5 Cara Ampuh Membujuk Anak Mau Belajar Sikat Gigi. Ribet di Awal Nggak Apa-apa~

mengajar anak sikat gigi

Harus saya akui, mengajarkan kebiasaan menyikat gigi secara rutin kepada anak bukanlah perkara mudah. Berdasarkan pengalaman saya sendiri saat mengajarkan rutinitas menyikat gigi pada anak plus mendengar curhat teman-teman sesama ibu lainnya, rata-rata punya keluhan yang sama yaitu anak kerap menolak menyikat gigi dengan benar. Biasanya aktivitas menyikat gigi dilakukan kurang maksimal dan kalau dipaksa, malah berujung tantrum. Duh!

Advertisement

Memasukkan benda asing ke mulut memang bukan hal yang menyenangkan untuk si kecil, terlebih kalau ibu dan ayah kurang membiasakan aktivitas membersihkan mulut sedari bayi.

Biasanya kalau nggak malah jadi muntah, pasti deh sikat giginya ditolak mentah-mentah. Hmm, padahal kan penting menjaga gigi anak tetap bersih sejak dini, agar kelak giginya nggak rusak dan keropos karena kuman bakteri yang berkembang di mulut. Pada akhirnya, ketelatenan sangat membantu proses mengajarkan aktivitas sikat gigi kepada balita. Cara inilah yang saya terapkan dan terbukti berhasil hingga saat ini. Tentu cara-cara ini saya dapatkan dengan riset sendiri dari berbagai sumber. Simak yuk!

1. Kita nggak bisa ujug-ujug menyodorkan benda asing untuk dimasukkan ke mulut si kecil. Sejak lahir, kenalkan dengan aktivitas bersih-bersih gusi dan lidah setiap habis menyusu

Credit: Insider via www.insider.com

Rajin membersihkan mulut si kecil sejak sedini mungkin akan membantu ayah dan ibu mengembangkan kebiasaan baik, yaitu belajar membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di gusi dan lidah agar tak menjadi bau dan berjamur. Kebiasaan membersihkan sisa susu atau ASI yang menempel dengan menggunakan tisu basah khusus gusi atau handuk bersih dengan air hangat akan membantu si kecil nggak kaget-kaget amat dengan aktivitas baru setelah gigi-giginya mulai tumbuh, yaitu sikat gigi.

2. Membujuk anak terkadang nggak semudah membalikan telapak tangan. Ya, kadang butuh sedikit bantuan. Misalnya dari tayangan Youtube Kids yang berisi anak kecil seusianya sedang memberikan tutorial sikat gigi

Terus terang, sulit sekali mengajak anak balita saya pada awalnya untuk mau sikat gigi secara sukarela. Pasti ditolak melulu atau nggak ya sikat giginya seadanya, nggak bersih dan cuma main-main doang. Padahal penting banget sikat gigi dengan benar dan bulu-bulu sikat menjangkau sampai area dalam dengan baik. Salah satu cara ampuh adalah menunjukkan contoh melalui video anak sesuainya memberikan tutorial sikat gigi. Cara ini ternyata cukup membantu mengurangi rasa takut dan tak nyamannya sehingga sedikit-sedikit dia mau ikut mencoba. Video ini salah satu yang paling efektif, hehe.

3. Ajak anak terlibat memilih dan menentukan dia mau pakai sikat gigi yang mana, warna apa sampai mau pakai pasta gigi rasa apa. Memberikannya power untuk memilih membuat si kecil lebih tertarik untuk belajar sikat gigi

Credit: todaysparent via www.todaysparent.com

Saya mendapatkan tips ini dari berbagai sumber bacaan soal parenting di berbagai laman seputar kesehatan anak. Memberikan anak kesempatan untuk memilih akan membuatnya untuk lebih antusias belajar sikat gigi. Saya memberikan 2-3 alternatif sikat lucu (saya ajak dia memilih saat berbelanja) dan mengajak dia memilih rasa pasta gigi yang dia suka. Aktivitas ini membuat dia merasa dilibatkan dalam semua proses dan kita tidak sedang memaksanya melakukan yang kita perintahkan. Iya, kadang ego anak-anak bisa setinggi itu~ Percaya nggak percaya, cara ini ampuh membuat dia lebih bersemangat saat diajak ke kamar mandi untuk sikat gigi.

4. Kenalkan manfaat sikat gigi melalui cara yang dekat dengan anak-anak, misalnya tayangan panggung boneka tentang bahaya mister kuman pada gigi atau membaca buku lucu seputar manfaat sikat gigi

Credit: parental guidance via parental.guidanceguide.com

Selalu berikan sugesti positif tentang kebiasaan sikat gigi. Bisa melalui obrolan di meja makan, belaian lembut dan bisikan di saat dia setengah tertidur sampai bacaan seru dan menyenangkan seputar asyiknya aktivitas sikat gigi dan bahayanya kalau si kecil malas sikat gigi. Namanya juga belajar, ya ‘guru’-nya harus sabar dan telaten saat menerapkan teknik ini.

Advertisement

5. Cara terakhir, ajak anak melihat rutinitas ayah dan ibu membersihkan muka dan menyikat gigi rutin setiap pagi dan sebelum tidur

Credit: healthysmiledental via healthysmiledental.com.au

Alih-alih hanya memberikan perintah, memberikan contoh yang baik adalah cara paling ampuh untuk mengajak anak mengembangkan kebiasaan baik. Ajak si kecil sikat gigi bersama sesudah makan pagi dan sebelum tidur di malam hari. Setelah menyikat giginya, berikan si kecil kesempatan mengeksplorasi sikat gigi dengan menyikat giginya sendiri. Awasi dengan ketat, agar mulut si kecil nggak malah jadi cedera ya, Moms~

Cara-cara yang saya terapkan ini terbukti cukup ampuh menumbuhkan minat anak pada kebiasaan sikat gigi. Tunjukan juga pada si kecil, gambar perbedaan gigi yang rajin dibersihkan dengan yang malas dibersihkan. Katakan padanya, malas menyikat gigi bisa membuat gigi sangat sakit dan malah membuatnya nggak bisa makan makanan kesukaannya dengan nyaman. Ya, memang kebiasaan ini nggak bisa berhasil instan. Jadi harus terus telaten ya, biar gigi anak tetap sehat, kuat, nggak membusuk dan pas besar jadi cantik tanpa harus pasang veneer lagi~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE