Review Film Pendek KUYUP: Nggak Cuma Kocak, Film ini Relate Banget dengan Kehidupan Kita. Respek!

Review Film Pendek KUYUP

10/10

Nggak ada angka rating yang bisa mewakili kelihaian akting semua aktor dalam film pendek KUYUP. Tonton sendiri aja deh, ya.

Setelah hebohnya film pendek “Tilik” beberapa waktu lalu, geliat sineas Tanah Air pun kian meningkat drastis. Beragam film pendek yang tayang di layanan streaming video YouTube saban hari dibanjiri penonton yang haus akan tontonan di sela-sela kesibukannya beraktivitas dari rumah. Pandemi ini memang bikin siapa pun bete, hingga akhirnya butuh hiburan setiap saat. Wajar kok.

Advertisement

Fenomena ini kemudian dimanfaatkan dengan cerdik oleh channel YouTube GJLS Channel yang melahirkan film pendek pertama mereka, yakni film pendek “KUYUP” (2020). Film yang dibintangi oleh Ananta Rispo, Arif Alfiansyah, Hifdzi Khoir, Rigen Rakelna (sekaligus sutradara), dan Indra Frimawan ini lantas menjadi santapan nikmat oleh warganet. Kalau kamu belum nonton untuk ke-79 kalinya, simak review dari Hipwee Hiburan berikut ini, yuk!

Film bergenre komedi surealis dengan tema paling relevan dengan kehidupan saat ini. Bisa dibilang, jauh lebih relate daripada film pendek “Tilik”

Anak butuh HP buat sekolah online. via www.youtube.com

Mengangkat tema kehidupan sehari-hari saat dilanda pandemi, film pendek “KUYUP” ini memilih jalur komedi surealis, mungkin dengan tujuan agar pesan yang pengin disampaikan bisa menyentuh hati terdalam para penontonnya. Saya pun yakin, hanya dengan cara yang jenaka seperti inilah, pesan bisa tersampaikan dengan haha hihi.

Film pendek “KUYUP” mengangkat tema yang sangat relevan dengan keadaan saat ini. Anak yang harus sekolah daring, memang membutuhkan fasilitas seperti telepon genggam untuk menunjang pendidikannya. Sebagai umi, Ananta Rispo yang berprofesi sebagai sopir ojek pun merasa perlu bertanggung jawab pada anaknya yang diperankan oleh Arif Alfiansyah. Selanjutnya, nanti tonton sendiri setelah baca ulasan ini, ya.

Advertisement

Scoring yang mendukung setiap adegan. Bahkan rasanya Disney bakal minder kalau lihat adegan Rispo bernyanyi, layaknya Ana yang mengajak Elsa bikin orang-orangan salju

Motorku hilang …. 🙁 via www.youtube.com

Kehilangan motor saat bekerja sebagai sopir ojek, harusnya menjadi pukulan telak dalam hidupnya. Kesedihan ini digambarkan oleh Ananta Rispo dengan cara yang unik. Layaknya film Disney, dia pun bernyanyi dengan moonwalk di pinggir jalan. “Motorku hilang, motorku hilang …,” sebuah potongan lagu dengan lirik yang sangat mudah dihafal. Lagu dari Ananta Rispo ini bakal menghapus semua ingatanmu akan lagu-lagu yang pernah kamu dengarkan sepanjang hidupmu.

Sementara untuk pengambilan gambar, visual yang ditampilkan sepanjang film pun terbilang ciamik, nggak kalah dengan film festival lainnya. Penonton tentu sangat menikmatinya

Sinematik! via www.youtube.com

Sinematografi memang cukup penting bagi penonton. Visual yang baik, bisa membantu penonton untuk bisa memahami dan menikmati sebuah film. Untuk sinematografi dalam film pendek “KUYUP” bisa dibilang udah cukup ciamik. Ya, bolehlah disandingkan dengan film-film festival lainnya. Kualitas DOP ini sungguh luar biasa!

Soal akting, sepertinya Rigen Rakelna masih harus belajar dari Rispo dan Hifdzi untuk menahan tawa saat dalam adegan. Tapi kalau kita yang berperan di sana juga pasti ketawa terus sih 😀

Advertisement

Rigen ketawa terus. via www.youtube.com

Kalau ngomongin soal akting, para aktor dalam film pendek “KUYUP” ini nggak perlu disangsikan lagi. Ananta Rispo, Arif Alfiansyah, Hifdzi Khoir, Rigen Rakelna, dan Indra Frimawan udah cukup berpengalaman dalam film layar lebar. Namun yang perlu disoroti adalah kemampuan Rigen Rakelna dalam menahan tawa dalam beberapa adegan. Tentu hal ini bisa menjadi masalah bagi siapa pun yang beradu peran dengan para aktor di sini—bahkan saya yakin Reza Rahadian atau Dian Sastro pun akan kesusahan menahan tawa saat melihat Ananta Rispo yang datang dengan memarkir motor dan memeras kausnya yang basah kuyup itu. Tapi toh hal itu termaafkan, mengingat film pendek “KUYUP” ini memang memberikan humor dari awal hingga akhir cerita.

Berhubung keadaan dan situasi pandemi ini masih sangat mengkhawatirkan, masyarakat memang membutuhkan hiburan yang jujur dan terkonsep matang. Maka dari itu, GJLS channel dan Make Creative Studio hadir untuk menawarkan film pendek yang jelas menghibur. Mari kita tunggu karya mereka selanjutnya, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senois.

CLOSE