Merujuk pada penelitian dari psikolog bernama Bertram Forer, salah satu alasan kebanyakan orang percaya zodiak adalah karena kita cenderung mempercayai hasil-hasil ramalan yang bernada positif. Namanya manusia memang selalu senang mendengar hal-hal positif tentang dirinya ketimbang yang bernada negatif. Itulah kenapa kebanyakan ramalan atau ulasan zodiak mengobral pernyataan-pernyataan yang akan membuat pembacanya merasa unik dan punya banyak kelebihan.

Masalahnya, kita harus adil sejak dalam pikiran. Dalam rangka campaign #kononkatanya, Hipwee ingin menguji kecil-kecilan teori Forer di atas dengan membuat seri #GanyangZodiakmu. Saya akan menjelma orang paling jujur dengan lidah paling pedas sedunia, mengungkap sisi negatif dari tiap-tiap zodiak. Kita lihat seberapa batinmu tahan mendengarnya. Sebagian dari kamu mungkin akan muak dan tidak lagi percaya zodiak, ya ndak apa-apa. Untuk yang tetap percaya, mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi diri.

Advertisement

Nah, lengkap sudah 12 zodiak (cek di sini). Sagittarius (November 22 – December 21) menjadi penutup seri #GanyangZodiakmu. Dan khusus untuk artikel penghujung ini, “aturan mainnya” berbeda. Di tiap poinnya akan ada pembelaan untuk Sagittarius. Curang? Lha wong memang selama ini yang nulis Sagittarius sendiri. Masa saya diminta rela begitu saja mengolok-olok rumpun saya sendiri, aje gile ~

Jadi, selamat datang di semesta Sagittarius.

1.(Katanya) Sagittarius terlalu optimis dan percaya diri

Sagittarius melihat dunia seperti Dufan, isinya adalah wahana permainan. Segala hal yang dihadapkan pada mereka dipandang sebagai tantangan yang harus dijawab.

Advertisement

Karenanya, hal yang paling dibenci oleh Sagittarius adalah mengatakan “tidak bisa”. Pokoknya, bagi mereka tidak ada yang tidak mungkin. Semua harus dicoba.

Bila Leo mudah dihasut dengan jilat dan pujian-pujian palsu, maka trik terjitu “membunuh” Sagittarius adalah dengan memberikan tantangan yang tidak masuk akal. Ketika ada yang mengatakan, “barang siapa berani terjun ke jurang…” maka Sagittarius sudah meloncat sebelum kalimatnya selesai.

Padahal, ingatlah. ketika Sagittarius mengatakan “bisa” bukan berarti di kepalanya ia sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semuanya dipikir belakangan. Semangat mereka maju lebih dulu dua langkah di depan logika dan perasaannya. Itulah kenapa kita patut curiga Sagittarius punya angka harapan hidup rendah, mereka rentan mati muda.

Namun, beda dengan Aries dan Leo yang sulit menerima kekalahan, Sagittarius tak menaruh harga dirinya di “hasil”. Mereka punya mental “bodo amat” ketika gagal, karena ini cuma permainan. Seperti balita yang baru saja merusakkan mainannya sendiri, apakah mereka menangis? Tidak. Mainan itu dibiarkan, lalu mereka mencari objek lain yang bisa dirusak.

Tetap saja, ini membuat Sagittarius kerap menjanjikan sesuatu yang lebih dari yang bisa mereka lakukan. Ada PHP di DNA mereka.

Pembelaan:

Saya mulai dari pamer mitologi dulu:

Kisah Sagittarius bermuara pada Crottus, sosok manusia yang konon adalah penemu panah. Ia dikenal sebagai pemburu dan musisi yang hebat. Atas talentanya, dewa Zeus mengabadikannya di langit. Dan ia dianugerahi sepasang kaki kuda, ekor, serta sebuah busur dan panah. Permainan musiknya yang indah lalu membuat Muse (dewi-dewi kesenian Yunani) selalu memberi aplaus atau tepuk tangan meriah. Konon, inilah legenda pertama kali adanya “aplaus”.

Kece kan? Mitologi Sagittarius adalah riwayat tentang talenta dan kekaguman.

Wajar dong kalau kami selalu merasa optimis. Dan kami punya mental “bodo amat” karena tahu benar bahwa pada akhirnya kami akan selalu bisa menyelesaikan semua masalah yang ada, HAHAHAHAHA

 

2.(Katanya) Sagittarius mudah tersesat pada ide-ide filosofis yang tidak ada manfaatnya

Sesuai simbolnya, Sagittarius memang dilahirkan sebagai pengembara. Ia harus bergerak dan melangkah. Itu kenapa Sagittarius dikenal enerjik dan tak bisa diam, meloncat ke sana ke mari seperti Kera Sakti yang habis minum Extra Joss susu.

Sagittarius sangat menyukai eksplorasi. Nah, watak petualang ini termasuk pada ide dan gagasan. Ketika tertarik pada sebuah gagasan atau wawasan, mereka akan mendalami itu dari satu wikipedia ke wikipedia lain.

Itu kenapa Sagittarius konon katanya idealis. Tapi idealisme Sagittarius bukan pada sifat prinsipil atau keteguhan diri, tapi sekadar karena mereka mudah terjebak oleh pemikiran yang ndakik-ndakik tanpa tahu jalan keluar. Di sisi lain, mereka melupakan detail, sehingga seringkali punya ide besar tanpa tahu cara mengeksekusinya.

Mereka akan bermalam-malam belajar postmodernisme, marxisme, ilmu hitam, dan strukturalisme, tanpa sadar bahwa yang lebih mereka butuhkan adalah kemampuan mengikat tali sepatu atau membuka toples.

Pembelaan:

Kalau cuma perkara mengikat tali sepatu dan membuka toples, di Youtube udah banyak. Nih, Hipwee aja punya

3.(Katanya) Sagittarius tidak mau diatur tapi sering berakhir ceroboh

Naluri petualang membuat Sagittarius menjadi zodiak yang mendambakan kebebasan. Sama seperti Aquarius, Sagittarius tak bisa bekerja dalam sistem yang ketat. Seperti mati lampu, mereka serba spontan dan mendadak.

Alhasil, Sagittarius kurang cocok bekerja secara tim. Mereka akan jadi anggota yang sering kesasar jika tidak menjadi pemimpin. Jika menjadi pemimpin? Anggotanya yang akan banyak kesasar karena Sagittarius susah diikuti jejaknya. Apalagi jika tim itu isinya Sagittarius semua, mereka akan bubar sejak diskusi mencari nama grup Whatsapp.

Itu kenapa Sagittarius menjadi musibah dari zodiak berelemen tanah, terutama Capricorn yang bersandar pada sistem dan manajemen yang rapi. Ditambah optimisme selangit dan naluri berjudi, Sagittarius sering tak mempertimbangkan konsekuensi dari tiap langkahnya. Seringkali ini merepotkan orang-orang di sekitarnya. Sialnya, si Sagittarius ini sendiri sudah nyaman dengan semangat “bodo amat”-nya.

Pengeluaran uang Sagittarius? Jangan ditanya, mereka boros tak melulu karena hidup bermewah-mewah. Seringkali mereka tak tahu uang mereka ke mana. Saya curiga mitos tentang tuyul lahir dari seorang Sagittarius yang suka klenik.

Pembelaan:

Kalau semua terlalu patuh pada sistem, sistem itu sendiri patuh pada siapa?

4.(Katanya) Sagittarius terlalu banyak bercanda 

Sudah jadi rahasia umum bahwasanya Sagittarius merupakan zodiak paling humoris. Selain optimistis, naluri banyol ini yang membuat Sagittarius dianggap bisa menyebarkan energi positif pada lingkungannya (menghibur sesaat di antara kekacauan yang dibuat Sagittarius itu sendiri)

Dan itu kenapa Sagittarius adalah zodiak yang cenderung aman dari ancaman depresi dan masalah mental. Kombinasi antara optimisme dan kemampuan melihat sisi jenaka dari kondisi yang ada membuat mereka tidak mudah tertekan dan berpilu.

Oke, tapi sudah ada berapa kasus yang menunjukan bahwa batas bercanda dan penjara makin tipis?

Satu lagi, ingat, pelawak berumur pendek dan sering kena kasus narkoba — dark jokes Sagittarian

Pembelaan:

Apalah hamba ini, Tuhan saja kadang-kadang suka bercanda dengan nasib kita.

 

5.(Katanya) Sagitarius terlalu jujur ketika bicara, sering tidak sengaja menyakiti orang lain

Ingat ungkapan “lidah lebih tajam daripada pedang”? Nah, Sagittarius menggunakan lidahnya seperti orang kena tremor bermain anggar.

Jangan minta opini tentangmu ke Sagittarius kecuali kamu siap sakit hati. Jika mau dikumpulkan korban sakit hati lidah Sagittarius, kita bisa membuat negara baru per harinya.

Sebenarnya mereka tak bermaksud menyakiti siapapun. Hanya saja kejujuran mereka tidak tersaring oleh kepekaan terhadap perasaan orang lain, bahkan perasaannya sendiri. Sagittarius jarang ambil pusing dengan pendapat buruk orang terhadap dirinya. Celakanya, mereka menganggap orang lain secuek itu pula.

Mereka bisa peduli dengan nasib orang lain atas nama “keadilan” dan “kemanusiaan”, tapi tidak untuk perasaan.

Hikmahnya, jangan jadikan Sagittarus sebagai diplomat.

Pembelaan:

Kan sudah dibilang “tidak disengaja”. Hati kalian itu suruh minum vitamin makanya, biar nggak sakit-sakitan!

 

6.(Katanya) Sagittarius suka flirting dan gonta-ganti pasangan

Pertama, Sagittarius mudah bosan.

Kedua, Sagittarius tak suka terlalu terikat.

Ketiga, Sagittarius merasa segala sesuatu yang ia jalani harus menyenangkan. Bila tidak, tak ada alasan untuk tetap “memainkannya”.

Ketiga poin itu hanya segelintir dari unsur-unsur yang membuat Sagittarius tak asal setia dengan sembarang orang. Apesnya untuk mereka, karena terlalu jujur, Sagittarius tak pandai main serong (beda dengan Gemini~). Mereka akan tampak brengsek ketika sedang brengsek.

Efek lainnya, Sagittarius bisa move on dengan kecepatan cahaya. Jadi jangan pernah geer dengan mantan Sagittariusmu yang habis kamu putusin. Saat kamu masih sibuk mencari teman curhat, mereka sudah sibuk mencari teman nonton yang baru.

Pembelaan:

Pemain bola saja butuh rotasi….

7. Apa kesimpulan yang menonjol dari enam poin di atas? Kekanak-kanakan guys, pacaran dengan Sagittarius seperti pacaran dengan bocah *magnet pedofil

Pembelaan:

So cute kan? ~

Mau tahu bagaimana zodiak-zodiak lainnya diganyang dan kena cibir juga? Cek di sini!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya