Menguak Misteri Terbesar Abad Ini: Kenapa Makanan yang Dibungkus Tak Seenak Makan di Tempat?

Makan di tempat vs dibungkus

Anggapan bahwa makan di tempat jauh lebih nikmat daripada dibungkus adalah pendapat yang sudah sering kita dengar dari mulut orang-orang. Mungkin kita sendiri pun merasa demikian. Nggak sedikit restoran atau warung makan yang terkenal dengan sajian lezatnya sampai-sampai pada kebanjiran pengunjung. Namun anehnya, rasanya akan berubah drastis kalau makanannya dibawa pulang. Padahal cara bikinnya pasti sama, kan??

Advertisement

Anggapan umum ini seringkali dikaitkan dengan hal-hal mistis, yang katanya pakai pesugihan lah, diludahi tuyul lah, dibantu jin lah, pokoknya macam-macam deh. Nggak sedikit orang yang jadi percaya, apalagi kalau yang cerita ngaku bisa lihat makhluk gaib dan menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Wah, makin yakin aja. Padahal kalau coba ditelaah dengan santuy tanpa buru-buru, ada sejumlah faktor yang masuk akal untuk menjawab keresahan kita selama ini. Kira-kira apa sih yang bikin makanan terasa lebih enak kalau makan di tempat?

1. Alasan pertama adalah perubahan suhu pada makanan yang kita bungkus. Karena dibawa pulang, kita jadi nggak bisa menikmatinya selagi panas

Lebih nikmat selagi hangat via www.ruangmuslimah.co

Soal ini kayaknya nggak perlu lah minta penjelasan njelimet dari ahli kuliner. Berkaca dari pengalaman kita makan selama hidup ini aja, makanan yang udah mendingin tentu rasanya udah nggak seenak waktu masih panas atau hangat. Nah, “teori” ini juga berlaku saat kita membungkus makanan dari restoran atau warung makan. Makan di tempat akan lebih nikmat karena makanan baru dimasak tepat sebelum dihidangkan. Beda saat dibawa pulang, kita baru menikmatinya bermenit-menit (atau bahkan berjam-jam) setelah dimasak di mana suhu makanan pasti udah berubah.

2. Selain itu, di dunia ini memang ada makanan atau minuman yang lebih enak dimakan segera setelah dibikin

Mie ayam akan berubah tekstur kalau kelamaan didiamkan via pesona.travel

Sebut aja mie ayam, yang memang lebih nikmat kalau dimakan langsung. Saat dibungkus, tekstur mie akan berubah jadi lembek karena kena kuah atau kena panas yang terperangkap dalam bungkusnya. Perubahan tekstur ini jelas akan memengaruhi rasa. Selain mie ayam, semua minuman yang ada esnya jelas bakal lebih segar kalau diminum langsung. Kalau dibungkus pasti esnya udah mencair, sehingga minuman yang tadinya manis semanis wajah mantan akan terasa hambar~

Advertisement

3. Ada juga beberapa restoran atau warung makan yang membedakan porsi makan di tempat dengan porsi dibungkus. Mungkin biar bungkusnya muat?

Nggak semua restoran menyamaratakan porsi menu makan di tempat dan dibungkus. Beberapa sengaja mengurangi porsi makanan atau minuman yang dibawa pulang. Mungkin untuk menyesuaikan dengan packaging-nya. Nah, sialnya banyak restoran yang malas mengutak-atik takaran racikannya biar sama, sehingga mungkin hidangan yang dibawa pulang punya rasa yang berbeda dengan yang dimakan di tempat.

4. Secara tampilan pun biasanya makanan yang dibungkus udah acak-acakan duluan sebelum disantap, yang secara nggak langsung bakal ngaruh juga ke mood kita buat makan

Biasanya tampilannya udah acak-acakan via www.hipwee.com

Jangan salah, penampilan makanan itu sedikit banyak juga ngaruh lo ke mood kita saat menyantapnya. Waktu makan di tempat tampilannya masih cantik karena disajikan di atas piring, mangkuk, atau gelas yang juga oke. Tentu ini akan menggugah selera makan. Rasanya juga jadi lebih nikmat. Lain cerita kalau sudah dibungkus, dibawa pulang naik motor, lewat jalan bebatuan, jangan harap tampilannya masih secantik saat di restoran.

5. Selain tampilan makanan, suasana di resto atau warung makan yang didesain sedemikian rupa juga akan membangun mood yang baik untuk menyantap hidangan

Advertisement

Suasana resto akan memengaruhi mood dan rasa makanan via www.kintamani.id

Inilah yang jadi salah satu alasan kenapa pemilik sebuah tempat makan rela mikirin konsep desain interior, semua itu demi membangun mood baik pengunjung. Mood yang baik biasanya akan ngaruh ke persepsi mereka terhadap rasa makanan yang disajikan. Suasana yang nyaman akan membuat makanan atau minuman terasa enak. Suasana yang sama nggak akan bisa diperoleh jika kita memilih buat membawa pulang menu pesanan kita. Apalagi kalau makannya di kos sendiri, nggak ada TV, nggak ada teman, wajar kalau rasanya jadi lebih hambar…

Nah, gimana, masih percaya kalau semua itu berkat pesugihan? Daripada meyakini hal-hal yang kita sendiri nggak bisa pastiin, mending berusaha berpikir logis aja deh ya. Toh, alasan-alasan di atas kalau dipikir-pikir masuk akal juga~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE