Menimbang Langsungkan Pernikahan Saat Belum Mapan. Pilihan Dilematis Saat Sudah Lama Pacaran~

menikah sebelum mapan

“Sudah nikah saja dulu, rezeki sudah ada yang atur. Nanti pasti lancar habis nikah.”

Advertisement

Walaupun pernyataan tersebut mungkin mengandung kebenaran bagi sebagian orang, namun baiknya sih tak lantas kamu mentah-mentah juga. Hal ini mungkin menjadi kegalauan tersendiri bagi kamu yang usianya sudah termasuk cukup untuk menikah dan sudah ada calon yang sesekali mengarahkan pembicaraan ke arah yang serius, wajar saja mungkin pacarannya sudah bertahun-tahun juga. Karena hal tersebut pikiran suka tiba-tiba datang yang sebenarnya ingin merencanakan pernikahan tapi dirasa belum punya cukup uang.

Menikah memang bukan sekadar bermodalkan cinta tapi juga tak perlu terlalu terpaku pada kekayaan, yang penting ‘berkecukupan’ dan sudah punya perencanaan keuangan yang matang. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan saat kamu menghadapi masalah finansial menjelang menikah begini? Simak beberapa hal yang bisa kamu lakukan berikut ini!

Untuk menjawab pertanyaan seberapa yakin kamu dengan diri sendiri, maka kamu perlu memahami keadaan finansial dari uang masuk hingga keluar

Bikin perencanaan/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Sebelum ke jenjang yang lebih serius maka sebaiknya ada keterbukaan dalam membicarakan keadaan finansial dengan pasangan namun sebelumnya kamu perlu tahu dulu alur keuanganmu mulai dari pemasukan hingga pengeluaran. Forbes menyarankan untuk membuat catatan dan penilaian keuangan sebelum berumah tangga.

Advertisement

Yang perlu kamu catat adalah pendapatan bersih serta pengeluaran yang kamu habiskan untuk berbagai keperluan. Setelahnya kamu bisa mulai membuat perencanaan keuangan ke depannya. Jika hal ini masih belum kamu lakukan, maka kamu perlu meninjau ulang kesiapanmu untuk berumah tangga.

Selain pendapatan yang belum begitu ‘cukup’, persoalan lain seperti adanya angsuran yang masih harus dibayar juga bisa jadi batu sandungan lo

Masih ada cicilan/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Cicilan yang harus dibayar tiap bulan mungkin jadi beban tersendiri bagimu. Hal ini memang sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu jika ingin hidup yang tentram. Namun, masih dilansir dari Forbes alih-alih mempermasalahkannya, kamu bisa mulai melakukan perencaan praktis untuk melunasi biaya yang satu ini. Kamu juga bisa mulai mempertimbangkan alternatif tambahan pemasukan mulai dari sekarang. Jika tiap bulannya pemasukanmu baru cukup untuk membayar biaya ini tanpa ada sisa untuk ditabung, ya sebaiknya kamu pikir-pikir lagi untuk berjalan ke pelaminan.

Berumah tangga terdiri dari dua kepala, artinya kamu perlu secara terbuka untuk membicarakan masalah ini dengan pasangan terlebih dahulu. Hayo, terus terang sebelum ke pelaminan itu penting banget lo!

Ngobrol/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Setelah membuat perencanaan yang baik dan menurutmu segalanya sudah cukup untuk hidup berdua, kamu tetap perlu membicarakannya dengan pasangan secara terbuka. Pasalnya mungkin ada perbedaan antara caramu mengatur uang dengannya, bisa jadi yang menurutmu cukup masih kurang baginya atau justru sebaliknya. Makanya kalian bisa ngobrol dan berkompromi untuk memutuskan bagaimana ke depannya.

Advertisement

Walaupun bukan masalah finansial, namun hal yang berkaitan dengannya juga perlu dipikirkan. Salah satunya adalah jika memiliki anak nanti

Bisa ngobrol sambil masak/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Kamu tak hanya perlu memikirkan perencanaan keuangan jangka pendek saja, namun juga jangka panjang. Menikah dan hidup berdua mungkin cukup dengan pendapatanmu saat ini namun jika nanti  muncul buah hati apakah juga masih cukup? Jika tidak lalu bagaimana kamu mengakalinya? Kamu perlu memikirkan untuk menunda atau mencoba untuk mendapat sumber penghasilan yang lain. Hal ini juga perlu disetujui kedua belah pihak ya.

Mapan saat akan menikah bukan berarti harus kaya raya, namun memiliki perencaan yang cukup jelas dan realistis ke depannya. Pun jika ada yang ingin dicapai dan ingin mencari alternatif sumber penghasilan lain, kamu juga perlu membuatnya serealistis mungkin, bukan sekadar angan tapi nggak punya rencana yang matang. Rezeki mungkin akan datang saat sudah menikah, namun tanpa adanya persiapan yang matang yang ada masalah justru timbul dan menyebabkan rumah tangga jadi nggak harmonis.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE