A Trip Down Memory Lane – Chapter 5: Love is Not Always About a Compromise

A Trip Down Memory Lane - Chapter 5: Love Is Not Always About A Compromise

And maybe in another life
We fight all day, kiss all night
But I don’t wanna break your heart
You keep yours, I’ll keep mine

(Niki – Lose)

***

Kali pertama Thomas menginjakkan kaki di indekosku adalah ketika kami pulang kemalaman setelah menonton Java Jazz di JIExpo, Kemayoran. Thomas terlihat terlalu lelah, membuatku tidak tega untuk menyuruhnya pulang. Akhirnya, kami berdesakan di tempat tidurku yang sejatinya hanya cukup menampung satu orang saja.

Malam itu, aku menemukan satu perbedaan nyata di antara kami. Aku enggak suka keramaian. I found it mentally exhausting. Aku lebih suka menghabiskan waktu dalam suasana yang tenang. I prefer a chill bar instead of a hype club.

Sementara Thomas sangat menikmati berada di keramaian. Dia mengajakku karena mendapat tiket gratis dari kantornya dan menurutnya sangat sayang dilewatkan.

“Lagian, aku enggak mungkin enggak datang. Enggak enak sama anak kantor,” alasannya kala itu.

Dan sekarang Thomas, yang kembali berada di indekosku, tengah menatap tempelan polaroid berisi foto kami yang masih ada di dinding kamarku. Foto polaroid yang menjadi saksi lima tahun perjalanan cinta kami.

Foto-foto yang menunjukkan kalau selama lima tahun ini, aku sering kali mengalah karena Thomas sangat sulit menerima penolakan.

“Kangen juga nonton konser. Sayang kamu udah harus berangkat, padahal aku bisa dapat tiket Java Jazz gratis. Hitung-hitung nostalgia,” kelakar Thomas. Tangannya terulur mengambil sebuah polaroid yang membekukan momen Java Jazz ketiga kami.

“Kalaupun enggak berangkat, aku enggak mau ikut. Capek, kamu tahu sendiri aku enggak suka konser begituan.”

Thomas melirikku. “Banyak ya yang kamu enggak suka dari aku. Kenapa baru kelihatan sekarang, ya.”

Aku mengangkat bahu. Tanpa menghiraukan tatapan Thomas yang terpaku kepadaku, aku menuju lemari dan mengambil pakaian bersih.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Eks jurnalis dan sekarang menjadi content development di salah satu aplikasi. Mulai menulis di Wattpad sejak 2017 dan beberapa karya bisa dibaca di platform menulis online atau buku. Hubungi di @revelrebel_ (instagram) dan www.revelrebel.id

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi