Mereka mengejekku kuper, bahkan hampir menganggapku tak memiliki perasaan kepada seorang pria, Ya Tuhan, sebegitukah pentingnya mengurusi orang lain? Bukan karena aku terlalu sok suci ataupun fanatik pada mereka, bukan. Aku hanya sedang berusaha, mencoba menjaga apa yang kubisa untuk calon imamku di sana.

Ia yang mungkin sedang memperbaiki diri dan sedang berkutat dalam aktivitasnya. Aku hanya bisa menanti, mengajukan proposal kepada sang Ilahi, agar Ia menjaga calon imamku di sana, di tempat yang aku sendiripun tak bisa menebaknya.

Aku hanya ingin mengukir sejarah, tentang usaha dan suguhan yang akan kuberikan pada calon kekasih halalku nanti, aku ingin ia bangga dan bahagia atas usaha yang sedang aku bangun sejak saat ini. Agar ia menjadi seutuhnya orang yang memilkiku dan mampu meraih segenap cinta yang akan kuluapkan.

Tentu semua itu tidak lepas dari ikhtiar dan do'a yang senantiasa kulantunkan di setiap desir ingatan tentang jodoh dariNya.

Semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita semua.