Bepergian jarak dekat dengan budget minim, angkot atau angkutan kota merupakan pilihan utama di Indonesia. Angkutan umum dengan jenis kendaraan hijet ini memang terkesan tidak menawarkan kenyamanan. Mulai dari saling berdesakan, pengap, hingga kelakuan sopir yang sering ugal-ugalan. Tapi demi bisa beraktivitas dan berpindah tempat secara murah dan cepat, angkot tetaplah jadi primadona. Sebagai moda transportasi umum yang sepertinya tidak dapat tergantikan, pemerintah sudah seharusnya berupaya meningkatkan kualitas maupun keamanan armada kesayangan ‘wong cilik’ ini.

Baru-baru ini pemerintah akhirnya membeberkan rencananya untuk memperbaiki angkot. Sebagaimana dilansir Kompas, meski sebenarnya Peraturan Menteri Perhubungan tentang perombakan angkot ini sudah ditetapkan sejak 2015 lalu, realisasinya baru akhirnya akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang. Yang tidak disangka dan sedikit mengundang tanda tanya adalah salah satu langkah utamanya adalah mengubah susunan tempat duduk angkot jadi menghadap depan semua. Padahal itu ciri khas angkot ya guys. Seperti dua sisi mata uang, peraturan ini tentu punya kelebihan dan kekurangan tertentu. Biar tahu info selengkapnya yuk baca uraian Hipwee News & Feature berikut ya!

Perombakan bangku angkot agar menghadap depan bukan rencana baru tapi peraturan yang ditetapkan sejak 2015 lalu

Menuju perombakan angkot 2018 via kompas.com

Advertisement

Mungkin sebagian dari kita baru mendengar soal perombakan bangku angkot ini. Ternyata peraturan ini adalah bagian dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 lho. Bisa jadi akibat sosialisasi dari pemerintah yang kurang kita baru mendengar soal ini. Peraturan ini ditetapkan pada Februari 2015  dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.

Sudah kebayang angkot dengan jok menghadap depan belum? Jadi jika selama ini penumpang angkot duduk dengan bangku yang menyamping dan saling berhadapan dengan penumpang lain, mulai 2018 nanti setelah wacana ini direalisasi, jok akan menghadap depan semua dengan kapasitas penumpang 8-10 orang.

Angkot yang tadinya panas dan berdesakan jadi berbasis buy the service atau mementingkan kenyamanan penumpang

Biar nggak kepanasan lagi via radarsuperindo.wordpress.com

Hal ini tentu saja bagus dong, angkot jadi lebih nyaman dan penumpang nggak akan saling berdesakan lagi. Dengan mengubah jok penumpang, angkot juga bakal dipasang AC. Sehingga citra angkot yang tadinya negatif karena pelayanannya yang buruk bisa berubah. Ketika bepergian dengan jarak dekat, masyarakat pun nggak akan kepanasan meski menumpang moda transportasi umum.

Advertisement

Siapa tahu dengan adanya perombakan ini, peminat transportasi umum seperti angkot makin bertambah dan nggak akan kalah dengan penumpang transportasi online. Makin banyak yang menggunakan kendaraan umum, dalam skala besar hal ini bakal sangat mengurangi kemacetan. Terutama di kota-kota besar. Bahan bakar yang terpakai setiap harinya juga bisa ditekan untuk menghemat energi.

Tapi jadi sulit untuk masuk dan keluar angkot nggak ya?

Pelan-pelan ya mbak via jakameshi.com

Selama ini angkot hanya memiliki satu pintu dengan sistem penumpang keluar masuk bergantian melalui pintu tersebut. Kondisi dalam angkot yang berdesakan dan penumpang yang berhenti di sembarang tempat memang menimbulkan kesan yang ribet. Lalu jika dirombak dengan jok menghadap depan apakah nggak akan semakin ribet? Tetap saja beberapa penumpang harus rela mengalah untuk memberi jalan pada penumpang lain yang ingin masuk maupun keluar. Kecuali jika dibuat beberapa pintu untuk memudahkan akses.

Sekali angkut hanya muat 8-10 orang, tarif angkot bakal dinaikkan nggak ya?

Duh jadi perlu tambahan uang buat bepergian via republika.co.id

Kekhawatiran lain berkaitan dengan perombakan jok angkot juga soal tarifnya yang kemungkinan besar akan naik. Sopir pasti butuh lebih banyak biaya perombakan kendaraan umumnya, membutuhkan lebih banyak bakar untuk menyalan AC, sementara jumlah penumpang sekali tarik hanya 8-10 orang saja. Bukankah justru hal ini akan makin menyulitkan penumpang angkot yang selama ini memang cari murahnya? Hmmm…jadi butuh lebih banyak budget hanya demi naik angkot ya.

Tujuan adanya transportasi umum memang sebenarnya untuk mengurangi kemacetan dan memberikan tumpangan pada orang-orang untuk bepergian. Kenyamanan adalah hal yang penting, namun yang nggak kalah penting tentu keefektifan dan terjangkaunya harga transportasi umum bagi masyarakat kecil. Bisa jadi daripada memperbaiki layanan, yang lebih penting memperbaiki sistem keamanan dan mencegah sopir angkot ugal-ugalan. Jadi menurutmu, perombakan jok angkot ini akan memberi kemajuan atau nggak sih?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya