6 Alasan Sebaiknya Persiapan Nikah Nggak Usah Digembar Gemborkan. Tahu-tahu Ngantar Undangan

Alasan persiapan menikah nggak perlu diumbar

Selebritas cantik Syahrini akhirnya resmi menikah dengan pengusaha, Reino Barack pada bulan lalu. Tanpa terdengar gembar gembor sebelumnya, tiba-tiba terdengar kabar bahwa mereka melangsungkan lamaran tanggal 26 Februari 2019 yang langsung dilanjutkan akad nikah sehari setelahnya di negeri sakura. Kisahnya mirip-mirip dengan Sandra Dewi yang tahu-tahu menikah dengan Harvey Moeis 2016 lalu.

Advertisement

Pernikahan memang momen sakral bagi kebanyakan orang. Kalau bisa sih inginnya sekali seumur hidup. Makanya banyak orang  yang ingin mengumbar setiap prosesnya mulai dari lamaran hingga detail-detail persiapan. Karena banyaknya hal yang diurus, kadang malah beberapa orang curhat colongan di media sosial. Tapi dari Syahrini dan Sandra Dewi harusnya kita bisa belajar bahwa nggak setiap hal yang dipersiapkan sebelum pernikahan mesti dibagikan. Terkadang ada beberapa hal sebaiknya disimpan karena beberapa alasan.

1. Meskipun tinggal selangkah menuju janji suci, kalau ternyata nggak berjodoh siapa yang tahu?

Kalau nggak berjodoh hanya bisa pergi via images.unsplash.com

Bukan mengharapkan, tapi kita harus siap dengan segala kemungkinan, termasuk skenario terburuk. Sudah diumbar-umbar di media sosial, kalau ternyata nggak jadi, siapa yang harus menanggung malu? Belum lagi kalau nanti ditanyai ini itu oleh yang nggak tahu.

2. Melihat persiapan pernikahanmu, mereka yang nggak kamu undang bisa jadi merasa tak dianggap

Unggah foto undangan tapi nggak disebar via images.pexels.com

Karena ingin pernikahanmu berkesan dan lebih intim, mungkin hanya beberapa saja yang kamu undang. Tapi, setelah melihat unggahanmu bisa jadi orang yang nggak kamu undang malah akan sakit hati karena merasa nggak dianggap.

Advertisement

3. Kamu dan pasangan memang sedang bahagia, tapi barangkali di luar sana ada hati yang terluka

Ada yang terluka via images.pexels.com

Mungkin kamu memang hanya ingin membagi pengalaman dan keluh kesahmu di media sosial, namun bisa jadi ada seseorang yang masih belum rela melepas pasanganmu atau dirimu sendiri. Atau bahkan ada orang yang sedang merasa rendah diri karena tuntutan sosial untuk menikah yang belum bisa dia penuhi.

4. Kamu mungkin senang dengan apa yang kamu umbar, tapi pasangan bisa jadi tak nyaman atas apa yang tersebar

Malah jadi berantem via images.pexels.com

Pernikahan melibatkan dua orang. Jika kamu mengumbar-umbar persiapan pernikahan kalian, apa sudah yakin jika pasangan akan sama bahagianya dengan apa yang kamu bagi di media sosial?

5. Mengurus pernikahan sudah merepotkan, masa masih mau mendengarkan nyinyiran?

Yakin mau? via images.pexels.com

Nggak semua orang akan ikut merasa bahagia saat kamu membagikan persiapan perihal pernikahan. Bukannya doa-doa yang baik, bisa jadi yang kamu dapat malah sindiran. Sudah stres mengurus segalanya, tambah lagi masalah yang kamu punya.

Advertisement

6. Kalau ada yang nggak suka, bisa jadi nikahanmu malah dibikin berantakan

Hati-hati~ via images.pexels.com

Menyewa gedung A, menggunakan jasa make up artist B, memakai vendor catering C. Jika semua kamu beberkan, bisa jadi ada orang yang nggak suka malah mengambil kesempatan untuk membuat nikahanmu berantakan.

Membagi kebahagiaan yang sedang kamu rasakan bersama pasangan tentu merupakan hal yang menyenangkan. Tapi, coba pikirkan dampak-dampaknnya juga. Alih-alih menggembar-gemborkan persiapan pernikahan di unggahan, apa nggak lebih baik tiba-tiba sebar undangan?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE