Bagian tersulit dari mencintai adalah melupakan dan melepaskan. Mencintai seseorang yang jauh dan sudah tak pernah lagi terlihat oleh mata namun masih terasa oleh hati adalah suatu hal yang terkadang membuat rindu yang hadir semakin menyiksa. Sekarang seberapa kuat aku mencoba melupakan mu, maka sekuat itu juga rasa sakit yang aku rasakan, bahkan melihat tulisan dan fotomu membuat seolah aku membiarkan sakit itu mengusik hari-hariku.

Melepaskan kamu bersama pilihanmu terkadang adalah suatu hal yang sebenarnya mustahil aku lakukan, tapi tetap aku lakukan karena jarak dan waktu yang sudah sangat lama memisahkan aku dan dirimu. Terkadang aku tidak tahu kenapa rasa cinta ini begitu besar dan semakin bertambahnya tahun dan bertambahnya jarak antara aku dan diri mu justru semakin bertambah pula perasaan ingin bersama.

Terkadang juga aku merasa menjadi orang bodoh yang hanya bisa merindukan mu dari kejauhan, men-stalk kamu dan berakhir dengan remove dan blockir akun aku, tapi aku yakin jika waktu mempertemukan kembali kita, mungkin aku justru tak akan mempedulikan kehadiranmu kembali. Terkadang juga kita tidak akan sadar akan adanya perasaan yang tulus jika yang diinginkan selalu terlihat, namun jika yang terlihat dipisahkan jarak dan waktu menjadi tak terlihat oleh mata, maka hatilah yang menjawab bahwa kamu membutuhkan dia.

Bermula dari cinta masa sekolah, perasaan itu bertahan sampai sekarang, sampai aku dan kamu dewasa. Saling mencintai sejak remaja, namun hanya bisa diam dan diam, diam ku yang tak pernah mengakui perasaanku, dan diam mu yang membiarkan aku terus membohongi perasaanku dan salah paham, hingga membuat kita terpisah karena kehadiran seseorang yang mencintai kamu.

Ketika aku melihat dan membaca suatu hal yang berasal dari orang yang mencintai kamu, aku berkata cintai dia dengan baik, walaupun sebenarnya perasaanku sungguh tidak baik-baik saja. Tapi semuanya akan kembali membaik jika aku melihat kamu bisa bahagia bersama dia, pilihanmu yang sekarang. Kamu dan dia sudah bersama sejak aku meninggalkan mu di provinsi dimana aku dan kamu tumbuh menjadi dewasa, walaupun kamu selalu tak pernah mengakui kekasih mu saat berkomunikasi dengan aku, tapi aku yakin rasa kasihan yang dulu kamu rasakan pada wanita tersebut sekarang telah berubah menjadi cinta, jika perasaan itu tidak lebih besar dari rasa cinta kamu pada orang yang kamu cintai di masa lalu, itu wajar karena orang yang kamu cintai di masa lalu mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya saat jarak sudah memisahkan, kamu hanya menunggu waktu untuk menyelesaikannya.

Advertisement

Terkadang cerita aku dan diri mu jika dipikirkan sepertinya lebih rumit daripada cerita cinta di Film AADC 2, kita saling mencintai, kita saling membutuhkan, kita saling memperbaiki diri, kita sama-sama terpisah jarak, bedanya kamu bisa bertahan pada orang yang mencintai kamu hanya karena kamu menganggap aku tak pernah menganggap perasaan mu, sedangkan aku memilih sendiri dengan semua perasaan akan dirimu yang membuat aku secara tak sengaja bisa menghukum diri ku sendiri saat aku tak kuasa menahan rindu akan dirimu, dan juga membuat perasaan ku pada lawan jenis lainnya mulai hilang secara perlahan.

Mencintai kamu membuat aku menyadari suatu rangkaian kata bahwa cinta tak harus memiliki adalah benar adanya. Ketika kita mencintai maka kita akan sama – sama berusaha untuk saling memiliki, namun apalah artinya usaha untuk saling memiliki jika orang yang kita cintai sudah ada seseorang yang sepertinya lebih mencintai dirinya. Jika kita tetap memaksakan untuk saling memiliki, hal itu sama saja kita membiarkan ada orang lain yang terluka dibalik kebahagian kita. Jangan paksakan sesuatu yang sudah tidak menjadi milik kita kembali, walaupun jodoh belum tahu kabarnya, tapi jodoh berasal dari keinginan kamu mempertahankannya.

Aku pernah sangat marah ketika aku mengetahui kamu membohongi aku dengan mengatakan bila kau sudah tidak bersama kekasih yang sebenarnya sudah lebih dari ½ windu berkomitmen sebagai pacar dengan mu, hanya untuk membantu aku memaafkan masa lalu ku bersama kedua orang tua ku. Tapi kemudian aku sadar, jika kau tak melakukan hal tersebut, mungkin saja aku tidak akan mau menerima kehadiran mu kembali. Terima kasih telah membantu aku memaafkan masa lalu ku, tapi kamu harus mengetahui suatu hal kamu memang telah membantu aku memaafkan masa lalu ku, namun secara tak sengaja kamu membuka kembali perasaan yang sudah terkunci dengan kehadiran mu kembali. Ketika aku mengetahuinya, kemudian juga memilih menjauh, bukan berarti aku membencimu, aku hanya enggak ingin orang yang kamu cintai akan tahu dan terluka.

Aku ikhlas melepaskan dan melupakanmu, jika perasaan akan diri ku masih tersimpan pada dirimu dan jika kau ingin melihat aku bahagia, maka jika suatu nanti kamu sudah siap, halalkanlah dia yang telah menemanimu saat kau ku tinggalkan. Semoga berbahagia bersama pilihanmu. Aku disini baik-baik saja tanpamu.