Dalam hubungan serius pernikahan sudah pasti jadi tujuan utamanya. Pernikahan dengan segala gambaran kebahagiannya sering kali membuat cewek tergoda, paling tidak mereka jadi tak bisa merawat kesabaran dengan baik. Jadi, para cowok harus waspada dan berhati-hati saat cewek mulai bertanya, “kira-kira kapan aku dilamar?”. Cowok tak perlu bingung karena semua bisa terjawab dengan kepala dingin penuh pertimbangan.

Cewek juga bukan main rumitnya, kadang kalau dijawab dengan seenaknya saja hasilnya malah mereka bisa marah. Jadi Cowok harus memahami hal ini, jangan sampai cewek mengira dirimu tak pernah serius, dan bisanya hanya memberi harapan palsu. Kalau kamu memang serius, kamu harus mulau merencanakan semua hal menuju pernikahan, meski masih jauh dari tanggal. Setidaknya beri jawaban yang bisa membuat cewekmu mengerti dan sedikit lebih tenang.

1. Jawab dengan “iya” lalu jelaskan ke dia kapan waktu yang tepat untuk menikah menurutmu

Jangan dikecewakan dengan jawabanmu yang asal-asalan ya via unsplash.com

Advertisement

Dia sudah terlalu sering bertanya soal kapan kamu akan melamarnya. Kadang kamu sebagai cowok yang masih teramat dini merencanakan hal ini jadi mudah terbawa emosi. Penjelasanmu dengan nada yang tinggi bikin cewek bete sekali. Baiknya cowok mengerti kalau mereka hanya ingin didengar dan direspon dengan baik. Jawab dengan kata “iya” lalu lanjutkan dengan menetapkan waktu yang tepat untuk memperistri dia. Setidaknya ini jadi doa untuk kalian berdua.

2. Jangan memberi janji-janji yang tak jelas, sebisa kamu harus beri jawaban realistis soal pernikahan yang tak bisa diputuskan terburu-buru

Kalau serius pasto realistis dan nggak mengada-ada via unsplash.com

Sudah cukup usia tapi belum siap secara mental untuk menikah, bicarakan baik-baik. Jangan sampai ajakan kekasihmu jadikan kamu beban dan membawa masalah baru. Bicarakan hal ini dengan baik, simpan dulu segala janji, bicarakan hal yang logis dan realistis lebih baik. Utarakan ketidaksiapanmu dengan alasan kuat dan jangan malu untuk meminta sarannya. Jangan sampai sama-sama mengumbar amarah ya.

3. Jika kamu belum siap, sampaikan ketidaksiapanmu dengan logis. Jangan sampai bikin dia menganggap kamu tak pernah serius

“Kamu nggak pernah mau serius sih…” via unsplash.com

Kadang karena terbawa emosi, ajakan pacar untuk segera menikah malah dijawab dengan kasar atau asal-asalan. Bayangkan kamu di posisi cewekmu, melihat bagaimana teman-teman mereka sudah punya suami bahkan buah hati? Baiknya, walaupun kamu benar-benar belum siap baik secara materi dan mental, tetaplah jawab semua ajakan itu dengan kelembutan dan logika. Pastikan dia tak pernah menganggapmu seorang yang memberi harapan palsu, kamu harus serius meski belum siap.

4. Biar kamu tak dikira pemberi harapan palsu, tak ada salahnya bertanya balik mengenai kesiapannya

Tanya balik soal kesiapannya via unsplash.com

Advertisement

Kamu sering menghindari pembicaraan soal pernikahan? Hati-hati, kelakuanmu itu bisa dianggap negatif oleh pasangan. Meski benar kamu belum siap, tapi jangan lupakan bahwa untuk memberi kesan kalau kamu serius, kamu mesti tanyakan balik kesiapan cewekmu untuk menikah. Tak bisa dimungkiri kalau kadang cewek pas ngajak nikah cuma gertakan saja, kamu harus menanyakan keseriusan dari ajakan cewekmu itu.

5. Walau rencana nikah masih lama, beritahu ke dia kalau kamu sudah bicarakan hal ini dengan orangtua. Biar dririnya tak kecewa

Dia tuh pengen seperti teman-temannya yang sudah nyaman via unsplash.com

Cewek pasti kelabakan kalau ajakan nikahnya kamu seriusi, karena pada umumnya memang cuma sebatas gertakan atau menguji kesiapanmu. Begitu dia tahu kalau kamu sudah membicarakan hal ini dengan orangtuamu, dia pasti pasang muka kaget karena ajakannya ditanggapi dengan sangat serius olehmu. Kalau sudah begini, cewek bakal tiap hari makin sayang ke kamu.

Lamaran, resepsi, dan bulan madu bukan jadi soal lagi ketika kamu dan pasangan sudah membicarakannya baik-baik meski masih dalam hubungan pacaran. Kamu bisa merawat hubungan ini dengan hal-hal yang romantis, kematangan merencanakan masa depan dan tentu saja cita-cita untuk menjadi tua renta bersama. Ajakan cewek untuk segera melamarnya bukan jadi beban lagi ketika kamu sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari. Cewek pasti bahagia kalau kamu sudah menampakan tanda-tanda bahwa hubungan ini berakhir di pelaminan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya