Suka Nggak Kepikiran, ini 9 Hal yang Bisa Mama Terapkan Agar Lebih Santai dan Rileks Selama Pandemi

ibu stres selama corona

Menginjak hari kesekian-sekian harus di rumah saja, banyak teman-teman kanan kiri mulai mengeluhkan soal rasa lelah dan kejenuhan yang melanda. Apakah mama yang sedang membaca ini juga sedang merasakan hal yang sama? Tenang, Ma. Kamu nggak sendiri kok dan wajar banget kalau di saat-saat swakarantina begini, semua terasa menjemukan, bahkan membuat hati was-was. Belum lagi karena harus 24/7 di rumah terus, rasa capek jadi berkali lipat karena pekerjaan di rumah jadi seolah kian banyak dan kamu nggak bisa rehat dengan jalan-jalan sejenak.

Advertisement

Sedih, cemas dan lelah itu manusiawi kok. Tapi hati-hati, jangan dibiarkan berlarut-larut ya. Apalagi mama dan papa dituntut untuk tetap produktif dan bisa membawa suasana menyenangkan untuk si kecil di rumah. Agar mama bisa sedikit lebih rileks, ada beberapa cara sederhana yang bisa mama coba. Simak dan terapkan yuk!

1. Curhat jujur sama pasangan soal apa yang sedang mama rasakan saat ini. Berkeluh kesah sampai tuntas sama suami memang tempat paling aman, karena nggak bakal jadi bahan omongan banyak orang~

Credit: sanvello via www.sanvello.com

2. Nggak semua hal di rumah 100% tanggung jawab mama lo. Mandi lebih lama dan menitipkan si kecil ke papa bisa lebih sering dilakukan, biar mama bisa bebas me time di kamar mandi~

Credit: Pexels via www.pexels.com

3. Oke memang benar kita harus selalu makan sehat agar kesehatan tubuh selalu terjaga. Tapi sesekali menikmati makanan favorit untuk membuat hati bahagia seperti makan es krim, cake atau es kopi susu favorit nggak dosa kok. Makan makanan enak dijamin bikin hati lebih enteng!

Credit: Pexels via www.pexels.com

4. Melakukan hal yang mama suka, di sela-sela kesibukan. Nggak semua hal di rumah harus mama kerjakan sampai mengabaikan kesenangan pribadi mama lo. Suka baking? Lakukan~ Suka dandan dan well-dressed? Go ahead! Intinya, kesenangan mama juga tak kalah pentingnya dengan kesenangan anggota keluarga lainnya

Credit: Pexels via www.pexels.com

5. Cucian piring menumpuk, baju yang butuh dilipat segunung, rumah kayak kapal pecah penuh mainan anak… stop, duduk dan tenangkan diri dulu. Kalau memang kamu butuh istirahat, dicuekin dulu nggak apa-apa. Nanti tinggal atur strategi sama suami :p

Credit: Pexels via www.pexels.com

6. Di kondisi seperti ini, mama nggak wajib harus melakukan semua hal baru atau mencapai milestone tertentu secara ambisius. Kita semua dalam kondisi krisis, jadi sedikit santai agar membantumu survive

Credit: Pexels via www.pexels.com

Ingin perut rata selama pandemi? Ingin jago masak macam chef selama WFH? Ingin menguasai 2 bahasa baru selama di rumah saja? Bolehhhh, boleh banget lo Ma. Asal kuncinya satu, yaitu hal-hal itu nggak bikin mama makin stres dan under-pressure 🙂

7. Rendahkan ekspektasi pada orang rumah. Sekarang semuanya serba sensitif banget mungkin di rumah, jadi merendahkan ekspektasi pada diri sendiri, suami dan anak akan membantu mama lebih rileks. Hei, nggak semua hal harus sempurna apalagi di kondisi seperti ini, Ma!

Credit: Pexels via www.pexels.com

Tugas anak segunung, kerjaan kantor menunggu untuk diselesaikan dan suami kayaknya kurang peka sehingga harus diingatkan berkali-kali untuk membantu urusan rumah tangga. Yaa, memang bisa jadi membuat emosi. Tapi mama nggak sendirian dan kalau dipikirkan terus malah bisa jadi penyakit. Turunkan ekspektasi, semua sedang berjuang untuk bertahan sekarang.

Advertisement

8. Berhemat boleh dan memang harus dilakukan. Tapi jika ada bujet lebih, mama boleh kok menyisihkan sedikit dana untuk self-pampering, misalnya membeli produk perawatan wajah atau daster kece untuk di rumah

Credit: Pexels via www.pexels.com

Kalau mama happy, seisi rumah pasti ikut happy deh~

9. Terakhir, sediakan waktu untuk bermeditasi, menonton film favorit atau membaca buku yang sudah lama belum terselesaikan Yuk, kerja sama atur waktu dan bagi tugas sama pasangan!

Credit: Pexels via www.pexels.com

Ada banyak hal sederhana yang kadang luput mama lakukan, karena terlalu cemas memikirkan keadaan. Jika semua sudah terasa sesak, curhat ke pasangan atau sahabat bisa dilakukan lo. Nggak dosa sama sekali merasa resah, sedih, cemas atau bosan selama pandemi ini. Yang penting, mama nggak membiarkannya apalagi memendamnya sendirian. Peluk erat untuk para mama hebat yang sedang berjuang di rumah masing-masing!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE