Liburan akhir tahun sebentar lagi. Apakah kamu termasuk dalam golongan orang merugi yang masih bingung mau jalan-jalan ke mana? Kalau sampai hari ini belum tahu harus nge-trip ke mana, kenapa gak melakukan perjalanan ke Jawa Timur aja?

Ada dua tempat yang Hipwee rekomendasikan untuk kamu kunjungi selama trip ini, yaitu Kawah Ijen di Banyuwangi dan Taman Nasional Baluran di Situbondo. Pengalaman apa yang bakal kamu temukan di sana? Berapa biaya yang harus kamu keluarkan dan apa saja yang bisa kamu lakukan di Ijen dan Baluran? Makanya, baca sampai tuntas ya!

Kawah Ijen, Pesona Api Biru dan Perjuangan Para Penambang Belerang

Advertisement

Gunung Ijen (2.443 mdpl) merupakan gunung berapi aktif yang terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Gunung ini menyimpan pesona gak biasa yang bikin orang-orang datang dari jauh untuk melihatnya. Salah satunya adalah danau Kawah Ijen yang fenomenal. Saat mengunjungi Kawah Ijen, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut.

Di Ijen, Kamu Bisa Menikmati Pemandangan Fenomena Api Biru yang Langka

Api biru Kawah Ijen

Api biru Kawah Ijen via www.boston.com

Pernahkah kamu mendengar tentang fenomena api biru alias blue fire? Di seluruh dunia, hanya Kawah Ijen yang memilikinya, sehingga tak heran kalo pelancong dari luar negeri berbondong-bondong untuk melihat fenomena langka ini. Nah, sebagai orang Indonesia, sayang dong kalo kamu gak melihat keunikan api biru ini dari dekat?

Waktu yang paling baik untuk menyaksikan pijaran api biru di Kawah Ijen adalah saat dini hari. Dari pos pendakian Paltuding, setidaknya kamu membutuhkan waktu 3 jam untuk sampai ke Kawah Ijen. Idealnya, jam 1 dini hari kamu sudah memulai pendakian. Selain memandang keindahan api biru, kamu juga akan menyaksikan indahnya panorama Kawah Ijen saat matahari terbit.

Bercengkerama dengan Para Penambang Belerang Tradisional Bisa Memberimu Pengalaman Perjalanan yang Berbeda

Para penambang belerang

Para penambang belerang via blogs.ft.com

Advertisement

Di Kawah Ijen, kamu juga bisa menyaksikan aktivitas penambangan belerang tradisional. Setiap harinya, mereka mesti menempuh rute sejauh 3 km ke pinggir kawah untuk menambang belerang dengan memikul beban antara 70-100 kilogram dan peralatan ala kadarnya. Oleh pengepul, penambang diupah sekitar 1.000 rupiah tiap kilogramnya.

Pekerjaan mereka memang menantang maut, tapi itu gak menyurutkan niat mereka untuk menafkahi keluarga. Jangan ragu untuk menyapa, mereka dengan senang hati akan bercerita. Kamu juga bisa membeli souvenir beraneka bentuk yang terbuat dari dari belerang lho.

Taman Nasional Baluran, Afrikanya Indonesia

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran via blog.getourguide.com

Puas menikmati panorama Kawah Ijen, saatnya melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Baluran. Dengan waktu tempuh 2-3 jam dari Gunung Ijen, Baluran merupakan padang sabana terluas di Pulau Jawa. Ngapain aja di Baluran? Yuk ngintip.

Bersafari di Sabana Bekol, Pengalaman Safari yang Sebenarnya

Safari di sabana Bekol

Safari di sabana Bekol via www.flickr.com

Taman Nasional adalah rumah bagi lebih dari 400 jenis flora, 26 jenis mamalia, serta 155 spesies burung. Satwa-satwa di tempat ini sangat pemalu, mereka segera lari ke hutan belok ke pantai begitu mendengar deru mesin kendaraan. Jadi, jangan bayangkan bersafari di sini sama seperti bersafari di Taman Safari.

Kalau kamu ingin mengamati aktivitas satwa liar di sini, lebih baik dilakukan saat pagi  dan senja hari di musim kemarau. Saat kemarau, petugas biasanya mengedrop air di kubangan-kubangan sabana untuk minum para satwa, sehingga kamu bisa melihat mereka dari kejauhan.

Menyapa Kawanan Kera di Pantai Bama

Pantai Bama

Pantai Bama via www.panoramio.com

Empat kilometer dari Sabana Bekol, kamu bisa menemukan pantai berpasir putih yang kecil tapi cantik, yaitu pantai Bama. Di sini, kamu bisa menyewa perahu untuk menyusuri tepi laut TN Baluran. Ada pula spot snorkeling yang oke di mana kamu bisa bercengkerama dengan aneka biota laut, hanya saja tempatnya sedikit ke tengah laut.

Di pantai ini, kamu bisa berjumpa dengan kawanan kera yang nongkrong di sekitar pantai sambil mencari makan. Hati-hati dengan barang bawaanmu, karena kawanan kera ini sedikit bandel.

Jalan-jalan di Mangrove Trail

Mangrove Trail

Mangrove Trail via www.backpackerindonesia.com

Di sisi kanan pantai Bama, ada pula hutan mangrove yang bisa kamu jelajahi. Di sepanjang jalan, kamu bisa mengamati kawanan kera dan beberapa spesies burung. Jalan yang kamu lalui akan berujung di dermaga hutan mangrove yang menyajikan pemandangan birunya laut dari kejauhan.

Pilihan Akomodasi Selama Trip di Baluran dan Kawah ijen

Akomodasi di Baluran

Wisma Rusa di Baluran

Wisma Rusa di Baluran via triyunijakali.blogspot.com

Di Baluran, pihak pengelola telah menyediakan penginapan bagi pengunjung. Ada dua lokasi yang bisa kamu pilih, yaitu di Bekol dan Pantai Bama. Tarif masuk ke Baluran adalah Rp5.000 per orang.

Di Bekol, ada beberapa wisma yang bisa jadi opsi untukmu menginap. Tarifnya pun beragam. Mulai dari Rp150.000 per malam, dengan kapasitas maksimal tiap kamar 16 orang; Rp200.000 per malam dengan kapasitas 6 orang; hingga rumah 2 kamar yang bisa kamu sewa seharga Rp500.000 — yang bisa menampung 8 orang.

Sementara, di Pantai Bama tersedia dua penginapan: ada yang bertarif Rp250.000/malam dengan kapasitas 8 orang tiap kamar. Satu lagi, bertarif Rp300.000 per malam untuk dua orang. Oh iya, agar bisa menginap di Baluran, sebaiknya kamu melakukan reservasi dari jauh-jauh hari. Kamu juga tidak diizinkan untuk camping di Baluran. Selain alasan keamanan, api yang dibuat juga bisa berbahaya karena dapat menyebabkan kebakaran.

Akomodasi di Kawah Ijen

Penginapan di Kawah Ijen

Penginapan di Kawah Ijen via miftahbanyuwangi.blogspot.com

Di Pos Paltuding, ada penginapan sederhana yang tarifnya Rp100.000. Kamu juga bisa mendirikan tenda di sini dengan membayar biaya sebesar Rp15.000. Untuk naik ke Kawah Ijen, setiap pengunjung dikenai tarif masuk Rp2.000, pengambilan foto Rp3.000, dan asuransi Rp2.000.

Bagaimana Transportasi Untuk Mencapai Baluran dan Kawah Ijen?

Menuju ke Baluran

Transportasi ke Baluran

Safari dengan mobil pribadi ke Baluran via vacationspotindonesia.wordpress.com

Dari Jakarta

Kamu yang dari Jakarta bisa menumpang KA Gaya Baru Malam dengan tarif Rp55.000 dan turun di Stasiun Surabaya Gubeng. Sampai di Surabaya, naiki angkot sampai Terminal Purabaya/Bungurasih untuk mencari bus jurusan Madura-Ketapang-Muncar (Banyuwangi). Tarifnya sekitar Rp45.000. Minta saja pada kondekturnya untuk diturunkan di Baluran.

Dari Yogyakarta

Buat yang startnya dimulai di Yogyakarta, kamu bisa menaiki KA Sri Tanjung dari Stasiun Lempuyangan dan turun di Stasiun Banyuwangi Baru, Banyuwangi. Tarif per Desember 2014 masih Rp50.000 dan bakal naik per 1 Januari 2015.

Dari Banyuwangi

Akses menuju Baluran cukup mudah. Kamu cukup menumpang sembarang bus tujuan Surabaya atau Probolinggo untuk mencapai Baluran. Tarifnya sekitar Rp10.000. Bilang aja ke kondektur tujuanmu adalah Baluran, mereka udah tahu kok. Kamu akan diturunkan tepat di pintu masuk Taman Nasional Baluran.

Akses Transportasi di Dalam Baluran

Baluran ini luas banget lho! Dari pintu masuk, kamu masih harus menempuh 12 km untuk sampai ke sabana Bekol, lalu tambah 4 km lagi untuk sampai di Pantai Bama. Untuk transportasi di dalam Baluran, ada beberapa alternatif transportasi yang bisa kamu manfaatkan:

  • Sewa ojek. Tarifnya Rp80.000 sekali antar
  • Sewa mobil. Tarifnya Rp150.000 sekali antar. Kamu juga bisa menyewa pikap dari pihak pengelola dengan tarif sekitar Rp100.000 sekali jalan. Pikapnya bisa memuat 8-10 orang. Ini opsi yang pas kalo kamu datang rame-rame.
  • Sewa motor. Dengan tarif Rp100.000, kamu bisa puas muter-muter Baluran seharian. Alternatif yang pas kalo kamu bepergian sendiri atau berpasangan.

Untuk kembali ke Banyuwangi, kamu cukup mencegat bus jurusan Banyuwangi dan membayar Rp 10.000 saja.

Menuju Kawah Ijen dari Banyuwangi

Penjual souvenir dari belerang

Penjual souvenir dari belerang via www.topindonesiaholidays.com

Estafet ala Backpacker.

Dari Banyuwangi, kamu bisa menumpang ojek ke kantor PT Candi Ngrimbi Kecamatan Licin dengan tarif sekitar Rp20.000. Kalo beramai-ramai, kamu juga dapat mencarter angkot dengan tarif Rp10.000–Rp15.000 per orang. Dari PT Candi Ngrimbi, kamu bisa menumpang truk pengangkut belerang sampai ke pos Paltuding dengan tarif Rp5.000 per orang.

Untuk kembali ke Banyuwangi, cukup lakukan cara yang sama seperti saat kamu berangkat. Jika pada saat berangkat kamu mencarter angkot, negosiasi saja supaya angkotnya datang menjemput kalian di kantor PT Candi Ngrimbi esok harinya.

Total biaya transport PP (naik angkot): Rp 40.000

Aternatif lain, sewa Trooper atau Jeep.

Kalau kamu gak mau repot, di Banyuwangi ada yang menyewakan kendaraan berupa SUV seperti Jeep atau Trooper dengan tarif sekitar Rp450.000 yang bisa menampung sampai enam orang. Jeep ini akan mengantarmu pulang-pergi Banyuwangi–Pos Paltuding. Jika kamu melakukan solo trip, gak ada salahnya bergabung dengan rombongan lain yang kekurangan orang demi menghemat pengeuaran.

Perkiraan Rincian Biaya selama Trip ke Baluran–Kawah Ijen (Murah Kok, Swear!)

Bekol dengan latar Gunung Baluran

Bekol dengan latar Gunung Baluran via www.flickr.com

Perkiraan rincian biaya berikut ini dibuat dengan asumsi bahwa start dimulai di Yogyakarta dengan peserta 8 0rang.

Transportasi

Ke Baluran:

KA Sri Tanjung: Rp50.000

Angkot ke Terminal Ketapang: Rp6.000

Bus Banyuwangi–Baluran PP: Rp10.000 x 2 = Rp20.000

Sewa pikap di Baluran: Rp200.000/8 orang PP = Rp25.000

Ke Kawah Ijen:

Angkot PP ke kantor PT Candi Ngrimbi: Rp30.000

Naik truk pengangkut belerang PP: Rp10.000

Pulang dengan KA Sri Tanjung: Rp50.000

Total biaya transportasi: Rp191.000

Makan, Akomodasi, dan Tiket Masuk

Makan 3 x 3 hari @Rp10.000 = Rp90.000

Akomodasi di Baluran: Rp20.000

Akomodasi di Paltidung (tenda): Rp15.000/4 = Rp2.000

Tiket masuk Baluran: Rp5.000 + Rp5.000/2 = Rp7.500

Tiket masuk Kawah Ijen: Rp7.000

Total biaya makan, akomodasi, dan tiket masuk: Rp126.500

Total biaya trip Jogja-Ijen-Baluran: Rp317.500

Nah, dengan 300 ribuan, kamu udah bisa menyambangi dua keunikan alam yang ada di Jawa Timur. Tunggu apa lagi? Ajak teman-temanmu, yuk!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya