Bercanda Tarik Kursi Kembali Makan Korban. Siswi SMA Kabarnya Sampai Alami Patah Tulang Belakang

Bahaya bercanda tarik kursi

Biar hidup nggak kaku-kaku amat, kita memang perlu sesekali menonton tayangan humor atau bercanda bersama kawan. Lewat sederet penelitian, tertawa sudah terbukti membawa manfaat bagi kesehatan mental. Kebayang sih gimana stresnya kalau kita nggak pernah tertawa dan membawa serius semua hal. Bisa-bisa depresi…

Advertisement

Tapi, bercanda juga ada batasnya. Melakukan prank atau challenge dengan tujuan sebagai hiburan nggak bisa dilakukan sembarangan, terutama yang bisa menimbulkan dampak berbahaya. Seperti prank menarik kursi yang sudah sering dilakukan orang sejak dahulu kala, mungkin sejak kamu masih duduk di bangku SD. Tujuannya memang buat seru-seruan, karena melihat teman kita jatuh saat akan duduk bisa jadi hiburan tersendiri. Tapi di balik itu ternyata ada sederet bahaya mengintai. Seperti yang baru dialami pelajar SMA di Madura berikut ini.

Sebuah akun Facebook mengunggah video seorang siswi SMA yang meraung-raung kesakitan. Menurut keterangan di unggahan itu, siswi tersebut mengalami patah tulang belakang setelah jadi korban kejahilan teman-temannya

View this post on Instagram

SEBAGAI RENUNGAN BERSAMA . Hati-Hati jangan sampai terulang kembali. Menarik kursi saat temannya mau duduk, mengakibatkan orang lain mengalami kecelakaan hingga menyebabkan patah tulang belakang… . KRONOLOGIS: . Pada hari Selasa tgl 03-09-2019 pkl 10.15 WIB, Kejadian di SMAN 1/Pademawu. Anggun, Mengalami patah tulang belakang akibat candaan temannya yang kelewatan. Saat mau duduk, kursinya ditarik oleh salah satu temannya. Akibatnya, Anggun terjatuh dan mengerang kesakitan. Anggun merupakan siswi kelas 1 SMAN 1/ Pademawu putri dari Bapak Abd.Qafur warga Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu – Pamekasan. Sampai saat ini yg bersangkutan tidak bisa duduk dan terus-menerus menangis kesakitan akibat tulang belakang nya patah.

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Remaja putri yang diketahui bernama Anggun baru saja mengalami kejadian kurang mengenakkan. Siswi yang bersekolah di SMAN 1/ Pademawu, Pamekasan, Madura itu dilaporkan jadi korban keusilan teman-temannya yang menarik kursi Anggun saat Anggun mau duduk. Niat bercanda itu ternyata membuat Anggun jadi mengalami cedera serius di tulang belakangnya. Kabarnya, Anggun sampai nggak bisa duduk dan terus meraung kesakitan. Diketahui peristiwa itu terjadi hari Selasa, 3 September kemarin.

Advertisement

Bagi sebagian orang mungkin bercandaan seperti itu dianggap lucu dan menggelitik. Padahal ada banyak bahaya mengintai korbannya. Yang terparah bahkan korban bisa lumpuh total!

Korban lain dari prank narik kursi via health.detik.com

Maksudnya mungkin cuma bercanda, tapi sebetulnya nggak sedikit orang terutama anak-anak dan remaja, sadar akan bahaya bercandaan menarik kursi itu. Buktinya hal tersebut masih cukup sering dilakukan. Menurut Dr dr Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP, menarik kursi sampai korbannya jatuh terduduk bisa menimbulkan nyeri dari akut sampai kronis.

Nggak cuma itu, korban juga bisa mengalami patah tulang, gangguan seksualitas, kemungkinan ada benturan di kepala, sampai risiko lumpuh total!

Banyak juga orang mengaitkan bercandaan menarik kursi dengan kebutaan. Meski menurut dokter Wawan kemungkinannya kecil, tapi tetap bisa aja terjadi

Advertisement

Please, jangan lagi jadi kebiasaan ya! via www.halodoc.com

Risiko buta kerap diasumsikan jadi risiko yang bisa dialami para korban bercandaan menarik kursi. Apalagi kalau jatuhnya pas di tulang ekor. Menurut dokter Wawan, kebutaan mungkin saja terjadi, jika korbannya mengalami benturan hebat. Kebutaan langsung katanya nggak bisa terjadi kalau yang kena tulang belakang. Lain halnya jika kepalanya ikut terbentur lalu ternyata kena saraf mata, kalau begini penglihatannya memang jadi bisa terganggu.

Walau menurut dokter Wawan kemungkinannya kecil, tapi jangan lantas jadi pembenaran kalau bercandaan menarik kursi bisa dilakukan sembarangan. Gimana pun juga risiko bahayanya jauh lebih besar ketimbang risiko amannya. Duh, udah deh, mending stop yuk kebiasaan buruk ini! Nggak lucu sama sekali lo..

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE