8 Solusi Mengatasi Anak Demam tanpa Banyak Drama. Para Ibu Baru Wajib Baca

tips menangani anak demam dengan benar

Siapa sih yang menginginkan anak sakit? Terlebih kalau si kecil masih belum bisa mengutarakan sakitnya di mana dan tiba-tiba malah panas demam saja. Duh, pasti para ibu newbie cemas dan jadi mudah panik kan? Tenang, demam nggak selalu berarti hal buruk kok. Dilansir dari laman Kompas, Faktanya, demam bukanlah penyakit utama melainkan merupakan reaksi tubuh terhadap suatu penyakit bahwa tubuh sedang melawan infeksi.

Advertisement

Untuk memastikan anak demam, orangtua harus mengukur suhu anak menggunakan termometer. Anak dapat dikatakan demam apabila suhu tubuhnya sampai melebihi 37,5 derajat celcius. Selain karena infeksi virus atau bakteri, terkadang demam bisa terjadi saat anak terlalu kelelahan, terpapar cuaca panas berlebih atau saat sedang tumbuh gigi. Agar nggak panik, yuk coba praktikkan 8 pertolongan pertama terhadap anak saat tiba-tiba demam berikut ini~

Catatan: Anak di sini akan lebih banyak merujuk pada anak di atas 1 tahun ya!

1. Langkah pertama saat anak terasa mulai panas dan demam, segera istirahatkan anak dan baringkan. Biarkan dia istirahat total dan batasi aktivitas fisik berlebih anak

Istirahat yang banyak~ via keytokids.com.au

Berikan anak minum air putih hangat atau biasa sebanyak-banyaknya agar anak nggak sampai dehidrasi.

Advertisement

2. Kompres anak dengan air hangat sesegera mungkin. Jangan pakai air dingin apalagi pakai cairan alkohol ya!

Kompres air hangat ya, bukan panas~ via hellosehat.com

Alih-alih mengompres anak dengan air es, usahakan mengompres dan mengelap anak dengan air hangat di area dahi, punggung dan lipatan ketiak. Menurut Dr. Dita Elvina, Koordinator Instalasi Gawat Darurat Brawijaya Children and Hospital dilansir dari laman Kompas, penggunaan air hangat akan menyebabkan terjadinya vasodilatasi, yaitu melebarnya pembuluh darah dan pori-pori kulit, sehingga terjadi penguapan dan panas demam dapat berkurang.

3. Berikan anak minuman yang hangat, misalnya air putih hangat atau sup hangat agar anak bisa berkeringat dan panasnya berkurang

Minum dan makan yang hangat dan berkuah via www.momjunction.com

Jangan memberikan anak air es ya saat sedang demam. Berikan minuman yang hangat agar anak merasa lebih nyaman dan bisa membuat anak berkeringat. Untuk bayi jangan diberikan air putih tapi berikan ASI eksklusif sebanyak mungkin untuk mempercepat pemulihan.

4. Berikan anak baju yang nyaman dan longgar. Jangan tutup anak dan membuatnya malah semakin kepanasan dan tak nyaman

Pakai baju yang nyaman, jangan yang ketat dan tebal via www.livestrong.com

Beda dari kebiasaan zaman dulu yang justru memberikan jaket, kaus kaki sampai selimut tebal berlapis-lapis saat anak sedang demam, lebih baik

Advertisement

5. Jika anak terlihat nggak nyaman dan panas tubuhnya mencapai 38 derajat ke atas, berikan anak obat penurun panas dan pengurang nyeri seperti paracetamol sesuai dosis dan usia anak

Berikan parasetamol dengan dosis dan interval yang tepat! via www.healthline.com

Kalau demam baru sehari, jangan buru-buru kalap dan panik ke UGD, hehe. Berikan obat penurun demam anak yang wajib selalu ada siaga di rumah Ibu-Bapak sekalian.

6. Jika anak menggunakan AC atau kipas angin di kamar, matikan atau turunkan suhu agar anak bisa berkeringat dan mengeluarkan panas dari dalam tubuh

Bobo di tempat dengan sirkulasi udara yang baik via www.doctordoctor.com.au

Nah, ini gunanya agar anak bisa berkeringat dan mengeluarkan panas tubuhnya secara alami.

7. Pijat anak dengan minyak kelapa dan bawang merah. Percaya nggak percaya, terapi alami ini bisa bantu mengurangi panas dan meredakan rasa tak nyaman anak

Pijat dengan bawang merah~ via www.sahabatnestle.co.id

Dengan catatan, kulit anak tidak sangat sensitif dan mudah teriritasi ya.

Cara alami sejak zaman Ibu-Bapak kita dulu ini bisa membantu menurunkan panas demam anak, lo. Ya tentu dibarengi dengan penanganan lain seperti yang sudah disebutkan di poin-poin sebelumnya ya~

8. Jika panas demam tak berkurang sampai lebih dari 2-3 hari, jangan ragu untuk segera membawa anak ke dokter. Terlebih kalau disertai gejala lain misalnya batuk, pilek, muntah, diare atau ruam kemerahan

Jangan ragu bawa anak ke dokter kalau kondisi tak membaik setelah 2-3 hari ya! via www.thebump.com

Nah, kalau panas demam anak tak kunjung berkurang di hari kedua atau ketiga dan malah cenderung naik meningkat, anak sudah lemas, nggak selera makan dan bahkan sampai menggigil, jangan tunda-tunda lagi, langsung saja bawa ke dokter anak. Apalagi ditunggu sampai panas anak mencapai 39-an derajat ke atas karena berpotensi terjadi syok atau kejang pada anak. Amit-amit lah ya~

Menangani anak demam memang terkadang bisa menegangkan, apalagi kalau mengurus anak sendiri. Kurang pengalaman, minim bantuan dan gampang panik memang bisa membuat banyak Ibu bakal bingung dan ujung-ujungnya pusing sendiri. Tetap tenang, percaya pada instingmu sebagai Ibu dan melakukan pertolongan pertama dengan benar akan membantu penanganan anak lebih baik. Ingat, jangan sampai panas tubuh anak terus meningkat tanpa ada penanganan tepat ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE