Bandara Adisucipto Yogyakarta sudah mengalami overload kapasitas. Jumlah pengunjungnya makin banyak dan tidak dapat menampung lagi penumpang yang kian meningkat berkali-kali lipat. Untuk itu, Jogja membutuhkan bandara baru yang bisa digunakan sebagai pengganti bandara yang lama.

Kini, pembangunan bandara baru akan dilaksanakan di Kulonprogo dengan nama New Yogyakarta International Airport atau disingkat NYIA. Pembangunannya pun sudah dimulai meskipun ada pro kontra di baliknya. Nah, sebelum bandara baru jadi, kamu perlu tahu desain bandara yang oke punya ini. Simak ya…

Bandara New Yogyakarta International Airport akan dibangun di kawasan Temon, Kulonprogo pada tahun 2017. Bandara ini akan dimanfaatkan sebagai bandara utama di Jogja menggantikan Bandara Adisucipto!

tampilan bandara baru NYIA via www.facebook.com

Bandara baru di Jogja terbilang sangat mendesak untuk dibangun karena kapasitas bandara Adisucipto yang sudah sangat padat. Untuk itu, kebijakan membangun bandara baru di Kulonprogo jadi solusi transportasi di Jogja. Luas lahan bandara yang akan dibebaskan seluas 587 hektar. Dan bandara ini diproyeksikan bisa menampung 10-15 juta penumpang, 2-3 kali lipat kapasitas bandara Adisucipto sekarang.

Tampilan atasnya begitu mengagumkan. Ada sebuah konsep bandara kelas dunia yang diterapkan di sana, New Yogyakarta International Airport yang menjadi pintu gerbang Yogyakarta

tampilan bandara yang futuristik via www.facebook.com

Advertisement

Pembangunan bandara di Jogja tak cuman sekadar pembangunan fisik bangunan semata. Ada unsur olah rasa dan karsa dan melibatkan unsur seni dan budaya dalam pembangunannya. Sebagai pintu gerbang ke Yogyakarta, penting bagi NYIA untuk menampilkan identitas Yogyakarta dan memberikan latar pengalaman baru bagi para tamunya.

Dari desain yang dipaparkan oleh pihak pemenang desain bandara, seni adalah unsur yang tak bisa dilepaskan

atapnya keren ya via www.facebook.com

Meskipun bandara baru NYIA berkesan mutakhir dan berteknologi tinggi, namun unsur seni dan budaya Jogja selalu melekat padanya. Mulai dari motif baik kawung sebagai atap, motif batik tuntrum sebagai artwork, dan lantai yang penuh motif jadi keunikan bandara ini. Sebuah bandara yang sangat terasa Jogja-nya!

Selain bandara yang unik dan punya filosofi yang mendalam, penataan fasilitas bandara pun akan memperhatikan ekspektasi tamunya

bagasi yang asik via www.facebook.com

Meskipun dibangun dengan unsur seni, namun fasilitas bandara ini tentu melibatkan ekspektasi para tamunya. Misalnya tentang parkir, dibuat aksesnya semudah mungkin dan nyaman. Selain signage atau penanda tempat-tempat tertentu, bandara ini juga akan menyiapkan lampu-lampu dengan artwork motif batik, agar mengarahkan penumpang ke tujuan tertentu.

Memang sih masih ada polemik pembebasan lahan bandara. Semoga masalah antara warga dan pemerintah DIY selaku pemberi izin bisa segera selesai ya

pintu masuk utama bandara via www.facebook.com

Protes warga maupun penolakan terkait izin pembangunan bandara di Kulonprogo ini masih saja mengemuka. Warga protes terkait AMDAL dan penggunaan tata ruang yang peruntukannya bukan untuk bandara. Harapannya, pembangunan bandara bisa dimulai dan selesai dengan tepat waktu yakni tahap pertama pada Maret 2019 nanti.

Begini tampilan check in area di dalam bandara. Bandara ini juga akan terhubung dengan kereta dan bus yang akan menuju Kota Jogja

check in via www.facebook.com

Terasa sebuah pengalaman mengesankan ketika memasuki bandara dan menikmati interior yang senyaman ini. Hal inilah yang akan jadi keunggulan bandara ini dibanding bandara Adisucipto yang terkesan sangat sempit dan padat. Lebih-lebih, bandara ini akan segera terkoneksi dengan transportasi penghubung seperti kereta api dan bus.

Jadi penasaran ‘kan dengan bandara New Yogyakarta International Airport? Semoga pelaksanaan pembangunannya lancar dan tidak terjadi lagi persoalan dengan warga sekitar lokasi bandara.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya