Gangguan sakit ulu hati dan sesak nafas biasanya ditimbulkan oleh penyakit maag yang dalam bahasa medis disebut dengan gastritis. Gastritis merupakan kondisi lapisan lambung yang sedang mengalami peradangan, iritasi atau pengikisan.

Selain disebabkan oleh penyakit maag, sakit ulu dan sesak nafas juga dipengaruhi oleh meningkatnya kadar asam lambung. Kesulitan bernafas atau sesak nafas merupakan suatu gejala yang sangat menyeramkan dari refluks asam dan termasuk kondisi kronis yang disebut dengan gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD dapat disangkut-pautkan dengan kesulitan bernafas seperti bronkospasme atau penyempitan dinding bronkial. Gangguan sesak nafas tersebut bisa mengakibatkan timbulnya komplikasi pernapasan yang mengancam jiwa.

GERD atau penyakit asam lambung merupakan salah satu kondisi asam lambung naik ke dada atau ke kerongkongan. Kenaikan asam lambung tersebut dipicu oleh tingginya kadar asam lambung yang bisa disebabkan oleh banyak hal seperti gaya hidup yang tidak sehat, mengonsumsi obat-obatan, berat badan yang cepat naik, kehamilan dan kondisi medis tertentu. Selain nyeri ulu hati dan sesak napas, asam lambung juga dapat menimbulkan gejala sebagai berikut, yiatu kesulitan menelan, muncul rasa asam dan pahit pada mulut, mual dan muntah, batuk kering tanpa henti terutama pada malam hari, sakit dada, jumlah air liur meningkat secara tiba-tiba, gigi rusak, saat menelan terasa ada benjolan di kerongkongan, tenggorokan sakit, suara parau, sering bersendawa, perut kembung, dan kehilangan nafsu makan.

Sesak nafas yang muncul disebabkan oleh penyakit asam lambung yang sudah parah dapat terjadi dikarenakan asam lambung menjalar ke kerongkongan sehingga saluran tenggorokan menyempit. Pada saat asam lambung sudah menyebar ke saluran udara, paru-paru dan pita suara sehingga menyebabkan pembengkakan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan reaksi asma atipikal.

Kerusakan saluran pernafasan tersebut dapat mempengaruhi pernapasan sehingga penderitanya akan mengalami batuk yang tiada hentinya. Tidak hanya itu, isi lambung yang bersentuhan dengan unsur esofagus atau masuk ke paru-paru melalui inhalasi juga dapat menyebabkan gangguan pada pernafasan.

Advertisement

Gejala yang ditimbulkan oleh asam lambung memang sangat mengganggu dan membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Maka dari itu, untuk mengurangi keluhan yang ditimbulkan asam lambung, anda bisa mencoba melakukan beberapa hal berikut ini, yaitu memperbanyak minum air putih, makan lebih sering dalam porsi kecil, usahakan hindari berbaring setelah makan, berat badan tetap terjaga, hindari makanan penyebab asam lambung naik seperti tomat, makanan asam dan pedas, kopi, cokelat, alkohol serta makanan berlemak, hentikan merokok, tidur dengan bantal agak tinggi atau bantal yang ditumpuk untuk mencegah asam lambung naik ketika sedang berbaring, konsumsi obat asam lambung di apotik untuk meredakan nyeri ulu hati.

Jika anda sudah melakukan semua cara di atas namun keluhan tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau mengkonsumsi obat tradisional nyeri ulu hati dan sesak nafas.