6 Kebiasaan Pacaran yang Bakal Berubah di Masa Depan. Yang Tadinya Nggak Wajar Jadi Normal~

Pacaran new normal

Setelah pandemi merebak ke seluruh dunia, banyak hal mulai berubah. Ke mana-mana wajib pakai masker, ibadah mesti di rumah, lebaran nggak boleh mudik, dan sebagainya. Kondisi yang nggak biasa ini bahkan sampai dapat predikat tersendiri yaitu kondisi “new normal“. Dan kondisi ini sepertinya akan berlangsung lebih lama lagi, sebab kurva kasusnya nggak kunjung menurun. Huft.

Advertisement

Wabah ini pun telah banyak mengubah kebiasaan kita. Bukan nggak mungkin kebiasaan baru yang kita lakukan saat ini akan terbawa di masa depan. Bahkan mungkin sampai ke kebiasaan orang pacaran. Nah, Hipwee Hiburan kali ini akan memprediksi gambaran orang pacaran di masa depan. Jangan kaget kalau di era “new normal” nanti kebiasaan orang pacaran jadi seperti ini.

1. Kebiasaan memberi pelukan hangat akan berubah menjadi jabat sikut. Mau pelukan, mandi dulu!

Ciyeee~ via news.detik.com

Pelukan hangat yang biasa dilakukan sepasang kekasih di masa depan agak sedikit berubah. Orang nggak akan langsung memeluk pacarnya saat turun dari bandara, stasiun, atau alat transportasi lainnya. Dengan alasan kesehatan pelukan diwakili dengan jabat sikut. Barulah setelah mandi mereka bisa saling berpelukan.

2. Standar LDR juga sepertinya akan berubah. Dari yang tadinya mesti beda kota dulu, ke depannya satu kota pun akan dianggap LDR juga karena susah ketemu 🙁

LDR karena keadaan. via www.liputan6.com

Social distancing membuat orang jadi jarang ketemu dengan kekasihnya. Bagi mereka yang terbiasa ke mana-mana berdua tentu sulit menahan rindu. LDR nggak lagi dirasakan oleh mereka yang terpisah kota dan pulau, tapi juga mereka yang terpisah keadaan.

Advertisement

3. Hati-hati ke depannya kamu bakal susah menebak kebohongan pacarmu. Jangan percaya begitu saja omongan dia yang wajahnya tertutup masker, kan, kita nggak bisa lihat ekspresinya~ 😀

Suruh copot masker. via m.medcom.id

Saat pasangan berbohong kita bisa tahu setelah menerka wajahnya. Nah, di masa mendatang kemungkinan banyak orang yang menggunakan masker, nggak terkecuali pacarmu. Makanya kalau lagi menyelidiki kelakuannya lebih baik dibuka dulu maskernya biar kamu bisa tahu omongannya jujur atau bohong. Ribet banget, yak?!

4. Harus ekstra sabar dalam komunikasi, karena pacaranmu akan lebih banyak dihabiskan lewat media virtual

Pacaran virtual. via www.liputan6.com

Sadar nggak sih kalau sekarang aja kebijakan keluar rumah sudah diperketat oleh orang tua, apa kabar besok? Jangan kaget kalau ke depannya kamu akan kesulitan dapat izin buat pacaran. Mereka parno kamu tertular virus jika sering keluar rumah. Sebagai gantinya, mungkin kamu akan dikasih jatah uang kuota agar bisa tetap berkomunikasi lewat videocall.

5. Kalau pun dibolehkan jalan atau nonton bioskop sama orang tua, kamu mesti bersiap dengan kebijakan absurd kursinya terpisah jarak 😀

Bukan nggak mungkin konsep ini dipakai di bioskop. via www.liputan6.com

Sekarang aja sudah banyak tempat umum yang memberi jarak pada tempat duduk, antrean, bahkan sampai saf salat. Bukan nggak mungkin kebijakan itu merembet pada tempat-tempat hiburan. Misalnya di stadion, di konser musik, dan yang paling apes di bioskop. Yah, nggak bisa pegang-pegangan tangan lagi deh. Kejauhan. 🙁

Advertisement

6. Higienitas lama-lama bakal jadi kriteria dalam memilih pasangan. Orang tua nggak mau anaknya dekat dengan orang-orang jorok yang jarang cuci tangan

Kebersihan jadi kriteria. via marketeers.com

Selama ini kriteria memilih pacar nggak telepas dari 3 hal: rupa, harta, dan Raisa karakter. Di masa “new normal” nanti mungkin akan ada kriteria baru yaitu higienitas. Mereka yang jarang mandi, jarang cuci tangan, bersin nggak ditutupin pakai siku akan masuk perhitungan. Terutama oleh orang tua, masa tega anaknya pacaran sama orang yang rentan kena virus? 🙁

Itulah 6 hal yang bisa saja terjadi di masa depan. Hal-hal yang tadinya aneh atau nggak normal akan dianggap normal. Cara berpacaran pun akan berubah. Ayo, persiapkan diri kita!  😀

Sudah waktunya kita lebih peduli, kenal, dan memahami virus corona yang sudah hidup di antara kita. Dapatkan E-book Panduan Normal yang Baru di sini.
Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE