Selain itu, industri awul-awul ini juga disebut juga sebagai leker yang merupakan kependekan dari lelong keren. Hingga saat ini, istilah lelong maupun leker masih digunakan oleh masyarakat Pontianak sendiri.

Masih banyak lo yang nggak tahu jika Pontianak ini merupakan salah satu gerbang terbesar barang bekas dari luar negeri masuk ke Indonesia

Bagi kalian para pemburu pakaian bekas, mungkin sudah tak asing lagi dengan Pontianak, tapi bagi yang tak terbiasa, bisa jadi tak mengetahuinya. Kota ini dikenal sebagai gerbang sekaligus surga pakaian bekas branded di Indonesia. Hal tersebut bisa terjadi lantaran di kota ini menjadi pintu pertama di mana barang-barang bekas dari berbagai negara masuk ke Indonesia setelah sebelumnya melewati Malaysia.

Advertisement

Biasanya, barang-barang tersebut sampai di Pontianak melalui jalur perairan dengan cara dibungkus menggunakan karung-karung besar yang biasanya disebut “bal”. Saking terkenalnya, hingga saat ini Pontianak menjadi tujuan utama para pedagang dan juga pemburu pakaian bekas di seluruh penjuru Indonesia.

Nggak main-main, dari topi hingga sepatu dengan merek ternama bisa ditemukan dengan mudah

Pembeli bebas memilih sendiri barang yang diinginkan via pontianak.tribunnews.com

Jika biasanya para penjual pakaian bekas yang ada di berbagai daerah hanya sekedar menjual baju dan celana saja, beda halnya dengan pasar thrifting yang ada di Pontianak. Berbagai perlengkapan dan kebutuhan fashion mulai dari atas hingga bawah bisa ditemukan dengan begitu mudahnya di kota ini.

Dan, yang lebih menyenangkan lagi, kita bisa mencari brand-brand ternama dengan harga yang begitu terjangkau. Mulai dari Vans, Adidas, Nike, NB, hingga merek glamor seperti Gucci dan LV merupakan hal yang lazim dan mudah untuk ditemukan. Tak heran, jika banyak orang Pontianak sendiri yang bergaya pakaian dengan full branded.

Untuk harganya sendiri pun terkadang bisa jauh banget di bawah harga barunya. Tentunya hal itu berdasarkan kondisi barang tersebut. Bagi yang ingin menjual lagi juga banyak yang menyediakan layanan “beli borongan” dengan harga yang jelas lebih murah. Untuk masalah keasliannya, jangan ditanya lagi. Mereka anti menjual barang-barang KW.

Jika ingin berburu, kamu bisa memulai pencarian di kawasan Kota Baru, atau perkampungan di sekitar pelabuhan

Berburu pakaian bekas / Foto: Kompasiana via www.kompasiana.com

Sebenarnya tak sulit untuk menemukan lokasi-lokasi berburu pakaian bekas di kota ini, karena hampir di setiap daerah terdapat masyarakat sekitar yang menjajakan barang dagangannya. Namun untuk memudahkan, kamu bisa memulainya di kawasan Kota Baru. Tempat ini merupakan salah satu area berkumpulnya para pedagang pakaian bekas.

Atau, kamu bisa juga bertolak ke daerah daerah Jeruju, di sini juga tak kalah terkenal lo untuk masalah dunia thrifting. Nah, bagi yang ingin sekaligus mengeksplorasi, kamu juga bisa mendatangi perkampungan yang ada di sekitar pelabuhan, karena tentunya tempat-tempat tersebut menjadi tangan pertama setelah pakaian-pakaian bekas tersebut diturunkan dari kapal.

Dengan berburu langsung ke Pontianak, dijamin bahwa kalian akan mendapatkan barang-barang yang biasanya susah ditemukan di penjual pakaian bekas yang ada di kota lainnya. Karena biasanya, masyarakat di sini juga telah mengkotak-kotakkan pakaian-pakaian yang sekiranya langka dan memiliki daya jual yang tinggi.

Bagi yang nggak punya waktu untuk mengunjungi Pontianak secara langsung, jangan khawatir karena mereka juga menjualnya secara online kok!

Barang-barang lelong yang dijual secara online via www.instagram.com

Tak semua orang memiliki waktu dan kesempatan untuk mengunjungi Pontianak secara langsung, namun jangan khawatir karena kamu juga tetap bisa berbelanja barang-barang bekas tersebut dengan cara online. Pada media sosial Instagram, bisa ditemukan dengan mudah ratusan hingga ribuan para penjual online yang berasal dari Pontianak.

Meski harganya memang sedikit berbeda dengan penjualan secara offline, namun dengan berburu di Instagram, kamu juga bisa menemukan penjual barang bekas yang merupakan langsung dari Pontianak. Sehingga harga yang terpaut juga tidak terlalu jauh.

Selain berbelanja pakaian bekas, kamu bisa juga lo berburu foto di pasar-pasar lelong, atau jika ada waktu dan uang lebih bisa melipir juga ke Malaysia

Berburu foto di pasar lelong asik juga kok via pontianak.tribunnews.com

Di tempat ini, kamu nggak hanya bisa berbelanja barang-barang bekas bemerek. Jika dirasa sudah cukup atau bosan, kamu bisa juga mengabadikan momen-momen yang ada. Bayangin deh, pemandangan orang jualan barang-barang bekas secara besar-besaran seperti ini nggak gampang untuk ditemui di daerah lain lo. Buat kamu yang hobi fotografi dengan konsep human interest bakalan cocok banget deh.

Atau, kalu kamu ada waktu dan rezeki yang lebih, bisa juga menyeberang sebentar ke negara tetangga. Ya, Malaysia terletak sangat dekat kok dengan Pontianak. Sekali jalan, nggak cuma dua pulau, tapi dua negara terlampaui.

Nah, berikut tadi adalah ulasan tentang pasar thrifting alias awul-awul terbesar di Indonesia yang sewaktu-waktu harus kamu kunjungi untuk berburu barang-barang bekas dengan kualitas sultan. Jangan lupa berbagi di kolom komentar tentang pengalaman kalian jika sudah pernah mengunjungi surga para pemburu pakaian bekas itu ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya