Ladies, kamu pasti hafal betul kalau 5-7 hari setiap bulan kamu bakal kedatangan “tamu istmewa”, yang mungkin membuat hari-harimu agak berbeda dari biasanya. Mulai dari badan yang tiba-tiba pegal, nyeri perut hingga nafsu makan yang meningkat drastis. Tak lupa, sederet larangan yang kadang membuat hidupmu tak sebebas biasanya. Begitulah, masa-masa haid memang menjadi masalah yang lumayan rumit dan mungkin hanya diketahui dan dirasakan kaum hawa.

Menurut cerita, waktu haid banyak larangan yang musti kamu taati. Mulai dari nggak boleh minum es, berenang, dan yang lebih ekstrim lagi nggak boleh tidur siang. Konon jika dilanggar bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti sakit kepala bahkan kanker rahim. Ngeri ya? Buat kalian para ladies, sebenarnya banyak lho dari larangan-larangan tersebut beberapa di antaranya hanya mitos. Apa saja ya?

1. Haid bukan berarti kamu harus nggak boleh keramas

Keramas waktu haid via https://plus.google.com

Kecuali kamu betah nahan gatal-gatal ketombe selama seminggu. Banyak yang bilang, saat haid pori-pori kepala terbuka cukup lebar. Jika memaksa keramas, konon efeknya bisa sakit kepala. Faktanya, sampai sekarang tidak ada tuh penelitian yang membenarkan larangan ini. Intinya sah-sah saja kalau mau keramas. Nggak lucu juga kan kalau kamu nahan keramas seminggu penuh. Udah gatal, bau, ketombe bejibun lagi. Sebaliknya, justru selama haid kamu wajib menjaga kebersihan. Jadi, keramas malah salah satu cara yang harus kamu lakukan agar tetap bersih. Nah, meskipun sedang haid kalau rambut kamu bersih dan wangi tentu kamu merasa lebih nyaman dan percaya diri.

2. Haid kamu tetap lancar kok, meskipun kamu banyak minum es

Haid boleh minum es via https://id.wordpress.com

Tidak ada tuh darah haid membeku atau dinding rahim mengeras. Banyak juga lho yang bilang darah haid terhambat gara-gara minum es. Bahkan, yang paling ekstrim ada yang bilang minum es bisa bikin darah haid membeku dan dinding rahim mengeras. Pernyataan ini ternyata juga nggak ada pembuktian ilmiahnya. Kalau kamu mau tahu, proses haid ditentukan oleh hormon yang namanya hormon estrogen dan hormon progesterone. Intinya, jika haid kamu tidak lancar penyebabnya bisa bermacam-macam. Bisa saja fisik yang lelah, stres, atau ada indikasi penyakit tertentu. 

Ada lagi yang menyarankan minum soda untuk mempercepat proses haid. Jangan percaya deh. Minum soda nggak ada hubungannya dengan proses haid. Larangan minum soda berlebihan, karena soda bisa mengacaukan keseimbangan nutrisi. Jadi yang benar, kalau nutrisi kamu tidak seimbang, otomatis siklus haid kamu juga bermasalah. Eh, sedikit ada hubungannya juga ya?

3. Berenang nggak bakalan bikin kamu mandul

Advertisement

Renang waktu mens via https://www.tumblr.com

Orang ogah berenang saat haid karena memang kurang nyaman, bukan takut kenapa-napa. Waktu lagi ‘dapet’ , sebaiknya kamu memang tidak berenang dulu. Mungkin para ladies di sini juga enggan berenang waktu haid kan? Malas berenang bukan berarti percaya kalau berenang saat haid bisa menyebabkan kemandulan. Alasannya memang lebih ke faktor kenyamanan aja. Jadi saat haid rasanya memang kurang nyaman kalau harus berenang. Masuk akal juga sih, mungkin waktu nyemplung di air ada perasaan was-was karena kamu pakai pembalut. Tapi kalau kamu pede dan nyaman dengan pembalut yang kamu pakai, nggak ada salahnya kalau kamu pengen berenang. Apalagi kolam renang pribadi, ya nggak?

4. Menjelang haid, nafsu makan biasanya meningkat drastis

Nafsu makan saat haid via https://www.obatkandungan.com

Jangan nangis ya kalau tiba-tiba pipi kamu jadi tembem. Mungkin kamu sering merasa pengen makan ini itu menjelang maupun selama haid. Nah, kalau yang ini benar-benar fakta, sebab dari beberapa penelitian menyebutkan bahwa menjelang haid, wanita mengonsumsi rata-rata 110-500 kalori. Lagi-lagi, hal ini disebabkan oleh perubahan hormon. Jadi, jika kamu tidak ingin punya badan melar atau pipi tembem, kamu kudu pintar mengontrol nafsu makanmu. Kecuali kalau kamu dalam program meningkatkan berat badan.

5. Darah kotor yang mesti dibuang

Pembuangan darah kotor via http://www.wikihow.com

Darah haid yang kamu keluarkan itu adalah darah kotor yang memang harus dibuang. Jadi, haid bukan penyebab kamu lemas berhari-hari. Kalau dipikir-pikir, waktu kamu merasa lemas mungkin itu karena kekurangan darah. Masuk akal sih karena memang haid merupakan proses membuang darah. Tapi sebenarnya, itu sama sekali tidak ada hubungannya. Alasannya, karena darah haid yang kamu buang itu adalah darah kotor. Artinya sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Alasan yang kedua, darah haid yang keluar rata-rata per hari hanya 35 ml. Sekitar 3-6 sendok makan lah ya. Seharusnya ini tidak membuatmu lemas karena tubuh udah mengganti dengan darah baru. Jadi, kalau kamu sering lemas waktu haid mungkin disebabkan faktor lain di luar proses haid. 

6. Kamu sering merasakan nyeri selama haid? Mungkin karena kamu tidak suka minum susu

Bukan rahasia lagi kalau nyeri haid itu menyiksa banget. Bahkan mungkin yang level parah membuat perut seperti kram dan susah bergerak. Pokoknya nyeri haid bikin malas ngapa-ngapain. Yang harus kamu tahu, level nyeri haid pada wanita biasanya tidak sama. Ada yang merasakan nyeri hebat bahkan sampai mau pingsan, sebaliknya justru ada juga yang tidak merasakan nyeri sama sekali.

Nyeri haid, selama itu masih tahap wajar mungkin tidak ada yang perlu dicemaskan. Namun jika nyeri haid sudah tidak wajar, bahkan masih terasa hingga haid berakhir maka kamu harus waspada. Untuk mengurangi nyeri haid, mulai sekarang biasakan mengonsumsi susu sehat ya. Menurut penelitian, susu sehat mengandung kalsium dan magnesium yang mampu meredakan nyeri. Ini fakta lho ladies.

7. Mendadak berubah jadi sensitif dan suka bad mood adalah fakta. Banyak kok faktor penyebabnya.

Bad mood sewaktu menstruasi via http://i.dailymail.co.uk

Selama ini, mungkin kamu bingung apakah PMS itu benar ada atau cuma sugesti yang dibesar-besarkan. Faktanya, PMS itu benar-benar ada, ladies. Kondisi pra-menstruasi atau PMS yang memicu perubahan mood ini terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Intinya, hormon tersebut tidak hanya memengaruhi perubahan fisik, tapi juga psikologis kamu. Bukan itu saja, haid juga membuat kamu merasa nggak nyaman karena tiba-tiba sakit punggung, nyeri perut, jerawatan, dan masih banyak lagi. Nah, kalau sudah sakit nggak karuan ngumpul jadi satu, ditambah pacar kamu nyari gara-gara, lengkap sudah alasan kamu untuk marah-marah. Benjol-benjol deh itu kepala pacar.

8. Berhubungan seksual saat haid tidak menyebabkan kehamilan. Masa sih?

Berhubungan seksual via http://netdoctor.cdnds.net

Banyak yang meyakini jika berhubungan seksual saat haid tidak membuat kamu hamil. Itu salah besar, ladies. Kamu inget-inget ya, masa subur perempuan erat kaitannya dengan pelepasan sel telur dari tempatnya, yaitu ovarium. Dan itu bisa saja terjadi di masa-masa haid kamu. Ironisnya, sewaktu haid, gairah seks perempuan cenderung meningkat. Mengapa bisa begitu? Karena saat haid, hormon progesterone berada di level rendah. Yang harus kamu tahu, hormon progesterone ini tugasnya menekan hasrat seksual. Nah, terlepas berhubungan seksual waktu haid bisa menyebabkan kamu hamil, berhubungan seksual saat haid juga nggak dianjurkan karena alasan kebersihan.

Nah, sudah tahu kan fakta dan mitos seputar haid yang kamu alami setiap bulannya? Jadi, jangan langsung manggut-manggut kalau ada yang menyuruh atau melarang kamu melakukan ini itu. Cari tahu dulu kebenarannya ya, ladies.