5 Manfaat Anak Diajari Bercocok Tanam Sejak Dini. Nggak Cuma Seru, tapi Banyak Manfaatnya!

manfaat anak bercocok tanam

Selama pandemi, banyak hobi yang sebelumnya nggak sempat dilakukan mulai dilirik kembali. Dari melukis, merajut sampai berkebun di halaman rumah. Buat mama-mama yang punya balita, hobi berkebun bisa menjadi sarana yang baik nih untuk mengembangkan kemampuan si kecil. Nggak cuma itu, berkebun atau bercocok tanam sejak usia dini akan membantu mengurangi risiko stres pada anak.

Advertisement

Seperti orang dewasa, melakukan aktivitas menanam sayuran, buah atau tanaman hias dapat memberikan dampak positif pada mood anak. Berikut 5 manfaat hebat yang bisa anak dapatkan jika diajak berkebun sejak usia dini.

1. Bercocok tanam atau berkebun memberikan kesempatan pada anak untuk ke luar rumah dan bersenang-senang dengan tanaman dan berjemur di bawah matahari

Mengajak anak berkebun | Credit: Kelly Sikkema from Pexels via unsplash.com

Bermain tanah, bermain air dan berjemur sinar matahari pagi akan memberikan dampak positif pada kesehatan si kecil. Ketimbang meringkuk di rumah terus dan hanya bermain gawai, aktivitas bermain sambil belajar di halaman rumah ini akan meningkatkan kesehatan si kecil, mulai dari meningkatkan sistem imun sampai membantu si kecil tercukupi kebutuhan terpapar sinar matahari dan udara pagi yang sejuk.

2. Berkebun baik untuk perkembangan otot, kemampuan motorik halus dan koordinasi tubuh

Senangnya kalau hasil kebun bisa dipanen | Credit: Paige Cody from Unsplash via unsplash.com

Meraup tanah, menyiram tanaman, menyemai benih sampai memetik buah dan sayuran dapat membantu perkembangan motorik halus si kecil lo, Moms. Ajak si kecil memilih tanaman yang dia ingin tanam, si kecil pasti dengan senang hati mau menanam tanamannya sendiri~

Advertisement

3. Membuat si kecil lebih terkoneksi dengan alam. Hal ini diketahui memiliki efek mendalam untuk kesejahteraan psikologis. Less stress and happier!

Lebih terkoneksi alam | Credit: Anna Earl from Unsplash via unsplash.com

4. Berkebun dapat membuat si kecil lebih cerdas. Mengembangkan rasa ingin tahu dan belajar lebih banyak hal tentang hidup

Bikin lebih cerdas | Credit: Photo by Maggie My Photo Album from Pexels via www.pexels.com

Menurut Dr. Deborah Zlotnik, psikolog dari Children’s National, ketika anak-anak dan remaja berada di luar, mereka bisa melatih semua indra yang mereka miliki. Mengeksplorasi tanaman dan sekitarnya dapat merangsang daya berpikir anak, membuat anak lebih banyak ingin tahu dan belajar banyak hal.

Maureen Healy, penulis The Emotionally Healthy Child dan pakar kesehatan emosi anak-anak di Growing Happy Kids mengungkapkan bahwa anak-anak yang belajar melakukan hal berulang kali seperti aktivitas menyiram taman akan mengembangkan jalur di otak mereka yang mengatakan, ‘saya bisa melakukan ini’ dan akan mendapatkan hasilnya.

5. Terakhir, bercocok tanam atau berkebun dapat membantu memberikan mood yang baik. Si kecil jadi lebih tenang dan bisa mengatur emosi

Advertisement

Seru! | Credit: Photo by Filipe Leme from Pexels via www.pexels.com

Terakhir, aktivitas bercocok tanam atau berkebun dapat membuat anak lebih tenang, bisa mengontrol emosi lebih baik dan mampu menanani stres. Melakukan aktivitas berkebun yang menyenangkan dapat mengalihkan perhatiannya dari hal-hal yang membuatnya stres, sehingga kecil lebih happy dan punya mood yang baik.

Mengajak anak berkebun di halaman depan atau belakang rumah dapat mengembangkan kebiasan baik dan menenangkan untuk mereka. Sudahkah mama dan papa mengajak si kecil berkebun bersama selama pandemi dan di rumah saja? 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE