Angan dan pilihan adalah dua kata yang tidak bisa menyatu. Angan tahukah kamu, kalau kamu selalu terselip di dalam setiap langkahku. Angan pernahkah kamu bisa kugapai seperti mudahnya ketika kuingin mendapatkan gulali. Angan yang hanya sebatas bayangan yang selalu ada di setiap pikiran menjadikan aku seperti orang yang yakin bahwa kamu akan menjadi nyata pada akhirnya. Tapi pilihan bisa mengubah angan menjadi gambaran yang kosong yang tidak akan pernah menjadi nyata. Ya, semua itu tergantung pada pilihan. Ketika pilihan mengatakan jangan, maka sekeras apapun angan yakin, pilihan lah yang akan menentukan. Pilihan berilah kesempatan pada setiap angan untuk menjadikan dia sesuatu yang nyata dan indah pada waktunya.