Semakin kamu nyaman dengan sebuah hubungan, semakin kamu akan bertingkah laku apa adanya dihadapan pasanganmu. Tidak ada lagi urusan jaga image agar selalu terlihat menakjubkan di mata kekasihmu, tidak ada sikap yang selalu menyetujui setiap pilihan yang diberika oleh kekasihmu. Sifatmu yang sebenarnya jadi semakin terlihat, dan itu bukan masalah jika kekasihmu tetap merasa nyaman dan cocok denganmu.

Bahkan rasanya sebuah hal kecil aja bisa jadi hal yang kalian ributkan kalau pendapat kalian berbeda tentang hal tersebut, tapi pertengkaran kalian bukan pertengkaran besar kalau hanya untuk sesuatu yang spele. Justru pertengkaran-pertengkaran kecil yang malah terlihat menggemaskan, bisa membuat hubungan kalian kian rekat, lho. Kalau kalian sudah pernah melewati pertengkaran kecil karena 7 hal ini, selamat! Hubunganmu sudah saling nyaman.

1. Karena perbedaan selera film, berebut milih judul film yang mau ditonton pun pernah bikin kalian berantem kecil.

Sering rebutan film via Www.unsplash.com

Advertisement

“Bee, nonton action aja ya? seru bikin ga ngantuk”

“Nggak mau ah bosen, nonton romance aja deh kalau nggak horor comedy”

“Ih nggak seru melow terus”

“Ih kok nggak seru sih? Tapi aku gamau yang action, yaudah kamu nonton aja sendiri”

“Lah, gitu…”

Perbedaan selera film kalian memang sering kali bikin kalian berantem kecil dulu sebelum kalian sepakat memilih film apa yang akan kalian tonton, nggak jarang juga si cowok akhirnya milih ngalah nonton film pilihan ceweknya atau bahkan terkadang solusinya kalian bakal berganti giliran memilih judul filmnya tiap kali nonton bioskop. Bukan karena nggak cocok, tapi justru karena perbedaan itu hubungan kalian jadi lebih berwarna.

2. Pasti kalian pernah ribut kecil karena salah satu dari kalian melakukan interaksi dengan mantan di media sosial atau apapun itu yang bersangkutan tentang mantan

Namanya juga stalker via Www.unsplash.com

“Ciyee yang komen-komenan sama mantannya”

“Apaan si, orang cuman gitu doang nggak ada apa-apa”

“Seneng kan?”

“YaAllah enggak, mulai deh kamu tuh”

“Halah! Bilang aja seneng!”

“YaAllah.. salah lagi deh :(“

Advertisement

Baik kamu atau pacarmu yang melakukan interaksi dengan mantan di media sosial, pasti kamu ataupun dia saling sindir-sindir atau malah ngambek yang to the point. Meski sebetulnya hal ini nggak akan menjadi masalah besar tapi tetap saja api cemburu pasti membara.

Walaupun komentarnya biasa saja dan nggak mengarah pada hal-hal yang tidak kamu inginkan, tapi tetap saja menyulut pertengkaran kecil diantara kalian. Nggak hanya itu, apapun menyangkut masalah mantan pasti pernah kalian perdebatkan. Entah karena foto dengan mantan yang masih terselip di galeri handphone, ataupun kenangan lain yang bikin dada terasa panas.

3. Padahal bermaksud jujur, tapi jawaban jujur itu yang sering kali malah bikin kamu ngambek

Kok kamu jujur banget sih:( via Www.unsplash.com

“Yang, dia tuh cantik nggak sih menurut kamu?”

“Cantik”

“Cantikan aku apa dia?”

“Cantikan dia”

“Ih kok gitu?? Yaudah! Kamu sama dia aja sana!”

“Lah, orang aku maunya sama kamu~”

Sering kali jawaban yang jujur justru malah menimbulkan pertengkaran, padahal lebih baik jujur daripada bahagia dalam kebohongan. Itu lah salah satu tanda bahwa kamu dan dia sudah pada fase nyaman-nyamannya. Ketika dia udah nggak segan lagi untuk berkata jujur, seharusnya kamu nggak perlu lagi ngambek lama-lama karena itu menandakan bahwa dia juga sudah nyaman bersamamu.

Konflik karena jawaban yang jujur juga macem-macem kamu alami, mulai dari kejujurnnya membicarakan masalah fisik yang entah keliatan gemukan atau lagi jerawatan sampai masalah kejujurannya yang memuji lawan jenisnya yang lain. Gemas sih, tapi bagimu hal tersebut bukan alasan untuk tidak bersamanya.

4. Ketika sesuatu hal seharusnya nggak dipermasalahkan tapi karena kamu sedang PMS, hal tersebut jadi masalah besar.

PMS Mood on via Www.pexels.com

“Kamu lama banget sih jemputnya?!” “Yaampun baru telat 5 menit loh ini..”
“Bodo amat, intinya lama!”

Memang sudah menjadi bagian sifat alami cewek, kalau sedang PMS memang bawaannya kesel terus. Akhirnya pacarmu jadi pelampiasan kekesalanmu dan yang bikin senangnya lagi, dia masih tetap sabar jadi pelampiasan kekesalanmu saat masa PMSmu lagi galak-galaknya. Masalah sekecil apapun rasanya bisa jadi masalah besar kalau gejolak emosimu sedang naik.

5. Ketika pacarmu mengomentari dandananmu, padahal kamu sudah berusaha terlihat  cantik untuk ketemu dia

Memperhatikan penampilanmu~ via Www.pexels.com

“Yang jangan pake baju itu ah alay”
“Kok alay sih, orang lucu gini”
“Ih alay ada pitanya segala, ganti baju sana”
“Gamau ah, udah cantik ini bajunya”
“Yaudah gajadi pergi deh”
“Ish ribet!”

Jangan malah berfikir pacarmu nggak menghargai usahamu untuk tampil menarik, tapi justru kejujurannya mengomentari penampilanmu untuk kebaikanmu juga. Kamu memang tidak merasakannya, tapi bagaimanapun juga dia tetap memposisikan dirinya sebagai orang lain yang akan memandangmu.

Seharusnya, kamu berterimakasih pada kejujurannya yang sering mengomentari penampilanmu. Karena sebab itu kamu jadi terselamatkan dari pandangan tidak menyenangkan orang orang tentang penampilanmu.

6. Padahal kamu sudah dandan rapih tapi pacarmu tak kunjung datang

Udah rapih, tapi yang jemput datengnya sejam kemudian via Www.unsplash.com

“YaAllah aku udah siap dari sejam yang lalu, dan kamu baru dateng? Jam berapa ini? Nggak ngabarin lagi kalau telat!”

“Maaf ya sayang, macet tadi”

“Udah tau macet, kenapa ngga berangkat lebih awal sih?! Tau deh, udah bete aku!”

“YaAllah ampun deh:(“

Sikap cowok yang terkesan santai memang terkadang suka bikin gemas sendiri, meski nggak semua cowok tukang ngaret tapi kalau masalah ini pernah kamu alami dan hubunganmu tetap berjalan baik-baik saja. Rasa saling nyaman sudah tidak diragukan lagi, karena kamu merasa tidak segan lagi mengekspresikan apa yang kamu rasa dan cowokmu pun nggak terganggu dengan itu, justru dengan begitu cowokmu pun jadi tau apa yang kamu rasa tanpa harus menebak-nebak.

Kadang perbedaan kalian dalam hal selera atau memandang sesuatu memang sering kali menimbulkan pertengkaran di antara kalian. Namun jika bagi kalian hal tersebut tidak membuat perasaan masing-masing terkikis, tandanya hubungan kalian sudah diselimuti rasa nyaman. Tidak perlu khawatir, justru perdebatan kecil yang ada tercipta dari rasa nyaman yang ada.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya