Selain kapan lahir atau mati, hal lain yang telah ditakdirkan kepada manusia dari lahir dan tidak bisa diganggu gugat atau diganti adalah tipe golongan darahSeperti yang pastinya kita semua tahu, tipe darah manusia dibagi menjadi 4 jenis golongan yaitu A, B, AB, dan O. Bukan sekadar pengelompokkan darah aja, di beberapa negara Timur seperti Jepang dan Korea Selatan, golongan darah malah jadi identik dengan kondisi psikis maupun perilaku seseorang. Kalau golongan darah A terkenal pemalu dan tidak individualis, sedangkan orang yang punya golongan darah B justru sebaliknya. Bahkan bukan cuma segi psikologis, diet berdasarkan golongan darah juga jadi populer. Meskipun keduanya belum terbukti secara ilmiah, buktinya banyak orang yang percaya.

Itu kalau pembagian golongan darah manusia yang diturunkan dari kedua orangtuanya, nah kalau darah hewan kira-kira gimana ya?! Mungkin selama ini kita peduli atau kepikiran apakah hewan-hewan juga punya golongan darah ABO seperti manusia, tapi ternyata pembahasan ini menarik banget lho guys! Anjing aja punya 13 golongan darah yang basis penamaannya bukan ABO, tapi DEA dan SGT. Terus hewan-hewan lainnya gimana ya?! Padahal kalau dilihat sekilas, darah itu ya sama aja alias merah semua. Tapi kok bisa golongannya beda-beda gitu ya?! Buat yang penasaran, yuk simak ulasan spesial Hipwee News & Feature ini!

Bagi manusia, penting untuk tahu golongan darah masing-masing. Biar nggak salah kalau-kalau butuh transfusi darah

Sistem imun kita bakal ‘menyerang’ antigens, protein dalam darah merah, yang tidak cocok via hswstatic.com

Advertisement

Antigens darah bergolongan A akan menyerang B. Karena tidak memiliki antigens A maupun B, orang bergolongan darah O disebut universal donor yang bisa mendonorkan darah ke siapa saja. Berbanding terbalik, universal recipient atau orang yang bisa menerima darah dari siapapun adalah orang dengan golongan darah AB. Meskipun secara teori seperti itu, sebenarnya yang paling baik ya tetap menerima donor darah dari yang segolongan.

Jika golongan darahnya tidak cocok atau bahkan terkontaminasi, bisa terjadi transfusion reaction atau reaksi alergi yang berbahaya. Menerima darah yang segolongan pun terkadang masih bisa menyebabkan kondisi ini. Dari reaksi ringan seperti meriang dan gatal-gatal, sampai efek alergi yang menyebabkan kondisi fatal seperti anaphylaptic shock. Di era modern dengan perangkat medis mumpuni seperti sekarang ini, kesalahan donor darah seperti ini sih memang sudah sangat jarang. Tapi tetap aja kita harus hati-hati guys dan tahu betul golongan darah masing-masing.

Kalau darah manusia basisnya ABO dan punya 4 golongan darah, darah hewan ternyata penggolongannya beda jauh. Contohnya anjing yang punya 13 golongan darah

Anjing dapat bertahan meski ditranfusi darah yang berbeda tipe. Tapi hanya saat momen pertama saja saat situasi mendesak. via unsplash.com

Seekor anjing memiliki 13 golongan darah yang terbagi atas dua kelompok besar, DEA dan SCT. Beberapa di antaranya adalah DEA 1.2, DEA 3, DEA 4, DEA 5, DEA 6, DEA 7, DEA 8, SCT A, SCT B, SCT D, SCT E dan DEA 1.1 yang tebagi antara negatif dan positif.

Kucing memiliki 3 golongan darah yaitu A, B dan AB. Menurut survey rata-rata hampir 95 % kucing ras campuran bergolongan darah A

Golongan darah kucing konon memiliki kemiripan dengan anjing. via unsplash.com

Advertisement

Kucing memiliki tiga golongan darah yang penamaannya mirip manusia. A, B dan AB adalah tiga golongan darah pada kucing, di Amerika Serikat hampir kucing ras asli Amerika dan ras campuran memiliki golongan darah A. Khusus golongan darah B biasanya dimiliki kucing dengan ras Persia, Sphynx, Devon Rex, Cornish Res, Birman, Somali, dan lain-lain.

Sapi perah atau sapi ternak memiliki 11 golongan darah, beberapa di antaranya bahkan memiliki 60 antigen yang berbeda

Golongan darah B memiliki banyak sekali antigen. via unsplash.com

Sapi ternak memiliki 11 golongan darah di antaranya, A, B, C, F, J, L, M, R, S, T dan Z. Khusus golongan darah B memiliki 60 antigen, hal ini menyebabkan susahnya melakukan tranfusi darah pada golongan darah ini.

Domba memiliki 7 golongan darah yaitu, A, B, C, D, M, R, dan X

Mirip dengan sapi, Domba memiliki golongand arah J yang antigennya mudah larut. via unsplash.com

Domba memiliki 7 golongan darah yang terdiri dari A, B, C, D, M, R, dan X. Sama halnya dengan sapi ternak, golongan darah B pada B sangat polimorfik, memiliki banyak sekali antigen. Sedangkan golongan darah R mirip dengan golongan darah J pada sapi yang antigennya mudah larut.

Mirip dengan Domba, Kambing memiliki 5 golongan darah yaitu A, B, C, M dan J

Kambing mirip dengan domba dari morfologi sampai darahnya. via unsplash.com

5 golongan darah pada Kambing tak memiliki perbedaan jauh dengan golongan darah pada Domba. Golongan darah J pada Kambing mirip dengan golongan darah J pada hewan ternak lain seperti Sapi dan Domba.

Kuda memiliki 8 golongan  darah yaitu A, C, D, K, P, Q, T, dan U

Golongan darah A pada kuda memiliki beberapa jenis. via unsplash.com

Sebenarnya seperti halnya hewan lainnya, walaupun kuda hanya memiliki 8 golongan darah namun setiap golongan darah dikatakan memiliki banyak sekali jenisnya. Misal golongan darah A pada kuda memiliki beberapa jenis seperti aA1, aA’, aH, aA’H dan lain-lain.

Golongan darah pada primata tak se-kompleks jika dibandingkan dengan hewan peliharaan seperti anjing. Tapi, beberapa mamalia juga memiliki lebih dari 4 jenis golongan darah. Beberapa di antaranya adalah hewan mamalia besar yaitu kuda dan sapi yang memiliki lebih dari 4 golongan darah seperti dijelaskan di atas. Golongan darah pada hewan menjadi penting untuk bahan konservasi dan perlindungan hewan. Beberapa klinik hewan di dunia bahkan sudah menyediakan bank darah. Bank darah difungsikan bukan hanya untuk pengambilan darah melainkan juga membuka peluang bagi pemilik hewan untuk mendonorkan darah hewan peliharaannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya