Tak ada yang bisa memprediksi kapan datangnya kematian. Namun tenaga medis seperti dokter dan perawat yang sering terlibat dalam detik-detik terakhir kehidupan seseorang sedikit-banyak tahu tanda-tandanya. Kebanyakan orang yang umurnya nggak lama lagi, dikutip dari Caring.com, biasanya ditandai dengan kombinasi hal-hal berikut ini. Yuk, baca seksama bersama Hipwee Tips!

1. Orang yang kematiannya mulai mendekat, biasanya akan kehilangan nafsu makannya secara drastis

Nafsu makannya berkurang via dsx.weather.com

Salah satu gejala makin dekatnya kematian dari seseorang adalah hilangnya nafsu makan. Terlepas dari sakit yang memang diidap seseorang, gejala ini jadi tanda paling bisa dilihat. Mereka (orang-orang yang sedang dihantui kematian) akan kehilangan nafsu makan. Kalau pun makan, mereka hanya bisa makan makanan yang lembut untuk dicerna tubuh. Wah!

2. Akibat menurunnya nafsu makan, energi yang dimiliknya pun menurun. Apa-apa harus dibimbing dan memerlukan bantuan

Karena lemas, apa-apa dibimbing via img.lrytas.lt

Penurunan asupan makanan mengarah ke energi yang dimilikinya. Dengan begitu, jelas energinya lebih sedikit. Baginya, sekadar mengangkat kepala seseorang dirinya sendiri atau menggeserkan badan di tempat tidur pun susah. Kalau kamu perhatikan, orang yang sedang sakit dan kematian mulai mendekatinya, perlu usaha yang lebih walau hanya minum air via sedotan.

3. Selain itu, tubuh jadi lebih mudah kelelahan. Sedikit-sedikit tidur dan nggak ‘bergairah’

Advertisement

cepat lelah via thecheatsheet.com

Orang yang dekat dengan kematian punya tanda sering mengalami kelelahan. Dan untuk mengatasi hal tersebut, biasanya mereka mengobatinya dengan tidur. Ini akibat metabolisme tubuh mereka yang tak berfungsi dengan baik. Untuk membuat dirinya bangun dari tidur pun biasanya susah.

4. Beberapa organ mulai nggak bekerja optimal. Salah satunya otak. Kecemasan tinggi pun akan menghantuinya

Cemas menghantui via www.thewhy.com

Organ mulai gagal menjalankan fungsinya secara optimal, termasuk otak. Kesadaran cenderung membuat seseorang jadi berubah. Orang tersebut bisa juga nggak sadar dia sedang berada di mana. Semacam sedikit kehilangan kesadaran atas menurunnya fungsi otak. Hal ini berpengaruh pada intensitas komunikasi yang dillakukannya.

Beberapa kondisi meninggalkan orang dengan kecemasan yang tinggi ketika mereka sedang sekarat (kematian mendekatinya),” tulis dokter Ira Byock, dalam bukunya berjudul Dying Well.

5. Bagi mereka yang dihantui kematian, kamu bisa lihat dari bagaimana mereka bernafas

Nafasnya mulai susah via images.wisegeek.com

Tanda dekatnya kematian seseorang bisa dilihat dari nafasnya. Tarikan dan hembusan nafas seorang yang sekarat jadi tampak tidak teratur. Pernafasan pun terdengar lebih keras dan lebih dalam ketika mengambil tarikan nafas. Selain itu, nafas mereka diikuti dengan jeda antara lima detik satu menit.

Biasanya, kondisi semacam ini akan kamu temui pada mereka yang berusia renta, atau memiliki sejumlah penyakit kronis tertentu.

6. Orang-orang yang kematiannya mendekat biasanya kehilangan minat untuk berinteraksi, bahkan dengan orang-orang terdekatnya sendiri

Kurang minat berinteraksi via thenobleheart.com

Perlahan, orang yang kematiannya mendekat, secara bertahap dapat kehilangan minatnya dalam bersosial, bahkan dengan orang-orang terdekat sekalipun. Ketertarikannya untuk menjalankan aktivitas sosial, seperti berkomunikasi pun perlahan menghilang.

Bahkan untuk menanggapi pertanyaan sekalipun, minatnya bisa berkurang. Entah dengan mengabaikan sampai hanya berpaling.

7. Warna urin yang dihasilkan lebih pekat. Jauh dari warna urin pada umumnya

warna urin via khoobsurati.com

Sejalan dengan minat makan dan minum orang yang dekat dengan kematian, minimnya asupan ke dalam tubuhnya memengaruhi pada warna urin yang dihasilkannya. Kurangnya cairan di dalam tubuh yang masuk lewat air minum dan melewati ginjal sebelum akhirnya dilepas alat kelamin menjadi alasan, kenapa warna urin terkonsentrasi menjadi warna kecoklatan, seperti warna teh, atau bahkan kemerahan.

8. Organ ginjal mengalami penurunan fungsi. Pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki pun tak terhindarkan

kaki bengkak via fiforlif.com

Tak ada bekas pukulan atau keseleo, tapi orang yang sakit dan kematian mulai mendekatinya, biasanya akan mengalami permasalahan soal cairan tubuh. Akibatnya terjadi pembengkakak di kaki, dan bisa sangat terlihat pada pergelangan kaki. Penyebabnya tak lain adalah fungsi ginjal yang tak mampu mengolah cairan tubuh. Selain kaki, spot-spot lain yang bisa tampak lebih bengkak akibat disfungsi ginjal adalah tangan atau wajah.

9. Menjelang tiba kematian, ujung jari pada tangan dan kakinya bisa terasa lebih dingin

Lebih dingin via sexcoachtantra.com

Tanda ini bisa dirasakan ketika seseorang benar-benar dalam keadaan sekarat.

Beberapa jam menjelang kematian, sirkulasi menarik darah dari pinggiran tubuh untuk membantu organ-orban vital. Jadi, darah-darah terkonsentrasi pada organ-organ vital. Ketika ini terjadi, tangan dan kaki, utamanya jari, akan mengalami dingin yang ekstrim dari biasanya. Kukunya pun bisa terlihat lebih pucat atau kebiruan.

10. Detik-detik menjelang datangnya kematian, warna kulit akan mengalami perubahan. Jadi lebih pucat keunguan

Kulit yang warnanya tampak segar, menjelang kematian bisa berubah menjadi lebih pucat. Kulit mereka menjadi bintik-bintik keunguan sebagai salah satu tanda-tanda yang sudah sangat mendekati kematian. Hal ini merupakan hasil dari sirkulasi darah yang berkurang. Seperti dijelaskan pada poin sebelumnya, kamu bisa melihat pertama kali muncul pada telapak kaki atau tangannya.

Bagaimana pun kita tak bisa menolak kedatangnya (kematian). Tapi, alangkah baiknya jika kita mengambil hikmah dari semua informasi yang ada, agar kehidupan kita yang cuma sekali ini lebih berharga.

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!