Sebuah perusahaan tentu ingin mempekerjakan karyawan yang loyal dan nggak setengah-setengah saat bekerja. Mendapati karyawan yang cepat resign dalam waktu setahun atau dua tahun saja merupakan sebuah kerugian. Itulah kenapa mereka perlu mengetes calon karyawannya dengan menanyakan beberapa hal yang bisa mengetahui tingkat keloyalan mereka terhadap perusahaan.

Pertanyaan seperti Apa rencanamu dalam 5 tahun ke depan? dirancang sebagai sejenis tes untuk mengukur tujuan calon karyawan melamar pekerjaan tersebut. Jawabanmu terhadap rencana karier di masa depan dirasa bisa memberi sedikit bayangan terhadap tingkat loyalitasmu kelak.

Biar nggak kecele, berikut Hipwee Sukses berikan trik untuk menjawab pertanyaan pamungkas tersebut.

1. Tunjukkan bahwa kamu punya mimpi yang tinggi. Tetap ambisius namun realistis

Mimpi yang tinggi via www.glassdoor.com

Ada batasan terhadap impian yang bisa kamu utarakan di hadapan pewawancara untuk pertanyaan ini. Baiknya tahan saja jawaban “Ingin menjadi CEO perusahaan dan memiliki rumah serta mobil mewah”. Di mata pewawancara, ambisimu ini dirasa terlalu muluk dan dianggap nggak cocok dengan budaya perusahaan. Lebih parahnya lagi kamu bakal dilabeli ‘omong doang’.

Boleh saja jika kamu punya mimpi ingin menjadi CEO perusahaan, namun katakan dengan santun walaupun hanya mengira-ngira dan sedikit bercanda.

2. Tunjukkan bahwa kamu punya rencana berkembang terkait jenjang karier dalam perusahaan

Advertisement

Punya rencana berkembang via www.thebalance.com

Bicarakan mengenai langkah berkembang yang cocok untukmu dengan merangkai hasil riset terhadap jenjang karier dalam perusahaan. Katakan bahwa impianmu adalah menjadi pemimpin sementara posisi yang kamu lamar saat ini adalah sebagai marketing. Jika perusahaan memiliki posisi kepala marketing, katakan bahwa kamu berharap kelak punya kesempatan untuk menempati posisi tersebut.

Yakinkan pewawancara bahwa kamu nggak hanya sekadar melamar untuk gaji semata. Berikan jawaban yang menunjukkan kalau kamu akan tetap bertahan karena jenjang karier impianmu kebetulan sejalan dengan tangga karier dalam perusahaan.

3. Antusiasme dan optimis tentang masa depan adalah kunci memenangkan pertanyaan ini

Nggak apa-apa jika kamu memang benar-benar belum punya bayangan tentang rencana masa depan. Pada dasarnya, pewawancara juga nggak mengharapkanmu untuk memberikan jawaban pasti terhadap sesuatu yang belum pasti kok. Berikan saja jawaban yang umum seperti misalnya kamu akan mengerahkan energi dan waktu yang kamu punya untuk belajar di perusahaan dan menjalani tugas tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik mungkin.

4. Intinya, usahakan untuk jujur dan nggak berbohong di sesi interview. Katakan yang ada di pikiranmu dengan bahasa yang sopan

Jujur dan jangan berbohong via www.learnvest.com

Namun, bukan berarti kamu hanya mengatakan “Tidak tahu” tanpa diikuti klarifikasi tambahan. Jawablah dengan mantap bahwa pengalamanmu di posisi tersebut akan menumbuhkan rencana masa depan, sejalan dengan impian perusahaan yang kamu lamar juga. Hindari jawaban seperti “Naik jabatan”, “Menjalankan perusahaan”, atau “Buka usaha sendiri” karena justru akan mengesankan bahwa kamu terlalu lancang dan kurang serius menyambut posisi yang kamu lamar di perusahaan tersebut.

Semoga kamu bisa melewati pertanyaan demi pertanyaan saat interview nanti, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya