Yup, begitulah cinta. Kadang terasa manis, tak jarang pula ia berasa begitu pahit. Terkadang dia membuat kita bahagia, tapi tak jarang pula ia membuat kita menangis. Tapi lucunya, entah kenapa aku tetap mau mencoba merasakannya kembali. Mencoba merasakan masa depan cinta itu sendiri.

Kau memang pernah mengkhianatiku dan tentunya juga mengkhianati cinta ini. Cuma biarlah saja itu terjadi dan berlalu. Biarkan kita mencobanya dan memulainya dari awal lagi.

Begitu banyak pertanyaan-pertanyaan dalam diriku yang belum terjawab. Pertanyaan tentang kenapa, apa, dan mengapa. Aku merasa bodoh, merasa malu dan sakit. Orang yang sangat kucinta kini telah mengkhianatiku.

Dilema, aku dilema. Aku tidak bisa membencimu. Aku tidak bisa melupakanmu. Aku tidak bisa jauh dari dirimu, Inikah namanya cinta sejati? Karena rasa sayang dan cintaku jauh lebih besar dari rasa sakit yang kuterima.

Mau kah kau berjanji untuk setia bersama? Melupakan Cerita lama dan luka yang kau buat. Membuat lembaran baru dan berlari menuju janji setia itu?