Saat ini mendaki gunung sudah menjadi kegiatan yang banyak digandrungi anak muda. Baik cowok ataupun cewek ikut serta untuk menelusuri keindahan alam di atas ketinggian. Gak jarang kamu rela berhadapan dengan bahaya seperti hipotermia dan dehidrasi akut demi bisa mencapai puncak. Agar kondisimu tetap fit, kamu harus punya energi yang cukup selama pendakian.

Salah satu cara untuk menjaga asupan energimu adalah memperhatikan makanan yang kamu santap. Namun perjalanan yang panjang dan medan yang berat tentu saja tidak sesuai untuk membuat jus pisang coklat atau beras yang biasa kamu konsumsi. Lebih baik mengandalkan makanan cepat saji sebagai penyokong energi. Tapi jangan asal pilih. Berikut ini makanan cepat saji yang memang layak kamu bawa saat mendaki!

1. Cokelat tak hanya bisa bikin suasana hati jadi happy. Energi yang kamu butuhkan untuk melanjutkan pendakian juga bisa tercukupi.

Cokelat untuk hiking via alipyper.com

Medan saat mendaki gunung berbeda jauh dari medan perkotaan. Saat mendaki gunung, seringkali kamu harus menemui jalur-jalur menanjak yang menguras banyak energi. Nah, agar kamu bisa mencapai puncak dengan selamat, pertimbangkanlah mengkonsumsi cokelat. Cokelat mengandung senyawa phenethylamine yang bisa mendongkrak hormon endorfin dalam tubuhmu agar kamu bisa merasa lebih tenang dan senang. Selain itu, makanan ini juga mengandung cukup kalori yang bisa kamu gunakan saat lelah disela-sela perjalanan, setidaknya dalam 1 ons coklat mengandung 170 kalori.

Makan cokelat juga bikin perutmu cepat kenyang lho. Jadi agar pendakianmu lebih menyenangkan, jangan lupa makanan ajaib ini ya!

2. Kalau kamu keberatan masak nasi di ketinggian, sereal bisa kamu andalkan untuk membuat tubuh tetap kuat.

Advertisement

Sereal pengganti nasi via wanderingthewild.com

Seringkali kondisi pendakian yang terbatas membuatmu harus membatasi barang bawaan. Hal ini membuatmu kesusahan untuk memasak, sehingga kamu terpaksa puasa dari makanan yang biasa kamu konsumsi misalnya nasi. Eits, tenang saja. Tak usah takut lemas, karena kamu bisa mengandakan sereal sebagai pengganti nasi.

Sereal mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga asupan kalori yang kamu butuhkanpun cbisa terpenuhi. Selain itu, protein, lemak, zat besi, vitamin dan serat juga kamu serap. Dalam satu ons sereal biasanya mengandung 113 kalori. Nah, jika kamu menambahkan susu sebagai pasangannya, maka kalori yang dikandungpun menjadi lebih banyak. Dengan menu sarapan seperti ini kamu bisa lebih happy dan semua hambatan bisa dilalui.

3. Selain teman mendaki yang akomodatif, yang bisa membuat perjalananmu lebih lancar pastilah 1-2 buah cereal bar.

Cereal bar lebih praktis untuk kamu konsumsi saat naik gunung via www.mynewroots.org

Proses mencapai puncak memang menantang. Selain partner yang bisa diajak kerjasama, kamu juga butuh makanan yang pas untuk menyokong tubuhmu agar tetap tetap melangkah. Nah, sekarang kamu bisa menambatkan hati pada cereal bar. Selain rasanya yang renyah, kandungan nutrisi seperi karbohidrat juga bisa kamu andalkan.

Satu bungkus cereal bar biasanya mengandung 140 kalori. Kamu bisa mengkonsumsinya sesekali saat lelah di tengah perjalanan. Praktis, tak usah mencampur apa-apa. Kamu juga punya banyak pilihan rasa buah lho. 1-2 buah cereal bar sehari, tubuhmu tidak akan ambruk saat harus melalui medan yang sulit. Kamu pun bisa kembali pulang dengan selamat.

4. Mau suasana perjalanan lebih menyenangkan? Satukan saja teman-temanmu dengan camilan biskuit gandum yang seru.

Biskuit renyah untuk menjaga kebersamaan selama pendakian via ambrosiasoulfulcooking.blogspot.com

Berbagi makanan dengan teman-teman saat pendakian adalah keharusan. Alih-alih kamu takut kekurangan, dengan berbagi justru membuatmu tetap selamat karena mereka juga akan melakukan hal yang sama. Dan biskuit adalah makanan andalan untuk menyatukan kalian semua . Mulai sekarang kamu bisa pilih biskuit yang terbuat dari gandum. Kalori yang terkandung dalam satu keping biskuit gandum bisa mencapai 44 kalori lho. Selain renyah, biskuit ini juga praktis untuk memasok energi yang kamu butuhkan untuk mendaki. Kamu bisa menikmatinya langsung tanpa ribet disela-sela istirahat.

5. Kondisi alam di gunung memang tidak mudah ditebak. Untuk mengantisipasi cuaca buruk, kantongi madu agar tubuhmu tidak mudah ambruk.

Minum madu biar tetap berstamina via penulispro.com

Kondisi alam yang tidak mudah ditebak — kadang hujan, kadang cerah — bisa membuat tubuh menjadi mudah ambruk. Maka, tubuh yang fit menjadi syarat mutlak untuk mencapai puncak. Nah, untuk mewujudkan itu kamu bisa coba doping tubuhmu dengan madu.

Madu mengandung banyak nutrisi penting yang membuat tubuh menjadi lebih berstamina dan daya tahan tubuhmu menjadi lebih kuat. Selain itu dalam 1 sendok makan madu juga sudah mengandung 64 kalori lho. Dan sebagai nilai plusnya, madu yang kaya akan zat besi, kalium, dan kalsium juga menguatkan tulang dan ototmu. Jadi denagn mengkonsumsi madu, staminamu menjadi lebih kuat dan kamu bisa melenggang dengan nyaman di semak belukar pegunungan.

6. Dengan kondisi yang minim air, kamu bisa konsumsi oralit atau minuman berion agar tidak dehidrasi.

Siapakan minuman berisotonik via www.berkeleywellness.com

Keterbatasan air saat mendaki gunung gak jarang membuat kamu harus berhemat air minum. Nah, meskipun air minummu hanya sedikit sekarang kamu bisa mengandalakan oralit atau minuman berion agar tidak dehidrasi. Kamu bisa mendapatkannya dalam bentuk bubuk dalam kemasan sachet. Jadi kamu cukup mencampurkannya dalam air di botolmu. Minuman ini ampuh untuk mengganti ion tubuh yang hilang saat kamu kepanasan dan kecapean karena pendakian yang panjang. Selain itu, minuman berion ini juga mengandung karbohidrat sehingga kamu juga mendapatkan sedikit kalori untuk tetap bisa bergerak. Mau naik gunung? Jangan lupa bawa minuman ini ya.

7. Mie instan memang selalu menjadi makanan penyelamat kapan saja, gak terkecuali saat mendaki. Selain berkalori, makanan ini juga praktis.

makan mie instan memang selalu menjadi solusi yang praktis via tyaargi.wordpress.com

Mie instan memang selalu bisa menjadi solusi makanan kapan saja, gak terkecuali saat mendaki gunung. Selain karena cara masaknya yang praktis, mie instan juga bisa jadi pilihan karena kandungan kalorinya yang lumayan besar, yaitu berkisar 320 kalori. Hanya dengan merebusnya dengan air, kamu sudah cukup mendapatkan energi tambahan dari mie instan. Menikmatinya selagi hangat juga menjadi surga saat kamu lelah dan kedinginan di atas puncak. Tapi kamu juga harus membatasinya dan jangan berlebihan ya. Maksimal tiga bungkus kalau perjalananmu berlangsung seminggu!

Perjalanan yang panjang dan udara yang dingin pastilah membuathkan energi ekstra dari biasanya. Gak jarang kamu perlu mengasup nutrien yang lebih banyak agar tetap kuat. Namun, keterbatasan barang bawaan juga membuatmu harus cermat memilih menu makanan cepat saji yang pas saat pendakian. Setidaknya dengan menu makanan cepat saji ini, tubuhmu tidak akan mudah ambruk dan bisa kembali kerumah dengan selamat.

Semoga perjalananmu menyenangkan ya dan jangan buang sampah sembarangan 🙂