Yuk Bikin Itinerary Liburan di Australia. Biar Habis Pandemi Bisa Langsung Cus ke Sana

Itinerary Liburan Australia

Selama pandemi Covid-19 kita sudah menahan diri untuk nggak pergi ke mana-mana demi keamanan bersama. Nah, setelah pandemi ini berakhir, tentu jadi saat yang tepat untuk menuntaskan kerinduan akan liburan. Tenang saja, destinasi wisata di Australia yang super beragam sudah menunggu untuk kamu kunjungi.

Karena ada banyak banget tempat yang bisa kamu kunjungi di Australia, ada baiknya kamu bikin itinerary dulu sebelum ke sana. Supaya nanti perjalananmu bisa semakin terencana. Nah, ada banyak cara lho untuk menikmati negeri Kanguru itu. Ini beberapa contoh itinerary liburan yang bisa kamu sontek.

1. Mulai perjalananmu dari Gold Coast yang eksotis. Sekarang banyak lho yang pilih menikmati Australia dari bagian timur Queensland ini

Belajar surfing di Burleigh Heads (foto: Tourism Australia) via www.hipwee.com

Kalau kamu cuma punya waktu 3 hari, memulai dari Gold Coast menuju Bundaberg melalui jalur Great Sunshine Way adalah pilihan yang tepat. Untuk pagi pertamamu di Gold Coast, nikmatilah keindahan pantai-pantai indah di sana. Kamu bisa memilih pantai yang tenang seperti Currumbin atau yang cocok buat berselancar di Burleigh Heads. By the way, kamu juga bisa menjajal pengalaman stand-up paddleboard di Surfers Paradise. Siang menjelang sore, mulailah perjalanan menuju Brisbane. Ambil Gold Coast Hinterland Great Walk agar kamu bisa menikmati pemandangan hutan dan air terjun yang alami. Jangan lupa mampir ke O’Reilly’s Tree Top Walk untuk berjalan santai di antara tanaman pakis, bebungaan, kanopi, serta 9 jembatan gantung. Malam harinya, menginapkan di salah satu penginapan di Brisbane.

Mendaki Story Bridge (foto: Brisbane Marketing) via www.hipwee.com

Awali hari keduamu dengan menaiki Story Bridge. Pergilah pagi-pagi supaya bisa melihat sunset dengan latar belakang keindahan Moreton Bay. Jangan lupa menoleh ke arah barat supaya kamu melihat keindahan Scenic Rim yang terkenal itu. Menjelang siang, adalah waktu yang tepat untuk berbelanja atau berwisata kuliner di Fortitude Valley. Agak sorean, kamu harus segera melanjutkan perjalanan menuju Noosa. Meski jaraknya lumayan jauh, dijamin nggak bakal bosan karena nanti kamu akan melalui jalur Coastal Park yang menyuguhkan pemandangan Samudera Pasifik. Siapin kamera!

Pagi hari di Noosa setelah sarapan di kafe atau restoran sekitar, lanjutkan perjalanan menuju Bundaberg. Jangan lupa mampir ke Hervey Bay, tempat pengamatan paus terbesar di dunia. Dari Harvey Bay, kamu bisa mampir ke Fraser Island dengan menaiki kapal feri, dan cobalah berenang di Lake McKenzie. Nah, setelah puas, kamu bisa melanjutkan perjalanan sekitar 110 km ke arah utara untuk sampai di kota penghasil rum, Bundaberg, atau mengunjungi Mon Repos Beach ke arah timur untuk menyaksikan sunset dan koloni penyu tempayan terbesar di Pasifik Selatan.

2. Hanya 4,5 jam dari Jakarta, kamu juga bisa mulai dari kota Perth

Pemandangan kota pesisir Bunbury (foto: iStockphoto) via www.hipwee.com

Jika ingin memulai liburan dari Perth, kota Harvey bisa jadi tujuan pertama. Di sana kamu bisa menjajal ragam kuliner menarik dengan suasana jalanan pedesaan yang khas jika berkendara dari Mundijong di South Western Highway. Setelah kenyang, lanjut sekitar 30 menit ke kota pelabuhan Bunbury untuk menengok kebun anggur legendaris, atau berenang bersama lumba-lumba liar di Dolphin Discovery Center.

Masih berhubungan dengan anggur andalan Australia, dari Bunbury perjalanan bisa dilanjutkan menuju kawasan anggur paling terkenal, Margaret River. Di sana kamu bisa mengunjungi hampir 100 tempat pencicipan anggur. Sepanjang perjalanan ke Margaret River, terhampar pemandangan indah garis pantai Geographe Bay yang membentang di sepanjang Bussell Highway.

Kilang anggur di Margaret River (foto: Voyager Estate) via www.hipwee.com

Setelah icip-icip anggur di Margaret River, Pemberton yang terkenal dengan kilang anggurnya juga wajib disinggahi. Di sepanjang perjalanan melintasi Caves Road kamu bahkan bisa melihat pepohonan karri yang tumbuh subur. Dari kota ini, kamu bisa menuju Manjimup untuk menikmati truffle hitam Australia Barat yang sering nongol di menu-menu chef andal dan harganya jutaan~

3. Kamu juga bisa menghabiskan liburan di pesisir selatan Victoria. Berangkat dari Melbourne, temukan berbagai pengalaman menyenangkan

Great Ocean Road (foto: Tourism Australia / Time Out Australia) via www.hipwee.com

Kalau liburanmu cukup panjang, memulai perjalanan di pesisir selatan Victoria mungkin pilihan menarik. Untuk hari pertama, kamu akan menempuh perjalanan dari Melbourne ke Anglesea. Cobain safari alam di Werribee Open Range Zoo atau kepoin sejarah budaya surfing Australia di Surf Coast yang terletak di jalur menuju Torquay. Lalu nikmati malam kamu di Great Ocean Road, yang merupakan jalur terindah di Australia. Hari kedua, kamu punya banyak pilihan aktivitas. Kamu bisa lanjut menikmati keindahan jalur Great Ocean Road, atau mengunjungi Memorial Arch yang penuh nilai historis. Bosan dengan pantai? Kamu bisa coba menjelajah pedalaman hutan hujan di Otway Fly Treetop Adventures.

Mackenzie Falls (foto: Tourism Victoria) via www.hipwee.com

Setelah puas menjelajah kawasan Great Ocean Road, Grampians adalah tujuan selanjutnya. Di sana kamu bisa menyaksikan kombinasi keindahan alam dan kearifan suku Aborigin di Grampians National Park. Kalau ingin tahu lebih lanjut tentang suku Aborigin atau ingin coba melempar bumerang, bisa mampir ke Brambuk – Taman Nasional dan Pusat Budaya di Halls Gap. Untuk yang ingin piknik lucu, kawasan ini punya Grampians Peaks Trail. Pengalaman piknik di sini akan bersanding dengan margasatwa di bentang ketinggian, seperti kangguru yang merumput atau burung lyre.

Menunggang kuda di Ballarat (foto: Tourism Australia / Time Out Australia) via www.hipwee.com

Next, setelah Grampians, destinasimu selanjutnya adalah Ballarat. Kota ini memiliki Sovereign Hill, yakni tempat di mana kamu bisa mendulang emas, mengikuti tur tambang bawah tanah, hingga menunggang kuda yang menarik kereta jalur Main Street. Di Sovereign Hill juga ditampilkan reka ulang penggalian emas yang berlangsung pada era 1850-an. Setelah punya cukup “emas”, waktunya untuk memanjakan diri dengan berkunjung ke desa spa premium, Spa County. Kawasan ini terkenal dengan mata air mineral untuk kesehatan, selain tentunya pijat dan perawatan kecantikan. Cocok ‘kan untuk tempat istirahat setelah berkelana berhari-hari? Untuk itinerary dengan jalur ini, seenggaknya kamu butuh waktu 6 hari biar puas.

4. Mulai dari Sydney, kamu juga bisa merancang liburan hemat lho

Foto-foto dengan background Sydney Harbour Bridge (foto: Tourism Australia) via www.hipwee.com

Untuk liburan hemat tapi tetap memuaskan, perjalanan bisa dimulai dari Sydney yang menyuguhkan ragam hal terbaik dari Australia. Di Sydney ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Seperti desa bersejarah The Rocks yang ada di pelabuhan yang punya banyak bangunan historis yang terbuat dari batu pasir, merasakan pengalaman melintasi Sydney Harbour Bridge secara cuma-cuma, atau menyaksikan Opera House dari sudut terbaik dengan menumpang kapal feri menuju Manly Beach.

Setelah puas menjelajah Sydney, bisa lanjut short trip ke Blue Mountains menggunakan kereta dari Central Station Sydney. Di sana kamu bisa wisata jalan-jalan ditemani panorama apik di Jamison Valley atau pilih yang lebih panjang dan sedikit menantang seperti Giant Stairway. Kalau kamu suka yang seram-seram, jangan lewatkan uji adrenalin dengan menjajal kereta gantung di jalur tercuram yaitu Scenic Cableway dan Scenic Skyway yang lantainya dari kaca. Mantap, ‘kan?

Jamison Valley (foto: Tourism Australia) via www.hipwee.com

Dari hutan belantara, Pacific Coast yang populer di kalangan penduduk Sydney cocok juga jadi rute liburanmu selanjutnya. Rute ini berakhir di Gold Coast,  tapi di perjalanan kamu bisa mampir ke banyak tempat, seperti Australia Reptile Park dengan koleksi ular dan laba-laba paling berbisa di Australia. Jangan lupa ikuti tur gratis rumah sakit koala yang ada di kota Port Macquarie, sebelum kamu kamu disambut oleh Emerald Beach yang bukan saja diminati peselancar tapi juga kawanan kanguru.

Hari keempat, harusnya kamu sudah bisa menghabiskan pagi di Coffs Harbour, destinasi unik yang punya lebih dari 150 patung raksasa selain pemandangan tepi laut yang indah. Next, kamu bisa lanjut ke kota Yamba di pesisir. Siapkan dirimu untuk pemandangan indah sepanjang jalan dan kuliner laut, terutama udang yang lezat setibanya di sana. Jika sudah kenyang, bersiaplah untuk menuju destinasi selanjutnya, Byron Bay.

Di Byron Bay, kamu nggak perlu buru-buru. Setidaknya luangkan satu hari satu malam kamu supaya bisa puas jadi anak pantai. Meski di sini tempat yang bagus untuk berselancar, kamu bisa ikutan tur berkayak bareng lumba-lumba, kok. Besok pagi-pagi sekali, pergilah ke Cape Byron, sebuah mercusuar yang terletak di titik paling timur Australia, spot paling pas buat melihat matahari terbit, ‘kan?

Berburu matahari terbit di Cape Byron (foto: Tourism Australia) via www.hipwee.com

Hanya satu jam dari Cape Byron, kamu akan tiba di rute akhir Pacific Coast yakni Gold Coast. Soal keunikan kota ini jelas nggak perlu dipertanyakan lagi. Setidaknya luangkan satu harimu untuk menjelajahi atau sekadar bersantai di Gold Coast. Dari Gold Coast, kamu bisa lanjut naik pesawat ke Kota Tropis Cairns untuk mengunjungi Great Barrier Reef yang terkenal itu. Di sana kamu bisa kamu bisa coba snorkeling di area terbaik terumbu karang yang berjarak 90 menit dari pantai menggunakan perahu motor. Atau kalau mau yang gratisan, kamu bisa mampir ke Cairns Esplanade untuk berendam di kolam renang air asin yang luas. Sama-sama seru!

Itu dia 4 itinerary yang bisa kamu gunakan sebagai acuan untuk persiapan liburan ke Australia. Kalau kamu butuh inspirasi lain untuk masuk ke dalam itinerary versimu, bisa mengunjungi laman Tourism Australia, ya. Nah, dari 4 versi di atas, mana yang menurutmu paling menarik?

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.