Kebiasaan Unik Saat Menghadiri Pesta Pernikahan di Korea

Para tamu mengenakan busana yang lebih kalem dari pengantin

Acara resepsi biasanya diselenggarakan sebagai acara puncak dari berbagai rangkaian acara pernikahan. Pada acara ini biasanya keluarga pasangan pengantin akan mengundang teman dan kerabat terdekatnya untuk hadir. Beragam acara hiburan dan sajian juga lazim ditemukan di acara ini untuk menyambut para tamu undangan. Di acara ini, para tamu undangan juga kerap mengenakan busana seperti batik dan kebaya untuk menghadiri acara resepsi.

Advertisement

Nah, kalau di Indonesia nggak ada aturan tertentu untuk menghadiri acara resepsi pernikahan, di Korea ada beberapa aturan dan keunikan tersendiri lo di kalangan para tamu undangan. Kira-kira apa aja ya keunikan di acara resepsi pernikahan orang Korea? Yuk simak ulasan berikut ini!

Tamu undangan mengenakan busana yang lebih kasual untuk menghormati pengantin

Acara resepsi Korea

Pernikahan di Korea | Credit @koreadispatch on Instagram

Kalau di Indonesia, nggak ada larangan atau pantangan warna busana yang akan dikenakan untuk hadir di pesta pernikahan. Maka dari itu, sering banget kita menjumpai para tamu hadir mengenakan kebaya atau gaun dengan beragam warna. Rupanya, hal tersebut agak sedikit berbeda di Korea Selatan.

Para tamu undangan di pesta pernikahan Korea mengenakan busana yang lebih kasual dengan warna cenderung gelap atau netral seperti hitam dan abu-abu tua agar tampil nggak terlalu mencolok. Dilansir dari laman Asia Options, dress code seperti ini sudah menjadi aturan tak tertulis untuk menghormati kedua pengantin. Selain warna, para tamu undangan juga kerap mengenakan padu padan kaus, blazer, jas dan dasi.

Advertisement

Penataan rambut dan aksesori juga perlu diperhatikan. Ketika menghadiri pesta pernikahan di Korea, kamu akan menjumpai para tamu yang hanya menggerai rambut atau mengikatnya secara sederhana. Mereka juga nggak mengenakan aksesori yang mencolok, melainkan hanya menggunakan jam tangan. Hal ini juga masih dalam rangka untuk menghormati pengantin di acara pentingnya.

Tamu undangan juga datang membawa amplop uang dan akan mendapatkan kupon makanan

Acara resepsi Korea

Pernikahan di Korea | Photo by cottonbro from Pexels

Sama seperti di Indonesia, saat hadir ke pesta pernikahan di Korea, kamu juga akan menemukan meja resepsionis yang dihiasi foto kedua pasangan pengantin. Di bagian resepsionis, kamu juga akan disambut oleh keluarga pengantin.

Advertisement

Para tamu undangan di Korea juga membawa amplop berisi uang dan biasanya orang yang bertugas di bagian resepsionis akan bertanya apakah kamu undangan dari pihak pengantin pria atau wanita.

Setelah menyerahkan amplop, para tamu akan mendapatkan kupon yang dapat ditukar dengan beragam sajian yang ada di acara pernikahan. Kupon ini bisa digunakan setelah upacara pernikahan selesai dan masuk ke sesi makan bersama.

Selain kupon makanan yang menjadi keunikan tersendiri, telat hadir di acara pernikahan juga kerap dianggap kurang menghargai pasangan pengantin

Oleh karena itu, para tamu biasanya hadir 20 – 30 menit sebelum acara agar bisa memberikan ucapan selamat kepada pengantin secara langsung.

Nah, itulah perbedaan dan keunikan yang ada di acara pesta pernikahan di Korea Selatan. Kira-kira kamu mau coba konsep tamu undangan ala Korea ini juga nggak nih, SoHip?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An avid reader and bookshop lover.

CLOSE