Wahai Muslimah!

Kau cantik dan elok, takkan pernah luput dari pandangan. Bibir merahmu membuat kami terpikat, begitu juga paras mu yang sangat secret. Kami tak bisa menyalahkan siapapun, tapi, marilah kita saling membantu menuju surga. Kita semua yakin, pacaran bukanlah jalan terbaik menuju ridho ilahi, malah akan menjerumuskan kita kedalam panasnya neraka. Maka dari itu, perpanjang jarak diantara kita, apabila belum terikat secara halal. Jangan pernah takut dijauhi oleh orang karena pakaianmu, yakinlah Allah bersamamu. Di era yang serba modern ini, jangan biarkan keislamanmu sebatas sholat saja, pelajarilah seluruhnya.

Wahai Muslimah!

Ketahuilah, kelak yang baik tak senang melihatmu berpakaian minim, so, tutuplah auratmu seluruhnya. Lelaki yang baik hanya untuk Wanita yang baik, jauhi pacaran dan mulai perbaiki diri masing-masing. Biarkan waktu yang berbicara dan mengatur semuanya, yang terpenting, perkuatlah keimananmu. Jangan biarkan pakaian syar'i mu membatasi gerakanmu, tunjukan pada masyarakat bahwa kau bisa. Cinta tidak dibuktikan dengan cokelat, tapi dengan kiblat. Bukan juga dengan kemesraan, tapi dengan kesopanan. Berterima kasihlah kepada Alah karena telah menjagamu.

Wahai Muslimah!

Advertisement

Kami sangat mencintai kalian, maka dari itu kami menjauhimu, mari bersama-sama menuju surga abadi. Tolong bantu kami menjaga pandangan kami, tutuplah auratmu! Belum saatnya kita berhubungan, dan yakin waktunya akan tiba, hal itu sudah menjadi renacana Allah. Kalaulah Jomblo adalah jalan pintas terbaik, lakukanlah !, mari bersama-sama mengintrospeksi diri. Tertutupnya auratmu adalah tanda akan cintamu pada dirimu dan juga sekelilingmu, terkhususkan Allah. Bagaimana bisa kau mencintai seseorang sedangkan kau tak bisa mencintai dirimu. Jaga dirimu, jaga parasmu, yakinlah kau itu sangat special.

Dari: wakil kaum Adam.