LDR dan rindu, dua hal yang tak bisa dipisahkan. Sebagai cewek, kamu jelas sempat merasa kewalahan sendiri. Di saat orang lain bisa mesra-mesraan sama pacar, kamu justru gigit jari dan menahan rindu seorang diri. Melihat foto-foto kalian berdua dengan tujuan mengusir rindu, kamu malah bertambah sendu. Benar memang, jika seseorang yang tengah dilanda rindu obatnya hanya satu, yaitu bertemu. Tapi sayangnya, kepulangannya tak bisa diprediksi. Sama seperti rindumu padanya, datang dan pergi sesuka hati.

Sebenarnya ada sedikit hal yang bisa turut menenangkanmu dirimu meski rindu rasanya sudah menumpuk. Meski tak sepenuhnya meredaka, tapi satu hal ini nyaris ampuh buatmu kuat dan sabar dalam penantian kepulangan cowokmu. Hal itu adalah kalimat-kalimat sederhana yang ingin sekali kamu dengarkan darinya. Walaupun hanya berupa kalimat sederhana, tapi tetap saja ada secercah semangat yang bisa menambah sumbu LDR-anmu.

1. “Jarak di antara kita emang berkilo-kilo jauhnya. Tapi yakin deh hati kita tetap dua jengkal dekatnya,”

Jauh di mata dekat di hati~ via www.unsplash.com

Advertisement

Secara geografis, kamu dan dia memang berjarak ribuan kilometer. Namun ketika dia mengatakan jarak tak lagi berarti saat kalian tetap dekat di hati, di situlah kamu mendapatkan kekuatan tersendiri. Perjalananmu untuk menjalin hubungan di sisi dunia ini tak seberat dulu lagi.

2. “Rindu memang berat. Tapi jangan sampai kita kalah lalu menyerah. Karena aku pun berjuang dari sini tanpa lelah,”

Jangan menyerah, kesayangan~ via www.unsplash.com

Rindu yang kamu rasakan memang berat. Di saat kamu membutuhkan bahu untuk bersandar, dia tak bisa segera pulang. Dengan untaian kata darinya ini, dia mengingatkan untuk tak menyerah dengan rindu. Sebab di belahan dunia saja, dia juga merasakan hal yang sama.

3. “Jangan takut merasa sendiri. Kan ada aku di sini, tepatnya dua ribu kilometer dari sisi,”

Kamu tak pernah sendiri via www.pexels.com

Sesekali kamu merasakan kesendirian yang mencekam. Status punya pacar tapi kemana-mana terpaksa sendiri. Kalau dilihat sebelah mata memang menyedihkan. Namun kamu bisa kembali kuat ketika dia berusaha untuk ada walaupun jarak yang ada ribuan kilometer jauhnya.

4. “Aku cowok biasa. Tapi sejak bersama kamu yang sabar menunggu, hari-hariku di sini jadi berbeda dan lebih ramah rasanya,”

Kamu buat hari-harinya lebih kaya di sana via www.unsplash.com

Advertisement

Dia bilang berat sekali menjalani hari-hari di perantauannya ini. Namun berkat dia telah bersamamu sekarang, hari-harinya jauh lebih asyik dan berwarna. Meski tak setiap hari bertemu, dia menganggapmu sebagai anugerah yang Tuhan berikan. Layaknya petikan lagu, kamu bagaikan anugerah terindah yang pernah dia miliki.

5. “Aku tahu kamu benar-benar sayang. Kamu juga tahu kalau aku belum bisa pulang. Kalau kita sama-sama mau berjuang, yakinlah jarak ini bisa dimenangkan,”

Jarak pasti bisa dimenangkan via www.unsplash.com

Saat ini kamu seang rindu-rindunya. Namun dia juga benar-benar belum bisa pulang. Ketimpangan waktu dan kesibukan ini tak lantas buatnya justru menyalahkan keadaan. Dia justru menjadikan hal tersebut jalan setapak untuk meraih kebahagiaan kalian yang sudah terpampang di ujung jarak.

6. “Dengan jarak yang ada, paling tidak kamu jadi lebih banyak merindu daripada marah-marah sama aku,”

Setuju? via www.unsplash.com

Jika bersama, kalian memang layaknya kucing dan anjing. Selalu bertengkar, padahal masalahnya sepele. Namun jika dipisahkan jarak, kamu tak henti-hentinya bilang rindu. Untuk menghiburmu, sosok baik yang tengah berusaha di sana membuat analogi yang mampu tenangkan pikiranmu. Iya, dengan hubungan jarak jauh ini paling tidak kalian bisa selalu sayang-sayangan dan merindu.

7. “Kalau rindu, ingat aku. Kalau rindu sekali, ingat aku lebih dalam lagi. Karena belum bisa bertemu, hanya cara inilah yang bisa aku beri.”

Memikirkannya lagi dan lagi via www.unsplash.com

Mengingatnya saat rindu itu bagai candu. Susah dilepaskan meski kenyataan sudah meminta untuk disudahkan. Namun hal itulah yang bisa dia rekomendasikan untuk sedikit redakan rindmu. Paling tidak untuk mengingat, bahwa di balik rindumu ada sosok yang juga merasakan hal yang sama di sana.

8. “Tak apa jika rindu buatmu menangis terisak. Toh saat kita bertemu, kamu bisa memelukku erat,”

Memeluk banyak-banyak via www.unsplash.com

Dia memang tak pandai merangkai kata. Namun sekalinya menyusun kata-kata, selalu ada makna yang buatmu semakin cinta. Seperti saat kamu mengutarakan bahwa rindu ini sudah buatmu tak nyaman sekali. Dia dengan teduhnya mengatakan untuk menabung rindu dan bisa ditukarkan dengan pelukannya saat nanti kalian bertemu.

9. “Anggap saja LDR ini ajang kita mengumpulkan memori berdua. Kalau hanya dekat-dekatan mungkin kita akan lebih banyak bertengkar.”

Ajang menabung memori via www.unsplash.com

Menciptakan banyak memori memang buat hubungan semakin kaya. Dan saat ini kamu dan dia tengah melakukannya. Dia bilang tak apa jika harus merindu dulu. Sebab sebagai gantinya kalian akan banyak tabungan memori untuk dikenang berdua.

10. “Kalau aku kasih tahu bulan depan bisa pulang, kamu masih tetap rindu atau malah senang?”

Yes, bulan depan ketemu! via www.unsplash.com

Satu kalimat yang tak hanya buatmu tenang tapi juga mampu buatmu menyediakan waktu hanya untuk bertemu. Iya, berita kepulangannya ini merupakan hal yang paling kamu nantikan. Akhirnya setelah sekian waktu berjarak, kalian bisa menuntaskan rindu yang makin lama kian berderak.

Kini kamu tak serapuh dulu saat pertama kali LDR-an, yang selalu banjir air mata hanya karena teringat kalian berdua. Meski obat paling ampuh adalah bertemu, tapi dengan kalimat-kalimat yang dia katakan ini, kamu jadi lebih kuat dalam menunggu kepulangan. Selamat berjuang kamu yang tengah berada di ujung penantian. Selamat berpelukan banyak-banyak~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya