Sukses Mendarat di Sisi Tergelap Bulan, Cina Bawa Tumbuhan dan Hewan dari Bumi. Bisa Hidup Nggak Ya?

Pendaratan Cina di bulan

Semasa Perang Dingin, hanya ada dua kubu dalam ‘star wars‘ atau perang antariksa yang sesungguhnya yakni Amerika Serikat dan Uni Soviet. Perang itu dimenangkan oleh Amerika Serikat ketika Neil Armstrong jadi manusia pertama yang menjejakkan kakinya di bulan pada tahun 1969. Di masa ketika misi bulan AS dan Rusia (tadinya Uni Soviet) sudah banyak yang dihentikan, kini Cina berhasil melakukan penaklukan terbaru di bulan.

Advertisement

Misi bulan Cina yang diberi nama Chang’e 4 berhasil mendarat di bulan pada tanggal 3 Januari 2019 yang lalu. Bukan cuma karena pendaratan ini dilakukan oleh pemain baru dalam penjelajahan antariksa, ada banyak alasan kenapa misi Cina ini sangat penting dan spesial bagi umat manusia. Bahkan berkat misi Chang’e 4, kini ada makhluk hidup yang tinggal di bulan. Cina membawa beberapa jenis tanaman dan hewan ke sana. Kira-kira bisa hidup tidak ya? Yuk simak info selengkapnya bareng Hipwee News & Feature!

Beda dari pendaratan-pendaratan bulan sebelumnya, Chang’e 4 berhasil mendarat di sisi gelap atau terjauh bulan. Sisi bulan yang membelakangi bumi dan selama ini belum terjamah

Sebelum ini, misi bulan selalu mendarat di sisi bulan yang menghadap ke bumi via gbtimes.com

Alasan pertama kenapa misi Chang’e 4 ini disebut sebagai keberhasilan penting dalam penjelajahan bulan adalah karena lokasi pendaratannya. Jika misi-misi sebelumnya seperti pendaratan Neil Armstrong pada tahun 1969, pesawat antariksa selalu mendarat di sisi bulan yang menghadap ke bumi, Cina berhasil mendaratkan Chang’e 4 di sisi gelap atau terjauh bulan yang membelakangi bumi. Sisi terjauh bulan selama ini baru bisa diamati dari atas. Misi atau pesawat ulang-alik yang sebelumnya pernah mencoba mendarat di sana juga selalu gagal atau hancur, sebagaimana dilansir dari BBC.

Penjelajah tidak berawak Chang’e 4 yang berukuran sebesar mobil, kini siap meneliti area bernama kawah Von Karman yang merupakan salah satu area terdalam di bulan.

Advertisement

Lander penjelajah Chang’e 4 yang difoto oleh rover Yutu-2 nya dari orbit via www.xinhuanet.com

Misi Chang’e 4 ini juga membawa serta makhluk hidup di dalamnya. Dua tanaman dan 1 hewan akan jadi penghuni bulan, bakal dilihat apakah mereka bisa bertahan hidup di bulan

Makhluk hidup yang kini jadi penghuni bulan via www.hipwee.com

Penelitian biologis yang membawa serta makhluk hidup jadi alasan lain kenapa misi Chang’e 4 ini begitu spesial. Berkat misi ini, sekarang ada makhluk hidup di bulan. Sebagaimana dilansir dari Space, Cina membawa tanaman kentang, tanaman model bernama Arabidopsis thaliana, dan ulat sutra dalam Chang’e 4. Ketiga makhluk hidup ini diharapkan bisa saling mendukung hidup satu sama lain. Jika berhasil, penelitian ini bisa jadi langkah penting dalam merencanakan kehidupan manusia di luar angkasa.

Wah wisawatan pertama bulan besok, bakal bisa panen kentang nggak ya?

Dengan keberhasilan penjelajahan luar angkasa, Cina tampaknya benar-benar ingin mengkukuhkan posisinya sebagai kekuatan besar dunia. Bakal ikutan lomba ke Mars juga nggak ya?

Advertisement

Sukses besar bagi penjelajahan antariksa Cina via www.pulse.ng

Pasca berakhirnya Perang Dingin, hanya ada segelintir negara yang berhasil ikut ‘meramaikan’ penjelajahan luar angkasa. Singkatnya, hanya negara-negara besar yang bisa memiliki program antariksa dan memberangkatkan sendiri astronot atau angkasawannya ke luar angkasa. Kedua negara superpower era Perang Dingin yaitu Amerika Serikat dan Rusia, serta kini diikuti oleh Cina. Hanya tiga negara ini. Karena terlalu mahal, selebihnya penjelejahan antariksa kini banyak dilakukan pihak swasta seperti SpaceX milik jutawan Elon Musk.

Sekarang sudah berhasil ke bulan, apa ke depannya Cina juga akan ikut berlomba ke Mars ya?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE