Sudah jadi mahasiswa tingkat akhir, lalu kamu merasa salah mengambil jurusan?
Bukankah itu merupakan suatu pertanyaan yang “terlambat” untuk disadari? Jangan khawatir jika kamu merasa apa yang kamu jalani saat ini tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Dalam kasus seperti itu biasanya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab utama, kalau bukan karena kemauan kedua orang tua, bisa disebabkan karena pada awalnya kamu merasa bingung dan asal pilih jurusan kuliah.

Berbicara mengenai kuliah bukan lagi suatu hal yang dianggap main-main seperti masa-masa sekolah. Sebab kuliah merupakan tempat kita ditempa sesuai dengan bidang yang nantinya akan kita geluti di dunia kerja. Lalu, bagaimana jika pada akhirnya kamu sudah menjadi ‘mahasiswa tingkat akhir’ merasa salah mengambil jurusan? Jangan terlalu naif saat mendapati hal tersebut, terpenting kamu bisa melakukan beberapa hal berikut.

 

1. Wajar jika kamu merasa salah mengambil keputusan, tapi kamu nggak boleh men-judge diri sepenuhnya salah!

Kesalahan hal yang wajar

Kesalahan hal yang wajar via http://www.leodeffrin.blogspot.com

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk salah dalam mengambil suatu keputusan. Biarkan saja seperti itu adanya, kamu dahulu memang melakukan suatu kesalahan dalam mengambil keputusan tapi bukan berarti kamu selalu menilai bahwa apa yang kamu jalani saat ini sepenuhnya salah. Jangan sampai karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

2. Setidaknya kamu tidak berdiam diri, kembangkan bakat dan minatmu untuk berkreasi

Bakat dan minat

Bakat dan minat via http://www.kidnesia.com

Tak ada rotan, akar pun jadi. Tidak masalah jika saat ini kamu berada dalam zona yang menurutmu kurang tepat, satu hal penting yang harus kamu lakukan adalah kamu bisa menyiasati hal tersebut dengan sesuatu yang positif, misalnya diluar kegiatan tersebut kamu menjalani hobi yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Syukur-syukur jika hobi tersebut bisa menjadi ladang usaha sampingan yang kamu teruskan dikemudian hari jika kamu lulus kuliah.

3. Tetap tanamkan jiwa kompetitif, sebab hidup adalah tentang tantangan yang harus berakhir dengan ketenangan dan kemenangan

Dimana pun dan apapun bidang yang kamu jalani saat ini, usahakan selalu ada semangat untuk menjadi yang terbaik. Hadirkan sedikit demi sedikit jiwamu pada bidang yang kamu anggap salah saat ini, lama-kelamaan kamu akan menemui titik temu jiwa yang dulunya enggan menerima kini berangsur-angsur memahami. Semua hanya butuh waktu dan proses.

4. Alihkan duniamu untuk melakukan hal-hal yang positif misalnya dengan berorganisasi dan kamu pun secara perlahan akan memaafkan dirimu sendiri

Dalam menjalani hidup kamu tidak melulu ‘stagnan’ di tempat, bukan? Kamu harus bangkit! Kamu harus bisa memaafkan diri sendiri atas kesalahan masa lalumu salah ambil jurusan. Semua sudah terlanjur, nasi sudah menjadi bubur. Satu-satunya jalan adalah menerima hidup dengan sikap legowo. Kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi esok hari, siapa tahu kamu malah akan lebih sukses dibidang yang kamu jalani saat ini tentunya dengan bekal softskill yang kamu dapatkan di masa kuliah misalnya dengan berorganisasi. Jadi, manfaatkanlah organisasi setidaknya yang sesuai dengan jiwamu.

5. Percayalah, Tuhan lebih mengetahui apa yang kamu butuhkan ketimbang apa yang kamu inginkan

Just believe and pray!

Just believe and pray! via http://www.adefahrizal24.wordpress.com

Jangan pernah merasa hidup berakhir hanya karena kamu tidak bisa melakukan apa yang kamu inginkan. Jauh dari itu, keinginan hanya sebatas hasrat yang bisa muncul sesaat dalam beberapa waktu. Coba deh kamu pikir ulang, belum tentu jurusan yang kamu jalani saat ini ‘lebih buruk’ dari jurusan kuliah yang kamu inginkan. Jalani saja dengan tulus, sebab ketulusan pasti akan menemui jalannya.