Urut berdasarkan

Ramadan Pertama Tanpa Sosok Bapak

Kehilangan adalah ketetapan, kuat menjalani meski kenyataan memang terasa menyakitkan.

Masa Lalu yang Akhirnya Kembali Dan Kenyataan yang Sudah Berlainan

Masa lalu yang baik tidak diciptakan untuk dilupakan, tapi cukup diingat meski seringkali memberikan sayat.

Ada Rahasia yang Disembunyikan, Semoga Kau Tak Penasaran

Kadang, kesempatan memang terjadi dua kali. Meski mungkin keadaannya sudah tak pernah sama lagi.

#WorldPoetryDay2022 – Kapan Sunyi Ini Berakhir?

Kau adalah bagian sendu yang candu bagi ingatanku.

Perpisahan Selalu Menyisakan Hal-hal yang Tak Bisa Begitu Saja Selesai untuk Dirapikan

Tangisan, ratapan, dan hal-hal lain selepas perpisahan adalah awal perjalanan panjang penuh kesedihan.

Untuk Seorang yang Mau Menemuiku, Bersabarlah, Aku Sedang di Perjalanan untuk Menemukanmu

Kita masih saling mencari, semoga segera dipertemukan dalam kesamaan perasaan.

#CatatanAkhirTahun – Ditulis dalam Keadaan Hampir Menangis

Sayangilah mereka selagi masih ada, karena penyesalan paling menyakitkan adalah ketika sudah terlanjur kehilangan.

Terima Kasih Pernah Hadir Meski Akhirnya Kau Usir. Kini Aku Hanya Mampu Mengagumimu Dari Jauh

Tak perlu lagi berharap pada seseorang yang tak pernah ingin menetap. Sudahlah, hatimu masih bisa dihuni yang lainnya.

Terima Kasih Sudah Menolakku dan Maafkan Jika Aku Tak Pantas Untukmu

Nyaman belum tentu ia punya perasaan, bisa membuatnya tertawa belum tentu menjadi orang yang akan ia pilih pada akhirnya.

Kita Hanya Singgah Sementara Lantas Berpisah Ke Masing-masing Arah

Tak usah bersedih, perpisahan hanya soal waktu. Dan tangisan, hanya perayaan sementara.