6 Hal yang Belum Kamu Ketahui Tentang Hamil Bayi Kembar. Di Balik Gemasnya, ini Risikonya

fakta hamil bayi kembar

Siapa yang nggak happy, ngelihatin bayi-bayi kembar yang super lucu dan menggemaskan? Kamu mungkin menganggap punya bayi kembar itu sangat mengasyikan dan seru. Terutama buat para calon orang tua yang sedang mendambakan kehadiran anak kembar, wah, pasti selalu melting deh tiap lihat foto bayi kembar.

Advertisement

Sekilas terlihat seru dan bahagianya berlipat ganda, namun ada banyak hal menantang lo di balik perjalanan hamil dan membesarkan anak kembar. Sebelum merencanakan untuk punya anak kembar, ada baiknya nih kamu simak dulu 6 informasi penting seputar memiliki anak kembar ini seperti dilansir dari laman Alodokter ini. Cek yuk~

1. Memiliki risiko komplikasi lebih tinggi pada kehamilan dan saat melahirkan. Bukan menakut-nakuti, tapi faktanya kehamilan kembar memang butuh penanganan ekstra

Credit: Theworldnews via theworldnews.net

Ada beberapa komplikasi kehamilan yang sangat mungkin dialami ibu yang hamil kembar, seperti diabetes gestasional, preeklampsia, melahirkan lebih awal dari HPL, sampai pendarahan setelah melahirkan. Selain itu, bayi kembar mungkin bakal alami sungsang dan komplikasi lain, sehingga seringkali disarankan melahirkan dengan operasi sesar.

2. Bisa jadi akan mengalami morning sickness berat dibanding kehamilan biasa. Nggak selalu sih, tapi kebanyakan begitu

Credit: Virginiaisfordoulas via www.virginiaisfordoulas.com

Hormon HCG (human chorionic gonadotropin) akan cenderung lebih tinggi saat hamil kembar sehingga ibu hamil mungkin akan mengalami mual yang lebih hebat. Siap-siap ya, di trimester pertama.

Advertisement

3. Hamil bayi kembar dapat meningkatkan risiko mengalami depresi pasca persalinan

Credit: Medscape via www.medscape.com

Punya bayi kembar, bisa jadi bahagianya juga berlipat ganda. Tapi ingat, kerepotan dan pusingnya juga tentu bakal lebih daripada hamil 1 bayi saja. Banyak ibu yang mungkin mengalami stres bahkan depresi karena terlalu lelah pasca melahirkan, jika tak punya support system yang baik.

4. Masa-masa menyusui si kembar akan lebih berat dan menantang. Karena yah, 1 saja kadang dramanya banyak kan?

Credit: The Jakarta Post via www.thejakartapost.com

Kamu harus bisa memanajemen waktu dan pemberian ASI dengan baik, agar kebutuhan si kecil akan ASI bisa tercukupi semua. Untuk ini, kamu membutuhkan dukungan ekstra dari suami atau anggota rumahmu agar kamu bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak kembarmu.

5. Anak kembar cenderung lebih mudah terserang penyakit. Be strong, Mama!

Credit: Momjunction via www.momjunction.com

Kemungkinan kedua bayi kembar saling menjangkiti saat sakit cukup tinggi. Jika satu bayi terinfeksi penyakit tertentu, alangkah baiknya si kembar dipisah dulu sampai benar-benar sehat, pulih seperti biasa. Ini akan membantu memperkecil kemungkinan para bayi kembar saling menjangkiti.

Advertisement

6. Ketahuilah, meski kembar tapi perilaku mereka jelas nggak akan selalu sama

Credit: The Bump via www.thebump.com

Bayi kembar, meski memiliki rupa yang sama dan lahir bersamaan adalah individu yang berbeda. Usahakan untuk selalu bersikap adil dan jangan pernah membanding-bandingkan keduanya, sedari bayi. Kembar nggak selalu berarti sama dalam segala hal kan? Bisa jadi preferensi dan pembawaannya berbeda.

Jadi, sudah siap hamil bayi kembar? Jangan cemas ya, selama dipersiapkan dengan baik dan menjalani anjuran dokter selama kehamilan, serta rajin memeriksakan kandungan, seharusnya nggak ada masalah berarti soal kehamilan bayi kembarmu nanti.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE