5 Trik Jitu Menidurkan Bayi yang Susah Tidur dan Sampai Larut Malam Ngajak Main Melulu~

teknik menidurkan bayi

Bayi yang sulit tidur akan menjadi momok yang menakutkan juga bagi orang tua karena itu artinya bukan hanya si kecil yang tetap terjaga tapi begitu juga dengan ayah dan ibunya. Selain itu, jika ia kurang tidur maka akan ada berbagai masalah yang timbul pada sang buah hati. Dilansir dari Mother and Baby, ia cenderung akan menjadi lebih impulsif, hiperaktif atau justru malas saat kurang tidur. Pun di saat pandemi seperti ini, kalau kurang istirahat bisa-bisa tubuh orang tua dan si kecil juga nggak fit dan rentan sakit. Huft~

Advertisement

Mungkin ibu sudah berusaha keras untuk menidurkannya namun belum kunjung berhasil juga membuatnya terlelap atau justru butuh waktu berjam-jam. Tenang, jangan panik dulu karena ternyata ada berbagai cara untuk mengatasi bayi yang susah tidur. Tak perlu cemas lagi, yuk simak teknik menidurkan bayi berikut ini!

1. Mungkin kamu akan lekas mencari cara untuk menenangkan bayimu jika ia menangis tapi tidak dengan teknik Cry It Out (CIO)

Biarkan nangis/ Credit: The Jakarta Post via www.thejakartapost.com

Cara ini dilakukan dengan meredamkan tangisan bayi namun justru dengan membiarkan bayi menangis di ruangannya dan meninggalkannya. Dilansir dari Today’s Parents, seorang psikolog spesialisasi tidur bayi dan anak menyatakan bahwa orang tua bisa membiarkan mereka terbangun sekali atau dua kali dan bisa mengeceknya setelah tengah malam, menenangkannya lagi, lalu meninggalkannya. Walau awalnya mungkin sulit, namun hal ini akan bekerja dengan cukup efektif lo dan banyak dilakukan orang tua di negara barat.

2. Metode yang tak seketika meninggalkan bayimu begitu saja adalah Chair Method yang mana orang tua menggunakan kursi untuk yang satu ini

Metode kursi/ Credit: CWC Howard County via cwchowardcounty.com

Metode ini dilakukan dengan bertahap di mana orang tua menaruh anak di tempat tidurnya, namun orang tua yang bertugas menidurkan tak langsung meninggalkan ruangan tapi duduk di sampingnya. Baru setelah si kecil tertidur, orang tua boleh meninggalkannya dan saat mereka bangun orang tua bisa duduk di kursi tadi sampai bayi tertidur kembali. Setiap malamnya, kursi tersebut harus dipindah semakin jauh hingga meninggalkan ruangan.

Advertisement

3. Tanpa perlu memberikan banyak bantuan untuk menidurkan si kecil, metode Pick Up, Put Down, and Shush Pat bisa diterapkan

Dipuk-puk/ Credit: Stocksy via www.stocksy.com

Metode ini biasanya dipakai untuk menidurkan bayi yang berusia kurang dari 7 bulan. Caranya adalah dengan berdiri di dekat tempat tidur bayi dan mendiamkan lalu menepuk perutnya atau menekan untuk menenangkan dan membuatnya aman. Cara lain adalah dengan membiarkannya rewel sejenak tapi jika semakin parah maka kamu bisa mengambilnya dan menenangkan tapi taruh lagi sebelum ia tertidur.

4. Kamu tak perlu meninggalkan metode menidurkan bayimu secara langsung, namun kamu bisa menghilangkan kebiasaan ini secara bertahap

Boleh ditemani/ Credit: Sound Health and Lasting Wealth via www.soundhealthandlastingwealth.com

Apapun metode yang kamu gunakan saat ini untuk menidurkan anakmu, kamu tetap bisa menggunakannya dengan metode Bedtime Routine Fading namun mengurangi sampai suatu hari kamu bisa meninggalkan sepenuhnya. Teknik ini mungkin cukup baik untuk mengurangi tangisan si kecil namun ternyata banyak orang tua yang mengatakan bahwa susah untuk melakukannya dengan terus-terusan.

5. Bedtime Hour Fading juga bisa diterapkan untuk si kecil dengan menyesuaikan jam tidur menjadi lebih awal

Advertisement

Ganti jadwal/ Credit: Babyology via babyology.com.au

Kamu bisa menaruh si kecil pada waktu biasanya ia tertidur, beberapa malam setelahnya kamu bisa menaruh dengan jam yang lebih awal. Contohnya jika biasanya ia tertidur pukul 19.30 lalu ia akan menangis selama 20 menit sampai benar-benar tidur pukul 20.00. Jam 20.00 itulah sebenarnya jam tidur bayi yang sesungguhnya. Beberapa malam setelahnya kamu bisa menidurkan dalam waktu 15 menit lebih awal hingga kebiasaannya berubah jadi tidur lebih cepat.

Menerapkan jam tidur tersebut mungkin sulit pada awalnya, namun seiring berjalannya waktu dan dilakukan dengan konsisten maka hasilnya akan bagus untuk si kecil. Jika sudah menerapkannya berhari-hari dan bayimu ternyata tak mengalami perubahan maka ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter. Semangat ya,Moms!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE