White Noise vs Brown Noise, Mana Suara yang Bikin Mudah Tidur Nyenyak?

Hanya suara-suara tertentu yang bikin kita tidur terlelap dan rileks

Pada hari saat Bintang (nama samaran) menginap di rumah seorang teman, ia tetap melakukan ritunitas wajib sebelum tidur, yakni menyetel rekaman suara gemercik air mengalir. Biasanya, ia membuka aplikasi Spotify atau YouTube, lalu mencari kata kunci nature sounds (suara-suara alam) atau sleep deep relaxation. 

Kebiasaan ini sudah bertahan dua tahun belakangan semenjak ia mengalami gangguan tidur yang cukup parah. Berkat mendengar suara air, ia merasa kualitas tidurnya meningkat. Ia nggak lagi mengeluhkan kesulitan tidur atau terbangun tiba-tiba di tengah malam.

Ternyata… kebiasaan ini juga dilakukan sang teman. Bedanya, teman Bintang nggak mendengarkan suara gemercik air mengalir, tapi mendengarkan suara hujan deras yang kadang kala disertai guntur.

“Bukankah lebih gampang tidur kalau mendengar suara hujan, ya?” tanya temannya.

Bintang menggelengkan kepala, tanda nggak sepakat dengan ucapan si teman. Keduanya berbeda pendapat soal jenis suara yang paling efektif mengantarkan tidur meski sebenarnya mereka merasakan efek yang sama, yaitu makin mudah tidur nyenyak. Lantas, pendapat Bintang atau pendapat temannya yang benar?

Begini SoHip, sebenarnya, Bintang dan temannya sedang membicarakan dua jenis suara, yakni white noise dan brown noise. Apakah kamu udah pernah mendengarnya? Jadi, dua jenis suara ini disebut-sebut mampu memicu seseorang untuk jatuh tertidur lebih cepat sekaligus lebih lelap.

Nah, untuk menjawab pertanyaan mana yang lebih ampuh antara white noise dan brown noise, baca ulasannya ini dulu, yuk!

ADVERTISEMENTS

Mengenal white noise, suara yang konon menjadi solusi masalah insomnia. Benar atau nggak, ya?

Suara Bikin Tidur Nyenyak

Brown noise, white noise, dan pink noise | Illustration by Hipwee

Di antara jenis suara lain, white noise lebih dulu populer. Suara ini merupakan gabungan dari beberapa frekuensi suara yang akhirnya menghasilkan pola suara stabil/konsisten, teratur, dan menenangkan. Makanya, suara ini terdengar nyaman sekali di telinga kita. Mengutip Healthline, sederhananya, suara ini mirip desisan atau suara “shhhh” yang biasanya diucapkan orang tua untuk menenangkan bayi.

Ada tiga jenis white noise, di antaranya:

  • Suara alam seperti suara hujan, suara air mengalir, dan suara ombak
  • Suara mesin seperti deru kipas angin dan mesin cuci
  • Suara suasana seperti suara jangkrik, suara retakan api unggun, atau suara kerumunan

Nah, menurut riset yang dilakukan sejumlah peneliti tahun 2016 lalu, white noise terbukti mampu membuat seseorang mudah tertidur. Nggak hanya membantu terlelap, tapi juga menutupi kebisingan yang menjadi ganguan tidur. Selain itu, white noise mampu melatih otak agar tahu kapan waktunya tidur. Bahkan, white noise disinyalir dapat mengatasi insomnia. Nggak heran, ya, kalau beberapa orang mendengarkan suara hujan sebelum tidur. Ampuh juga ternyata, SoHip~

Salah satu aplikasi yang menyediakan suara jenis ini adalah White Noise Lite. Kamu bisa mengaksesnya secara gratis di appsstore. Tersedia 40 jenis suara yang bisa kamu dengarkan sebagai pengantar tidur. Seandainya bosan, kamu bisa merekam dan menyimpan suara lain dengan aplikasi ini. Namun, kamu juga bisa kayak Bintang kok, menggunakan Spotify atau YouTube yang tak kalah mudah diakses.

Tertarik mencobanya?

ADVERTISEMENTS

Muncul brown noise yang katanya lebih mudah menyebabkan seseorang tertidur

Setelah white noise, istilah brown noise atau disebut juga red noise mulai diperbincangkan. Pasalnya, banyak orang yang menyakini suara ini lebih menenangkan. Dengan kata lain, suara ini lebih mudah membuat seseorang terlelap. Apakah anggapan ini benar?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini