9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

Prewedding baju batik

Selain dipakai ke kondangan atau kerja, busana batik juga bisa dikenakan untuk foto pre-wedding lo. Meski merupakan motif tradisional, kalau paham triknya baju batik atau busana bermotif batik tak akan membuat sesi foto pre-wedding terkesan kaku dan formal. Bahkan dengan batik kamu bisa mencoba pose-pose nyentrik yang lebih atraktif~

Model baju batik untuk foto prewedding pun nggak mesti kemeja lo! Kamu juga bisa membuat setelan couple tapi dengan kombinasi kemeja dan rok ataupun mini dress. Nah, daripada beli baju batik cuma buat kondangan saja, coba deh pakai juga saat foto pre-wedding. Berikut inspirasi foto pre-wedding dengan setelan batik yang bisa disontek. Ternyata manis juga lo hasilnya!

ADVERTISEMENTS

1. Setelan batik berwarna cerah dapat membuatmu dan pasangan kelihatan lebih serasi. Apalagi ditambah pose saling tatap sambil tersenyum seperti ini. Duh, manisnya~

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

setelan batik cerah | credit: Luki Hermanto via lukihermanto.com

ADVERTISEMENTS

2. Kamu pun bisa mencoba pose yang lebih atraktif dengan mengangkat pasangan. Biar kelihatan lebih ceria, jangan lupa senyum yang lebar!

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

pose atraktif | credit: giovanielf via www.instagram.com

ADVERTISEMENTS

3. Lebih manis lagi, yakni duduk bersandar di bahu pasangan sambil naik ayunan. Rasanya seperti dunia hanya milik berdua. Uwuwu~

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

pose di ayunan | credit: checisalon via www.instagram.com

ADVERTISEMENTS

4. Untuk foto pre-wedding yang lebih formal, cobalah duduk lalu pegang tangan pasangan yang berdiri di belakangmu. Baiknya, pakailah batik yang lebih ‘niat’ biar serasi dengan posenya

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

foto studio | credit: sorayadivs via www.instagram.com

ADVERTISEMENTS

5. Setelan batik nggak melulu harus sama-sama atasan. Bisa juga kok dibuat kemeja dan rok seperti ini. Tetap serasi berkat dukungan latar dan pose pegang bunga yang diambil dari angle belakang

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

gambar batik modern | credit: _imagnetic_ via www.instagram.com

ADVERTISEMENTS

6. Berfoto di depan bangunan tradisional dan memakai outfit batik merupakan satu kombinasi tepat. Tapi bukan berarti gaya atau posenya mesti kaku. Duduk berhadapan dan saling melempar senyum manis juga lo!

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

batik cutting modern | credit: byjatidiriono via www.instagram.com

7. Pose rangkul di bahu pasangan yang diambil dari angle belakang seperti ini, ternyata cukup menarik untuk dicoba. Bisa sekalian pamer cincin lamaran~

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

pose merangkul | credit: tukangphotojogja via www.instagram.com

8. Kalau pengin lebih dekat, rangkulannya bisa lebih erat lalu tatap wajah pasangan dengan mesra. Sweet abis!

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

saling tatap | credit: dika_inyong via www.instagram.com

9. Bonus; untuk foto pre-wedding formal bisa sontek gaya Nikita Willy ini. Berdiri dan menyandar di tubuh pasangan. Terasa lebih dekat pasti~

9 Ide Foto Prewedding dalam Setelan Batik. Jauh dari Kesan Kaku, Justru Terlihat Lebih Estetik!

dengan motif wayang | credit: nikitawillyofficial94 via www.instagram.com

Berkat pose-pose yang menarik, pre-wedding dengan batik nggak lagi terkesan kaku. Jadi, kamu pengin sontek gaya yang mana nih? Jangan bingung, outdoor atau indoor sama-sama oke kok.

Tags: ide pose, prewedding, persiapan nikah, batik, outfit prewedding

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

An avid reader and bookshop lover.