Banyak hal yang dapat kita lakukan selagi masih muda. Tentu hal yang kita lakukan adalah hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Memang benar bahwa orang lain itu adalah masyarakat, tidak harus kerabat atau teman terdekat bahkan pedagang makanan atau penggerak komunitas dimana mereka mau berbagi pengalaman dan kisah hidupnya yang ternyata penuh cerita dan perjuangan. Atas perjuangan hidup mereka yang penuh liku, dan karena apa yang mereka perjuangkan juga bukan untuk pribadi mereka sendiri, bahkan mereka juga berjuang demi orang lain. maka tak heran bahwa orang-orang tersebut patut mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama kaum anak anak muda. sebagai wujud dari apresiasi kita terhadap sosok pejuang dan sosok inspiratif yang menggerakan hati kita, maka dibuatlah sebuah acara bertajuk kado pahlawan.

Sederhana saja, untuk memberikan gambaran tentang acara kado pahlawan, saya memberikan contoh acara kado pahlawan yang di selenggarakan di kota Solo, karena saya berasal dari Solo. Bersama teman-teman Hipwee Comunity Solo, saya melakukan pencarian terhadap sosok yang kami rasa memiliki perjuangan penuh dan membuat kita berempati dan tergerak melakukan aksi nyata yang bermanfaat. Kita terus melakukan survei untuk memperoleh keakuratan data sampai pada akhirnya kita mendapatkan sosok inspratif tersebut. Lalu untuk acaranya, kita persiapkan sampai matang, dan publikasi terus kita gencarkan.

Hingga sampai pada waktunya, Hipwee Comunity Solo sukses menyelenggarakan acara Kado Pahlawan. Acara kado Pahlawan ini, merupakan acara pertama kali juga terhitung sebagai pengenalan (launching Hipwee Comunity Solo) terhadap masyarakat Solo. Lewat acara kado pahlawan ini, Hipwee berusaha untuk mewujudkan impian dari sosok inspiratif tersebut. Dalam hal ini, Hipwee Comunity Solo bekerja sama dengan Kitabisa.com sebagai media crowdfunding, Griya Schizofren sebagai Partner dan Playground sebagai penyedia tempat.

Sosok yang terpilih sebagai kandidat di acara Kado Pahlawan Hipwee Comunity Solo adalah Mbak Hayu. Beliau mempunyai pengalaman yang unik, dan karena kami mempunyai prinsip salah satunya yakni not just mental, maka kami ingin menghilangkan stigma dari masyarakat, bahwa orang Schizofrenia mempunyai kelebihan, mereka patut di apresiasi dan mereka punya mimpi yang patut untuk di wujudkan.

Acara Kado Pahlawan di selenggarakan pada pukul 18.30 di daerah Kota barat, Manahan atau lebih tepatnya di Playground. Acara pertama di awali dengan pembukaan, di iringi oleh akustik dari Griya Schizofren. Kemudian acara kedua yakni sambutan oleh Mas Rudi selaku ketua panitia acara kado pahlawan, dan ketiga adalah acara inti berupa bincang- bincang inspiratif yakni pengenalan sosok inspiratif yang terpilih di event kado pahlawan ini (Mbak Hayu). Beliau adalah sosok inspiratif Solo yang telah terpilih. Dan di lanjutkan oleh sesi sharing bersama mbak Hayu, untuk mengenal lebih dekat tentang sosok mbak Hayu.

Advertisement

Berikut cuplikan apa yang di ceritakan oleh mbak hayu berdasarkan hal yang ia alami : “Hallo nama saya Hayu Nur Tri Insani, biasa di panggil Hayu. Dan saya adalah salah satu pahlawan yang terpilih. Saya adalah penderita schizofrenia, sebuah nama dari gangguan jiwa. Saya selama 14 tahun menderita penyakit ini, tetapi saya tidak menyerah. Setiap hari saya merawat kedua anak saya. Saya aktif di sebuah komunitas dengan orang-orang yang punya gangguan jiwa, dan saya ingin memberikan kontribusi kepada mereka. Saya ingin menulis sebuah buku. Melalui buku ini, saya ingin orang-orang untuk peduli terhadap orang yang mempunyai gangguan jiwa. Membantu teman-teman para schizofrenia, agar mreka mempunyai kehidupan yang lebih baik, masa depan yang lebih baik. Jangan cibirkan mereka, memanusiakan mereka. Jangan di pinggirkan”.

Dari apa yang beliau sampaikan,kita sendiri bisa menilai bahwa beliau adalah sosok yang peduli, kuat, dan sangat sabar. Setelah acara sharing bersama mbak Hayu usai, maka di lanjutkan oleh sesi pemberian kado pahlawan.  Acara ini di pandu oleh Mas Gilar dan Kak Tria selaku kerabat terdekat mbak Hayu yg telah mendelegasikan mbak Hayu sebagai sosok pahlawan inspiratif dalam acara kado pahlawan ini.

Acara selanjutnya adalah sesi sharing antar komunitas, dalam hal ini komunitas yang datang saling memperkenalkan diri,  dalam sesi ini di pandu oleh mbak Jannet selaku leader dari Hipwee Somunity Solo. Di penghujung acara di isi dengan bernyanyi bersama tamu undangan , yang diiringi oleh accoustik Griya Schizofren melakukan foto bersama dengan Mbak Hayu maupun antar komunitas yang datang.

Melalui acara Kado Pahlawan, diharapkan masyarakat dapat mengapresiasiakan bahwa sosok pahlawan dapat kita temui dimana saja, sosok tersebut tidaklah harus selalu berjuang di medan perang. Seperti mbak Hayu, yang punya berbagai kisah dan pengalaman. Lewat kisah maupun pengalaman Mbak Hayu, kita bisa belajar bagaimana kita harus tegar untuk menjalani kerasnya kehidupan. Bagi Mbak Hayu, melalui acara Kado Pahlawan, beliau dapat mewujudkan impiannya , salah satunya yakni laptop sebagai sarana agar ia dapat menulis kisah bagi anak-anaknya maupun orang lain.