Di era teknologi ini tentu berbagai macam kemajuan telah dicapai, dari lini mana pun. Mulai dari kebutuhan pokok, hingga kebutuhan tersier pun mudah didapatkan. Karena saking cepatnya perkembangan teknologi, produk yang dihasilkan pun juga beragam. Hal ini menciptakan persaingan yang ketat di antara produsen, terutama produk elektronik. Ada yang mengedepankan kualitas meski harga mahal namun nggak sedikit yang menawarkan harga murah dengan kualitas yang tentu berbanding lurus.

Harga yang murah tentu saja lebih menggiurkan. Tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, alat-alat elektronik yang hanya mengedepankan harga murah namun nggak terlalu mementingkan kualitas seringkali jadi pilihan. Namun banyak yang lupa dengan risiko yang harus ditanggung, terlebih ini adalah barang elektronik. Seperti yang terjadi pada bocah ini, ia harus menanggung sakit setelah terkena ledakan dari alat elektronik yang sedang digunakannya.

Seorang anak yang sedang mendengarkan musik lewat MP3 Player terluka parah setelah alat tersebut meledak

Bersimbah darah via news.ebc.net.tw

Advertisement

Dilansir dari laman worldofbuzz.com yang dikutip dari news.e23.cn, seorang bocah bernama Xiao Peng yang berasal dari Pingxiang, China, mengalami luka serius di bagian tangan dan wajahnya. Hal tersebut bermula ketika bocah ini tengah mendengarkan musik di balkon rumahnya. Nggak lama setelah itu, sang nenek mendengar ledakan dari balkon. Saat ia melihat, ternyata sang cucu sudah tergeletak bersimbah darah. Neneknya pun langsung menghubungi pihak medis agar Xiao Peng dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pemutar musik tersebut dibelinya seharga 18 Yuan atau sekitar 37 ribu rupiah

MP3 Player murah via news.ebc.net.tw

Sumber ledakan tersebut bukan lain berasal dari pemutar musik yang sedang ia nyalakan. MP3 Player tersebut dibeli oleh Xiao Peng seharga 18 Yuan atau sekitar 37 ribu rupiah. Tentu harga yang sangat murah untuk sebuah alat pemutar musik. Dan apesnya, barang elektronik tersebut meledak langsung di depan wajahnya. Setelah dilakukan investigasi, ternyata barang tersebut nggak diketahui siapa produsennya. Mengerikan, bukan?

Atas kejadian itu, tim dokter harus melakukan operasi selama 8 jam untuk menyelamatkan nyawa sang bocah. Ia mengalami retak di pergelangan tangan, luka bakar di bagian wajah dan tangan, hingga luka di bagian matanya yang cukup parah. Beruntung, nyawa Xiao Peng masih bisa diselamatkan.

Biaya operasi dan perawatan pascaledakan justru jauh lebih mahal, yaitu lebih dari 400 juta rupiah!

Luka serius via news.ebc.net.tw

Advertisement

Atas tragedi yang menimpa bocah ini, keluarga harus menanggung biaya operasi dan perawatan kira-kira 200 ribu Yuan atau sekitar 413 juta rupiah. Tentu risiko yang sangat mahal dibandingkan dengan harga pemutar musik yang hanya 37 ribu rupiah itu. Terlebih, Xiao Peng hanya tinggal bersama sang nenek. Sang ayah telah meninggal sejak beberapa tahun lalu, sedangkan ibunya mengalami kelainan mental sehingga nggak bisa merawatnya.

Dari kejadian ini semoga kita bisa lebih hati-hati untuk memilih barang atau produk elektronik karena sangat berisiko. Apalagi jika barang tersebut jauh lebih murah dibandingkan pasaran, kita sudah seharusnya patut menaruh curiga. Bisa jadi barang tersebut diproduksi tanpa standar keamanan yang tepat. Sehingga risiko yang nanti kamu terima juga lebih besar. Lebih baik kita beli dengan harga sedikit lebih mahal, namun dijamin kualitasnya. Bener nggak? Hati-hati, ya, Guys!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya