Urut berdasarkan

Maafku, Kepada Diriku yang di Masa Kecil.

Sungguh di detik dia yang sekarang, tidaklah penting penerimaan siapapun selain dirimu sendiri.

#PuisiHipwee Dia, Jatuhku Kedua Setelah Dia yang Lama

Dia adalah seseorang yang aku kenal virtual, tapi sakit yang dia berikan melebihi dari nyata.

#PuisiHipwee: Salah Sangka

Jangan berlelah perihal yang baru lagi, yang hanya mungkin berjarak selempar batu jauhnya dari zona nyaman hati.

#PuisiHipwee; Berjalan dalam Cahaya

Sebab pastilah ada jalan dan jawaban dalam setiap permasalahan. Dan kali ini kulepaskan gerahku, dan kumulai saja… Berjalan dalam cahaya.

Ketika Semesta Tidak Lagi Bercanda

Ketika semesta tidak lagi bercanda. Semua baik tua, muda, miskin, kaya, ataupun orang biasa. Bencana tidak mengenalnya.

#PuisiHipwee: Untuk Kamu Perjalanan Terlamaku, Sayonara

It is good to have an end to journey toward; but it is the journey that matters, in the end. – Ursula K. Leguin

Teruntukmu Sahabat Terbaikku, Dulu

Ada kalanya sebuah lagu atau sebuah ingatan dapat membawa kita kepada suatu kenangan di masa lalu.Dan cukup dengan serangkaian foto-foto lawas di folder foto albumku yang lama cukup membuat aku terbenam dalam ingatan di masa lalu bersama sahabat terbaikku dulu.Teringat kepada momen kelulusan kita pada waktu SMA bertahun-tahun lalu. Saat-saat di mana kita membawa langkah […]