Belajar Parenting ala Selebgram Hits, Rachel Vennya. Jadi ini Rahasia Xabiru Bisa Semanis itu~

parenting ala Rachel Vennya

Baru-baru ini, video anak pertama Rachel Vennya yaitu Xabiru mendadak viral di media sosial. Bukan hanya karena kelucuannya seperti yang selama ini kita tahu, namun justru karena sebuah hal positif yang ia ucapkan. Saat diingatkan untuk nggak memukul nenna, panggilan untuk neneknya, ia nggak ngeyel apalagi langsung marah. Alih-alih, ia malah menjawabnya dengan permintaan maaf yang lembut dan manis.

Advertisement

Karena hal tersebut warganet jadi penasaran dengan pola asuh seperti apa yang diterapkan oleh Rachel Vennya pada Xabiru yang oleh anak-anaknya dipanggil Buna itu. Menjawab penasaran tersebut akhirnya Rachel pun angkat bicara. Simak yuk penjelasannya!

1. Berawal dari video ini, warganet memuji kelembutan ucapan Xabiru yang meminta maaf setelah melakukan kesalahan

View this post on Instagram

Playing with Nena 🥰

A post shared by Rachel Al-Hakim (@rachelvennya) on

Video tersebut diambil saat ia sedang bermain dengan neneknya yang ia panggil nenna. Ia memukulkan stick yang dibawa kepada nennanya. Lalu saat diberi tahu alih-alih marah, Biru berhenti dan mengucapkan maafnya sambil berani menatap mata. Dia juga mengangguk sambil berkata “iya” saat sang nenna memberi tahu kesalahan tersebut. Nggak hanya sampai di situ, ia juga mengatakan “sabar” sambil mengelus dada diri sendiri. Hal ini ternyata sudah dibiasakan sebagai bagian pola asuh Rachel Vennya lo.

Advertisement

2. Setelah menyadari bahwa video tersebut viral dan dikagumi warganet, Rachel berbagi sedikit tips pola asuh yang selama ini dilakukannya

Story Rachel/ Credit: Rachel Vennya via www.instagram.com

Dalam story-nya ia mengatakan bahwa orang tua sebaiknya memberikan contoh yang positif karena hal tersebutlah yang nantinya akan ditiru oleh anak-anak. Saat sedang memiliki masalah, orang tua juga sebaiknya nggak perlu mengucapkan hal yang negatif hingga terdengar oleh anak karena dilansir dari Alo Dokter, hal ini dapat membuat anak stres, depresi, hingga cenderung menjadi anak yang nakal. Bahkan suara yang keras walau bayi sedang tidur tetap dapat terekam lo.

2. Kata-kata “tidak” dan “jangan” mungin menjadi kata populer yang dihindari bagi orang tua, termasuk Rachel Vennya

Jangan berkata jangan/ Credit: Rachel Vennya via www.instagram.com

Salah satu pola asuh yang selama ini populer yang juga diterapkan Rachel Vennya adalah menghindari kata yang memiliki makna negatif seperti “tidak” atau “jangan”. Dilansir dari Hello Sehat, sebenarnya menggunakan kata-kata tersebut sebenarnya nggak masalah lo karena justru akan memberikan dampak positif jika dikatakan dengan tegas. Si kecil juga bisa mengetahui batasan perilaku yang akan diterima.

Namun, kata-kata ini bisa juga membangun sifat pemberontak pada anak serta akan membuatnya kebal jika sering diucapkan. Makanya jika ingin menghindari kata-kata tersebut, orang tua bisa memberikan alasan yang jelas seperti dampak yang akan dirasakan anak jika ia ngeyel, jangan lupa juga untuk memberikan solusi saat anak tidak boleh melakukan sesuatu seperti mengganti dari kalimat “Jangan ke jalan!” menjadi “Yuk kita main di rumah saja supaya lebih nyaman”.

Advertisement

4. Rachel juga menjawab curhatan warganet yang mengatakan jika anaknya ikut dengan orang tua yang miliki perbedaan pola asuh dengannya

Menjawab warganet/ Credit: Rachel Vennya via www.instagram.com

Perbedaan generasi yang ada membuat pola asuh yang diterapkan oleh orang tuamu mungkin sudah nggak kompatibel untuk diterapkan di masa sekarang. Sehingga jika kamu menitipkan anak ke mereka mungkin akan ada hal yang membuatmu kurang sreg. Rachel menyarankan untuk memberi tahu dampak yang akan terjadi atas sikap yang dilakukan orang tua. Dilansir dari The Asian Parent, kunci dari pengasuhan beberapa orang ini adalah penyeragaman agar anak nggak bingung, menjaga komunikasi, dan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dengan cara konsultasi serta pembelajaran ekstra tentang pengetahuan sesuai zaman.

Pada intinya, si kecil akan sangat banyak memerhatikan orang-orang di sekitarnya. Ia juga akan menirunya karena belum mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Sehingga apa yang terucap serta perilaku kita akan banyak mencerminkan seperti apa anak ini bersikap nantinya.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE