Seruan tentang bahaya merokok sudah sering didengungkan, tapi Indonesia masih menduduki peringkat kedua dunia untuk jumlah perokok terbanyak. Setidaknya 2 dari 3 pria di Indonesia adalah perokok, sementara angka kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok mencapai 200.000 orang per tahun.

Mungkin selama ini kamu sudah berencana ingin berhenti merokok. Namun, alasan-alasan umum seperti merokok menyebabkan penyakit jantung, kanker paru-paru, dan gangguan pernapasan tidak cukup membuatmu gentar. Mungkin kamu butuh alasan-alasan yang baru untuk memantapkan hatimu. Nah, berikut adalah dampak-dampak merokok yang mungkin luput dari perhatian kamu.

Pada akhirnya tentu pilihan ada di tanganmu. Apapun yang kamu putuskan, semoga beruntung dengan pilihanmu itu!

1. Merokok memang bisa memperlancar pikiran dalam sejenak. Namun, kecanduan rokok bisa mengganggu fungsi otak.

Penurunan memori akibat merokok via www.delhidailynews.com

Menurut penelitian, merokok dapat menurunkan daya ingat dan kemampuan berpikir. Merokok membuat kamu lebih rentan menderita dementia, alzheimer, serta gangguan kognitif.

Advertisement

Singkatnya, merokok bisa membuatmu bodoh dan pikun lebih cepat pada usia lanjut dibandingkan dengan yang tidak merokok.

2. Tak hanya kanker atau penyakit jantung, merokok juga dapat menyebabkan diabetes dan membuatmu rentan infeksi

Gejala pneumonia via www.wisegeek.com

Seorang perokok memiliki resiko menderita diabetes tipe 2 sebesar 44 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak merokok. Selain itu, merokok juga menurunkan sistem imun sehingga membuatmu lebih mudah terjangkit penyakit akibat bakteri dan virus. Penyakit yang sering menjangkiti perokok antara lain adalah pneumonia atau radang paru-paru akibat bakteri Streptococcus pneumoniae. Bukan cuma itu, orang-orang di sekitarmu yang ikut-ikutan menghirup asap rokokmu juga berisiko yang sama. Itulah mengapa pneumonia sering menginfeksi anak-anak para perokok.

Duh, kalau merokok jangan di dekat anak-anak ya!

3. Walau sering diasosiasikan dengan maskulinitas, merokok sebenarnya bisa melemahkan kehidupan seksualmu

Disfungsi ereksi akibat merokok via debrakaplancounseling.com

Perokok mempunyai risiko lebih besar untuk menderita disfungsi ereksi dibanding yang bukan perokok. Nikotin dalam rokok dibawa oleh darah ke seluruh tubuh dan berakibat pada penyempitan pembuluh darah (arteriosklerosis). Inilah penyebab serangan jantung, stroke, maupun disfungsi ereksi.

Kebiasaan merokok juga mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma sehingga mengurangi tingkat kesuburan.

4. Merokok juga bisa menimbulkan keriput walau umurmu belum terlalu tua

Perbedaan antara perokok dan bukan perokok via aestheticchronicle.blogspot.com

Merokok bukan saja menyebabkan penuaan dini di wajah, tetapi juga pada area kulit yang jarang terkena sinar matahari.

5. Pada kamu yang wanita, aktivitas ini mempercepat datangnya menopause

Menopause di usia muda via ccedublogger.blogspot.com

Wanita yang merokok menghadapi peningkatan risiko kemandulan dan kemungkinan mengalami menopause lebih awal dibanding yang tidak merokok. Penelitian menemukan bahwa bahan kimia pada rokok merusak sel telur yang dihasilkan oleh ovarium.

Perlu diketahui ovarium bekerja seperti “bank”, mereka punya kapasitas terbatas untuk memproduksi sel telur. Jika kapasitasnya habis, maka terjadilah menopause. Zat-zat kimia dalam rokok mempercepat perusakan pada “bank” sel telur tersebut dan mempercepat menopause.

Disarankan untuk berhenti dulu dari merokok ketika kamu sedang berbadan dua. Pasalnya, ibu hamil yang merokok tak hanya meningkatkan risiko kemandulan pada dirinya sendiri, tetapi juga pada janin yang dikandungnya.

6. Lama-kelamaan, merokok dapat menurunkan daya penglihatan

Beberapa penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara merokok dan penyakit mata, terutama age-related macular degeneration (ARMD), yang dapat menimbulkan rabun bahkan kebutaan. Perokok 2-3 kali lebih berisiko mengalami ARMD dibanding yang bukan perokok.

7. Tak hanya organ dalammu yang akan terpengaruh. Tulangmu juga akan melemah karena hobimu ini.

Tulang mudah keropos via tbo.com

Rokok memang nikmat untuk dihirup, tapi ternyata benda ini dapat mengganggu sistem pencernaan, menimbulkan heartburn, tukak lambung, bahkan batu empedu. Lebih parah lagi, perokok aktif dan mantan perokok ternyata juga berisiko lebih besar untuk menderita penyakit Chron, suatu kondisi inflamasi pada saluran cerna yang mengakibatkan nyeri dan diare.

Tak hanya organ dalam sih yang akan dipengaruhi. Merokok juga melemahkan kerangka tubuh dan merupakan faktor risiko yang serius terhadap osteoporosis. Merokok juga menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko terhadap hip fracture atau retak pinggul.

8. Jika kamu selama ini susah tidur atau masih lelah ketika bangun, bisa jadi rokok adalah penyebabnya

Insomnia via www.sehataja.com

Ketergantungan nikotin dapat menyebabkan gelisah di malam hari, sehingga perokok empat kali lebih beresiko mengidap insomnia. Padahal kurang tidur dapa mengundang berbagai penyakit lain lho.

9. Merokok memangkas usia dan kualitas hidupmu.

Menolak sakit via www.healthcareboardroom.com

Orang yang tidak merokok rata-rata berusia 10 tahun lebih panjang dibanding perokok. Terlebih, mereka menjadi lebih menikmati hidup karena dianugerahi kesehatan yang lebih baik. Sementara, perokok harus berhadapan dengan berbagai macam risiko penyakit yang dapat mempengaruhi hidupnya dan orang di sekelilingnya.

10. Merokok berhubungan dengan berbagai macam kanker, bukan hanya kanker paru-paru saja.

Yuk berhenti merokok via www.healthcomu.com

Bukan hanya kanker paru-paru, ternyata merokok juga berhubungan dengan bermacam kanker, seperti kanker mulut, kanker pankreas, kanker kandung kemih maupun kanker serviks.

Gak perlu sampai anti terhadap rokok. Tentu saja kami tahu bahwa ujung-ujungnya, merokok adalah hak. Buatlah saja pilihan yang bijak. Toh pada akhirnya, semuanya ada di tanganmu.