Beberapa tahun belakangan ini, tren pendamping pengantin atau yang biasa disebut bridesmaid begitu sering diadopsi ke pernikahan-pernikahan Indonesia. Para bridesmaid ini biasanya adalah teman-teman terdekat sang pengantin wanita. Dengan memakai kebaya atau dress kembaran, mereka kerap mencuri perhatian para tamu undangan saat resepsi dihelat. Belum lagi kehebohannya foto-foto atau merekam video untuk diunggah ke medsos masing-masing.

Tapi sayang, meski sudah dibelikan kain mahal-mahal banyak pengantin wanita yang malah membebastugaskan para bridesmaid-nya. Entah nggak tega atau malah belum paham. Padahal orang-orang ini bisa diminta untuk melakukan banyak hal demi keberlangsungan pernikahan lho. Apalagi kalau jumlah bridesmaid-nya mencapai belasan atau bahkan puluhan orang. ‘Kan sayang banget kalau pas datang di resepsi malah cuma haha-hihi dan foto-foto doang. Nah, di sini Hipwee Wedding sudah merangkum 7 tugas yang bisa dilakukan barisan para bridesmaid di acara resepsi pernikahan. Simak deh~

1. Menjadi asisten pribadi selama pengantin dimakeup & menjaga barang-barang pribadinya selama acara berlangsung

Asisten pribadi via www.reed.co.uk

Advertisement

Kebayang ‘kan gimana riweuhnya kondisi rumah pengantin pada H-1 pernikahan? Nah, pagi hari sebelum prosesi akad atau pemberkatan, pengantin wanita dan seluruh keluarga biasanya akan sibuk dimakeup, entah di rumah, di hotel, atau di venue. Saat-saat inilah calon pengantin butuh ‘perpanjangan tangan’ alias asisten. Ia bertugas memastikan keperluan si bride-to-be ini lengkap dan barang-barang pribadi tidak tercecer atau tertinggal. Selama acara berlangsung, bride juga butuh satu atau dua orang dari bridesmaid-nya untuk menjaga barang pribadi agar tidak hilang.

2. Membantu mengingat hal-hal detil, seperti mahar, baju dalaman kebaya, jepit rambut, atau apapun yang kemungkinan bisa terlupakan

Sebagai reminder via www.weddingshoppeinc.com

Bridesmaid juga bertugas mengingatkan hal-hal detil yang kemungkinan terlupakan oleh keluarga, saking hectic-nya suasana di rumah atau hotel. Biasanya yang diingat cuma sesuatu yang tampak besar dan penting, seperti baju pengantin, sepatu, atau hiasan di kepala. Seringkali sesuatu yang kecil tapi sebenarnya cukup penting malah dilupakan, contohnya mahar berupa emas, baju dalaman kebaya/kemben/tanktop, jepit rambut, dan lain-lain.

3. Berbaris di sepanjang jalan menuju pelaminan saat pengantin memasuki venue resepsi pernikahan

Menyambut pengantin via www.theknot.com

Saat sudah di lokasi pernikahan, tugas bridesmaid dimulai dengan menjadi pagar ayu, yang berbaris di sepanjang jalan menuju pelaminan. Biasanya mereka menyambut rombongan pengantin beserta keluarga dengan membawa sebuket bunga di tangannya. Prosesi ini dilakukan di awal acara, saat pengantin baru akan masuk pelaminan.

4. Menyambut dan menjaga buku tamu di meja depan. Kalau jumlahnya banyak bisa saling bergantian

Menjaga buku tamu via superbridezilla.blogspot.com

Advertisement

Selama ini, tugas menyambut dan menjaga buku tamu biasa dilakukan oleh keluarga atau tetangga terdekat. Padahal para bridesmaid juga bisa ditugaskan di ‘pos’ ini lho. Katakanlah jumlah bridesmaid ada 10 orang. Mereka bisa dibagi 5 kelompok yang masing-masing terdiri dari 2 orang. Nah tiap kelompok ini akan bergantian satu sama lain menjadi penjaga buku tamu, misalnya setiap 20 menit sekali, tergantung durasi resepsi pernikahannya.

5. Selain stand by di buku tamu, mereka juga bisa ditugaskan membagikan suvenir kepada tamu yang hendak pulang

Menjaga meja suvenir via singaporebrides.com

Selain buku tamu, ‘pos’ lain yang tidak kalah penting adalah meja suvenir. Ada sih yang pintu masuk dan keluarnya jadi satu, tapi banyak juga gedung pernikahan yang punya dua jalur berbeda. Kalau gini, sudah pasti butuh orang lagi buat menjaga meja suvenir di pintu keluar. Nah, kamu bisa kok mengerahkan bridesmaid di ‘pos’ ini. Lumayan ‘kan nggak perlu keluar uang lagi buat beli seragam petugas suvenir~

6. Mereka juga harus memastikan pengantin tidak kelaparan selama berada di pelaminan

Membawakan makanan dan minuman ke pelaminan via plovea.com

Selama berada di pelaminan, kedua pengantin akan sibuk bersalaman dengan tamu yang berdatangan silih berganti. Tak sadar, mereka bahkan sampai lupa makan. Tahu-tahu perut udah keruyukan aja. Di sinilah saat-saat para bridesmaid bisa diandalkan. Mereka wajib memastikan pengantin tidak kelaparan dengan mengambilkan makanan dari katering pernikahan. Jangan lupa minumnya juga harus ekstra supaya pengantin tidak dehidrasi.

7. Sebelum hari H, bridesmaid juga bisa membantu mencari referensi vendor atau memilih paket bulan madu yang terjangkau untuk bride-to-be

Membantu mencari vendor & menerima konsultasi via www.drgregoryjantz.com

Tidak cuma saat hari H saja bridesmaid bekerja. Saat masih proses persiapan, mereka juga bisa membantu calon pengantin mencari referensi vendor. Mulai dari gedung, katering, fotografer, suvenir, dan banyak lagi lainnya. Kalau pengantin punya beberapa pilihan yang berbeda, bridesmaid harus siap dengan pilihan yang bijak. Atau bisa juga mereka mencarikan paket bulan madu dengan harga terjangkau tapi tetap Instagrammable.

Wah, kalau hal-hal di atas dilakukan beneran sama bridesmaid, kadar persahabatan kalian udah tidak perlu diragukan lagi sih. Bikin orang lain salut!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya