Kata orang sih bertengkar sama pacar itu bumbu dalam hubungan. Ibarat makan sayur tanpa garam, hubungan tanpa pertengkaran itu hambar! Makanya sejak awal hubungan, kamu tenang-tenang saja pas bertengkar dengan pacar. Namun makin ke sini, pertengkaranmu dengan pacar makin beragam. Intensitasnya pun makin sering karena masalah kecil sekarang bisa menyulut pertengkaran. Saking seringnya bertengkar, kamu jadi bertanya-tanya sendiri:

Normal nggak ya kalau kita sering banget bertengkar gara-gara ini?

Advertisement

Kamu khawatir kalau pertengkaran kalian ini justru membuat hubungan makin rentan dari dalam. Soalnya kalau melihat pasangan lain, kok kayaknya mereka lebih adem ayem daripada hubungan kalian yang dikit-dikit berantem. Namun sebenarnya kamu tak perlu khawatir. Sebab ada beberapa pertengkaran yang pasti dialami oleh setiap pasangan. Justru malah kalau sering menjalani pertengkaran seperti yang di bawah ini, masa pacaran kalian udah sah!

1. Pesan yang telat dibalas atau bahkan dicuekin sampai berhari-hari. Sudah deh, kalian bertengkar hebat karena ini~

Bales chat doang apa susahnya sih?! via www.nessakphotography.com

Namanya juga pacaran, pasti inginnya selalu bisa keep in touch sama pacar. Apalagi waktu awal-awal jadian. Membalas pesan dalam hitungan pesan kayaknya menjadi sudah menjadi aturan tak tertulis bagi kalian. Namun semakin lama menjalin hubungan, kesibukan masing-masing tak bisa dihindari lagi. Kamu sibuk bekerja di kantor sementara dia sibuk dengan dunia pendidikan masternya. Kalau udah sibuk seperti ini, tak jarang pesanmu jadi jarang dibalas bahkan sampai dicuekin berhari-hari. Ya sudah, berawal dari perihal pesan ini kalian ada saja pertengkarannya.

2. Cemburu sama teman lawan jenis yang lebih banyak menghabiskan waktu bersamanya. Sampai bingung siapa sih yang jadi pacarnya?

Cowokmu termasuk seseorang yang humble. Jumlah temannya jelas lebih banyak darimu. Kamu bahkan sampai heran sendiri, kok bisa ya dia punya teman hampir dari semua kalangan? Namun sisi buruknya, kadang kamu sering cemburu dengan humble-nya. Apalagi ketika dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama. Entah karena pekerjaan atau karena teman se-geng mereka memang ngajak jalan. Pertengkaran tak bisa lagi dihindari. Sebab posisimu sebagai pacar bak tergeser dengan teman pacarmu ini.

3. Bertengkar karena mantan tiba-tiba muncul dalam hubungan. Duh, memang harusnya sosok satu ini nggak usah muncul lagi

Mantanmu kok masih suka ngechat sih? Heran! via www.nessakphotography.com

Advertisement

Udah deh, kalau yang namanya mantan tiba-tiba muncul dalam hubungan, bertengkar tak lagi bisa dihindari. Apalagi ketika mantannya muncul karena ingin menuntaskan sesuatu yang terjadi dahulu kala. Hm, saking panasnya kamu sampai kayak mengeluarkan asap di kepala~

4. Bingung menentukan pilihan yang berujung saling diam-diaman. Padahal sesepele menetukan tempat makan

Milih tempat makan doang berantam 🙁 via www.nessakphotography.com

Makan dimana Yang?

Terserah kamu deh, aku ngikut.

Kok terserah sih? Kan kemarin aku udah yang nentuin tempat makan!

Oh jadi kamu ngeluh? Gitu?!

Ketika pilihan yang harusnya kalian putuskan berdua saling dilemparkan, di sanalah bibit-bibit pertengkaran berasal. Tak perlu jauh-jauh ke urusan masa depan, hal sekecil milih tempat makan pun bisa menyebabkan kalian diam-diaman. Apalagi kalau salah satu dari kalian lagi nggak mood makan tapi karena nggak enak jadi terpaksa menyeret diri untuk menemani.

5. Menuntut perhatian pacar yang dirasa kurang. Padahal penyebabnya hanya kesalahpahaman

Gara-gara salah paham doang~ via www.nessakphotography.com

Kalau lagi pacaran, perhatian memang ibarat lem perekat dalam hubungan. Namun gara-gara salah paham, kadang perhatian itu jadi tertutupi. Misalnya kamu baru bete dan minta dianterin jalan-jalan, tapi cowokmu menolak tanpa alasan yang jelas. Udah deh, mumcullah “kamu tuh nggak pernah perhatian sama aku!” yang berujung marahan. Padahal aslinya cowokmu nggak enak badan tapi nggak mau bilang karena takut kamu khawatir.

6. Pacar kadang minta sesuatu yang nggak masuk akal. Buatmu kesal dan nggak ingat lagi sama yang namanya sabar

Kalau naik motor bisa, kenapa sih maunya naik perahu? via www.nessakphotography.com

Iya, cinta memang penuh ujian. Namun kalau diuji dengan permintaan yang nggak masuk akal mirip orang ngidam, ya siapa yang nggak kesal? Apalagi kalau dia sampai bilang “kalau nggak diturutin berarti kamu udah nggak cinta lagi?!” Duh, sejak kapan sih permintaan nggak masuk akal harus diturutin untuk menunjukkan keseriusan? Kamu yang udah terlanjur kesal jadi makin terpancing emosi dan ya bertengkar lagi deh.

7. Saat ditanya sesuatu tentang pernikahan, pacar selalu mengalihkan pembicaraan. Buatmu berpikir dia nggak punya keseriusan

Ngeles aja terus kayak bimbel via www.nessakphotography.com

Yang, tahun depan aku kan udah 25. Kamu nggak ada rencana mau nyicil beli apa gitu?

Eh nanti malem enaknya makan apa ya?

Mau pacaran baru sebentar atau udah tahunan, yang namanya ngomongin pernikahan itu selalu menarik perhatian. Namun pacarmu malah sebaliknya. Tiap diajak ngomong soal lamaran atau pernikahan, ada-ada aja alasan buat melipir. Kamu jadi berpikiran kalau dia tak serius dan akhirnya marah-marah nggak jelas. Pacarmu pun demikian, bukannya meredakan marahmu, eh dia juga kesal sendiri. Katanya kamu disuruh santai dulu. Kalau memang udah waktunya dilamar, dia dan orangtuanya pasti akan datang.

8. Ribut soal foto yang mau diunggah ke media sosial udah nggak bisa lagi dihindari. Berhubungan sama citra di dunia maya soalnya~

Tega banget sih upload foto aku pas lagi merem via www.nessakphotography.com

Buat yang nggak bisa lepas dari media sosial, perkara unggah foto berdua pun bisa menyulut pertengkaran. Kamu inginnya mengunggah foto yang pertama karena pipimu tambah lebih tirus. Namun pacarmu nggak terima. Sebab di foto tersebut dirinya belum melek sempurna. Saking seringnya bertengkar perihal ini, tiap kali foto kalian sampai harus take berulang kali. Biar hasilnya paripurna bagi semua.

Di antara pertengkaran wajib ini, mana nih yang sering kalian alami? Atau kalian justru belum pernah mengalaminya sama sekali? Masa’ sih kalau sama sekali belum. Ah, kamu yang kelupaan kali~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya